• PDF

Menaati Sebuah Mimpi

Penilaian Pengunjung: / 9
TerjelekTerbaik 
  • Jumat, 04 Desember 2009 10:05
  • Ditulis oleh Arie Saptaji
  • Sudah dibaca: 4768 kali

Pernikahan kalian tinggal beberapa bulan lagi. Kalian saling mencintai. Kalian menganggap satu sama lain sebagai sahabat terbaik untuk menghabiskan sisa hidup bersama. Kalian juga tahu menjaga diri, tidak bertingkah aneh-aneh sebelum ikatan pernikahan dibuhulkan secara sah.

Tetapi, pada suatu pagi yang cerah, tanpa isyarat, tanpa aba-aba, tunangan Anda mengaku bahwa dirinya hamil. Bagaimana perasaan Anda?

Begitulah kira-kira perasaan Yusuf ketika mendengar pengakuan Maria. Kita tak akan menyalahkan dia kalau bibirnya gemetar dan mulutnya melontarkan kata-kata geram. Mungkin tangannya bergetar dan nyaris terayun menampar Maria. Mungkin dia berdiri mematung, matanya berkilat-kilat, sangat terluka.

Setelah kebisuan yang mencekik pernapasan, Maria dengan suara pelan, dengan tegar, menjelaskan bahwa ia tidak mengkhianati cinta mereka. Ia tidak berhubungan seksual dengan laki-laki lain. Ia tidak tahu bagaimana menjelaskannya, tetapi yang ia tahu: Roh Kuduslah yang menanamkan benih ilahi di dalam rahimnya. Dan, anak yang dikandungnya itu kelak akan menjadi Mesias, penyelamat bangsanya.

Penjelasan yang aneh. Membuat Yusuf jadi tertegun. Jadi berpikir. Jadi bertanya-tanya. Bagaimana jika? Mungkinkah?

Toh, keputusannya sudah bulat. Ia berniat mengakhiri pertunangan mereka. Secara diam-diam. Ia tidak ingin mempermalukan gadis itu.

Malamnya ia gundah. Susah tidur. Bagaimanapun, ia mencintai Maria. Tetapi, ia juga sulit menerima kenyataan bahwa Maria mengandung bukan dari benihnya. Keputusan untuk mengakhiri pertunangan terlihat sebagai pilihan terbaik. Tetapi, benarkah? Ia ragu lagi.

Ketika akhirnya matanya terlelap, ia bermimpi. Malaikat menjumpainya, menyampaikan pesan kepadanya. Meneguhkan kata-kata Maria.

Seperti orang-orang sezamannya, Yusuf mengindahkan mimpi dan menyadarinya sebagai salah satu cara Tuhan untuk berbicara kepada umat-Nya. Terlebih lagi, Yusuf teringat, ia punya leluhur bernama seperti dirinya, yang juga menerima pesan Tuhan melalui mimpi. Ia merasa ada cahaya terang memudarkan kegundahannya.

Kata-kata para nabi yang pernah didengarnya di rumah ibadah juga terngiang. Pagi itu ia berniat melakukan beberapa penyelidikan. Ia bermaksud meneliti secara lebih cermat lembaran-lembaran Kitab Suci. Dan, ia menemukan nubuatan nabi Yesaya: ”Seorang perawan akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Anak itu akan dinamakan Imanuel, yang berarti, ’Allah ada bersama kita’.”

Tekadnya pun berbalik. Alih-alih membatalkan pertunangan, ia memutuskan untuk mempercepat pernikahan mereka. Sulit menjelaskan kepada tetangga sekitar tentang kehamilan mendadak kekasihnya itu, bukan? Ia tidak ingin Maria menanggung aib terlalu lama, dan seorang diri. Ia ingin menjadi pundak tempat kekasihnya bisa berbagi.

Yusuf pun menikahi Maria. Dan, tidak bersetubuh dengannya sampai bayi dalam kandungannya lahir.

Meskipun kelihatan bodoh, ia memilih menaati sebuah mimpi. Menaati suara Tuhannya.***

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
aprijanto  - menaati sebuah mimpi   |202.147.241.xxx |07-12-2009 14:48:47
Hal yang menarik, terlepas dari Yusuf telah mendapat penjelasan lewat mimpi,
sikapnya yang luar biasa mengasihi Maria cukup menarik. Yusuf tidak ingin
mempermalukan Maria,tidak ingin Maria menanggung aib terlalu lama dan seorang
diri dan puncaknya Yusuf ingin menjadi pundak tempat kekasihnya berbagi.
Pelajaran mengenai sikap hidup yang luar biasa, patut dan harus saya diteladani.
susanna  - menaati sebuah mimpi   |203.89.31.xxx |08-12-2009 06:02:37
apa masih ada ya cowok jaman sekarang seperti Yusuf?????
Herdian  - jawaban....   |110.137.27.xxx |09-02-2010 00:32:20
jawaban nya....masih ada....percaya lah!!!!!!!!
Thogiesiagian  - jawaban...   |114.79.17.xxx |26-01-2012 03:23:54
jika mengaku percaya pada Kristus,mintalah pria yg seperti Yusuf.DIA akan
menunjukkannya padamu.
marloyati  - manaati sebuah mimpi   |202.70.58.xxx |18-12-2009 15:08:40

bagi manusia kebodohan tetapi bagi Allah itu adalah rencana terindah
bagi manusia karena tidak sama dengan manusia..yang patut diteladani
dari Yususf dan Maria tetap patuh walaupun
tidak mungkin.....Salom,......JBU
burhan  - komentari   |125.165.35.xxx |30-01-2010 16:49:14
Bagaimana cara memahami mimpi yang berasal dari Tuhan.HAMIL sebelum menikah,bgmn
konteks saat ini Calon Istri sudah tidak utuh lagi yaaa..
komentar
reniyuliandari   |110.139.74.xxx |01-05-2010 19:37:35
yusuf, mengasihi tanpa batas. mendampingi, melayani maria hingga
melahirkan...jiwa seorang hamba Allah sejati
christian  - menaati sebuah mimpi   |61.94.8.xxx |10-12-2010 18:01:22
dalam konteks sekarang,bagaimana caranya kita(baca:org percaya) bahwa mimpi itu
dari Tuhan? Tahapan apa yang harus kita lalui hingga sampai pada kesimpulan
bahwa mimpi itu merupakan petunjuk Tuhan yang harus kita patuhi.
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."