• PDF

Natal: Hari Hukum dan Keadilan Sedunia

Penilaian Pengunjung: / 0
TerjelekTerbaik 
  • Jumat, 17 April 2009 11:46
  • Ditulis oleh Augustinus Simanjuntak
  • Sudah dibaca: 3090 kali
Ini sekedar ungkapan hati penulis bahwa sebenarnya semua orang yang beriman kepada Allah Bapa dalam Kristus (mengasihi Allah) adalah kaum hukum. Kaum hukum dimaksud ialah orang-orang yang memegang dan mengerti keadilan yang standarnya tidak lagi pada 'aku' akan tetapi mengacu pada standard hati nurani yang telah 'dilahirkan baru' dalam Kristus Tuhan.

Kaum beriman bisa berkata X tidak adil atau Y-lah yang adil dan seterusnya. Apa rupanya landasan hati bagi kaum beriman sehingga mereka dinyatakan sebagai kaum hukum? Yaitu karena pengertian sekaligus penghayatan akan Hukum yang terutama dan yang pertama, sebagaimana terdapat pada Markus 12:29-31, Yesus berkata: "Hukum yang terutama ialah: .... Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri..."

Kaum beriman sebagai kaum hukum ini dengan nyata ditegaskan dalam janji Tuhan bagi umat Israel di Jeremia 31:33 : "....Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku."

Inilah yang telah digenapi oleh Tuhan Yesus Kristus dalam kedatangNya ke dunia, yaitu penggenapan akan Hukum Taurat. Inilah yang sedang kita rayakan tahun ini, yaitu Hari Natal. Ayat penggenapan ini dua kali dikutip penulisnya dalam Ibrani, yaitu Ibrani 8:10, dan 10:16. Berdasarkan hal inilah maka sebenarnya:

- Para penginjil adalah pejuang keadilan..., karena penginjilan adalah proses penyampaian keadilan Allah ke dalam hati manusia sehingga standard keadilan dalam hidupnya bukan lagi 'aku' tapi 'Kristus yang ada dalam hidupku' ...

- Para pelayan Tuhan, baik di gereja, persekutuan-persekutuan umum, para church, kampus, sekolah, orang tua yang menginjili anggota keluarganya, dan sebagainya adalah sedang memperjuangkan keadilan melalui unsur terdalam manusia, yaitu hati ...

- Para orang percaya yang terjun langsung dalam praktek hukum (pengacara, hakim, pengajar, panitera, notaris, dsb) sebenarnya merupakan sebagian kecil dari perjuangan keadilan.

Oleh karena itu, perayaan Natal tahun ini sebaiknya kita canangkan pula sebagai perayaan hari penggenapan hukum Allah dalam diri manusia yang percaya kepadaNya, berupa "Hari Hukum dan Keadilan Sedunia". 

Selamat Hari Natal, dan selamat memperjuangkan keadilan di segala bidang kehidupan sesuai dengan profesi, bakat, dan talenta kita masing-masing. Kiranya Tuhan Yesus menolong kita. Amin. **

A. Simanjuntak
Desember 2002
Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."