”A husband, a father, a writer. A beast touched by Belle.”

Arie Saptaji, lahir di Ambarawa, 5 Juli 1969. Pernah kuliah di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FPBS IKIP Yogyakarta (sekarang Universitas Negeri Yogyakarta). Saat ini ia melayani sebagai penatua di GBI Generasi Baru, Yogyakarta, menangani bidang pengajaran dan publikasi, serta menjadi kontributor tetap Renungan Harian (Yogyakarta) dan Blessing (Surabaya). Selain menulis, ia cukup aktif menerjemahkan dan sesekali menyunting. Sampai pertengahan 2009, ia telah menulis 2 kumpulan cerpen dan 1 novel remaja, 11 karya nonfiksi, dan 10 kumpulan humor yang dibukukan oleh sejumlah penerbit.

Ia menikah dengan Rina Herdiana, dikaruniai dua anak, Lesra Ariel Herdiaji dan Ruth Tirza Arina. Mereka berdomisili di Yogyakarta.

Untuk menghubunginya, bisa melalui email Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya atau Facebook. Blog pribadinya Notes of 40+.

  • PDF
  • Cetak

Sahabatku di LP Wirogunan

  • Selasa, 11 Agustus 2009 11:30
  • Ditulis oleh Arie Saptaji

“Maaf ya, harus bertemu di tempat seperti ini.” Itu ucapan pertama yang terlontar dari mulutnya begitu kami berjabatan tangan. Ia memandang saya dengan mimik yang membuat saya yakin, ini memang ST yang saya kenal dulu. ”Malu enggak?”

Selanjutnya: Sahabatku di LP Wirogunan

  • PDF
  • Cetak

Seberapa Miskinkah Saya?

Penilaian Pengunjung: / 3
TerjelekTerbaik 
  • Selasa, 11 Agustus 2009 11:27
  • Ditulis oleh Arie Saptaji

Saya merasa diri saya miskin. Saya tidak punya teve layar datar untuk menikmati film-film kesayangan. Kendaraan keluarga saya motor bebek keluaran 1996, yang mesinnya sudah dihuni mesin ketik. Saya belum tentu bisa liburan keluar kota sekeluarga setahun sekali. Honorarium dan royalti tulisan saya biasanya langsung terbagi habis untuk belanja harian,

Selanjutnya: Seberapa Miskinkah Saya?

  • PDF
  • Cetak

Pemaksaan Itu Perlu

  • Selasa, 11 Agustus 2009 11:21
  • Ditulis oleh Arie Saptaji

---dan kenapa kolom ini bertajuk ”a beast touched by Belle”

Tepat sebulan lalu saya memasuki usia 40 tahun. Untuk sedikit merayakan, saya membuka blog pribadi, Notes of 40+, untuk merekam perjalanan hidup selepas usia ”keramat” tersebut. Sebelumnya saya sudah memiliki beberapa blog, namun tidak terurus dengan baik.

Selanjutnya: Pemaksaan Itu Perlu

Halaman 4 dari 4