• PDF

7 Role 2 be Happy

Penilaian Pengunjung: / 0
TerjelekTerbaik 
  • Jumat, 17 April 2009 12:28
  • Ditulis oleh Ayub Yahya
  • Sudah dibaca: 2398 kali
SMS (Short Messagge Service) sekarang ini sedang jadi trend. Selain praktis dan murah, SMS juga mengasyikkan. Maka, jangan heran kalau di rumah, di kantor, di kendaraan umum, di WC, di kampus, atau di mana saja, orang asyik ber-SMS ria. Mereka asyik memencet tombol-tombol huruf pada hand phonenya; bisa sambil duduk, sambil tiduran, sambil makan, sambil jalan kaki, atau bahkan sambil nyetir mobil.

Apalagi hand phone juga sudah bukan merupakan barang mewah lagi, seperti pertama kali kemunculannya. Hampir semua kalangan – dari ABG (anak baru gede) sampai profesor; dari penjual bakmie jawa di pinggir jalan sampai tros eksekutif hotel berbintang lima – membawa hand phone. 

Setiap hari entah berapa puluh atau ratus juta SMS tersebar dari satu hand phone ke hand phone lain. Entah untuk urusan bisnis, entah sekadar just to say hello antar teman; dengan mengirim cerita humor, gambar-gambar lucu, atau juga pepatah-pepatah yang bagus untuk direnungkan.

Seperti tempo hari, dari seorang teman saya menerima SMS ini: 7 role 2 be happy: 1. Never hate 2. Don’t worry 3. Live simple 4. Expect the little 5. Give a lot 6. Always smile 7. Have a good friend like me :)

Bahagia? Siapa sih yang tidak mendambakannya?! Semua orang ingin bahagia. Semua orang, sadar atau tidak sadar, melakukan ini dan itu – bekerja, berkeluarga, menabung, studi, masuk sebuah club member, atau apa saja – pada dasarnya adalah demi meraih kebahagiaan.

Namun ada anggapan yang keliru tentang kebahagiaan. Yaitu anggapan, bahwa kebahagiaan terletak di luar diri kita; pada apa-apa yang bisa kita miliki – kekayaan, jabatan, pengaruh, popularitas. Padahal semua hal itu sebetulnya seperti air laut, semakin kita meminumnya semakin kita merasa haus; kita akan selalu merasa kurang.

Kebahagiaan sesungguhnya terletak di dalam diri kita; dalam pikiran dan sanubari kita. Pikiran yang diisi dengan kebaikan, bersih dari niat dan keinginan jahat. Sanubari yang dipenuhi oleh cinta, bebas dari perasaan dan prasangka buruk.

Maka, betul sekali pesan SMS tadi, kita tidak akan jauh dari kebahagiaan kalau kita tidak menyimpan kebencian, tidak membiarkan diri dikuasai kekuatiran, hidup sederhana (tidak neko-neko orang Jawa bilang), tidak berharap terlalu banyak terhadap sesuatu atau
seseorang, memiliki semangat memberi yang besar, banyak tersenyum, dan terakhir, ini yang menarik bagi saya, “punya teman seperti diriku”.

Siapa “diriku”? Bisa Anda, bisa saya. Bisa jadi yang terakhir ini hanya gurauan tambahan dari si pengirim SMS. Karenanya ada tambahan tanda :).Tetapi menurut saya, di situ terkandung kebenaran juga. Betapa baiknya kalau kita bisa menjadi teman bagi seseorang, yang karenanya kemudian ia berbahagia. Bagi kita sendiri itu bisa merupakan kebahagiaan tersendiri. 

Betul, sebab sungguh sangat membahagiakan, apabila sikap dan tindakan kita dapat membahagiakan orang-orang di sekitar kita. Sungguh sangat membahagiakan, apabila karena karya dan pemberian kita, anak-anak jalanan di lorong-lorong kumuh, opa-oma di panti jompo, atau siapa saja yang kita temui, tersenyum bahagia. 

Kebahagiaan yang kita tebar, seumpama pedang bermata dua; mengenai yang
menerima, mengenai pula kita yang memberi. Kuncinya cuma satu: cinta. Sebab kebahagiaan memang tidak pernah jauh dari cinta; cinta kepada sesama, cinta kepada Tuhan. Dan itu, sekali lagi, terletak dalam pikiran dan sanubari kita. 

Maka, ketika Kristus, Sang Guru Agung, berkata, “Cintailah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, segenap jiwamu, dan segenap akal budimu; dan cintailah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”, sebetulnya itu demi kebahagiaan kita juga. Sungguh. Tidak percaya?
Buktikanlah! 021203

 

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."