• PDF

PENAMPAKAN

Penilaian Pengunjung: / 1
TerjelekTerbaik 
  • Jumat, 17 April 2009 13:54
  • Ditulis oleh Ayub Yahya
  • Sudah dibaca: 2454 kali
Sampai tulisan ini dibuat, geger soal penampakan Tuhan Yesus di tembok salah satu rumah di Jl. Kramat V belum juga reda. Pro dan kontra terus berlanjut. Cerita dari orang-orang yang katanya sempat pergi melihat ke tempat itu pun simpang siur. Bisa jadi karena sudah bercampur dengan penafsiran atau bahkan imajinasi sendiri. Kabar terakhir yang saya dengar, kejadian itu sudah menjadi ajang pertikaian di kalangan orang-orang Kristen sendiri dan bahan olok-olok masyarakat sekitar.

Saya tidak hendak ikut-ikutan memperdebatkannya. Toh, seperti pada peristiwa serupa di Ambon, Manado, dan beberapa tempat lainnya, ribut-ribut itu akhirnya hilang dengan sendirinya; tanpa meninggalkan bekas apa-apa. Lihat saja nanti. Buat saya, kalau ada yang mau percaya, silahkan. Tetapi kalau tidak percaya juga, ya tidak apa-apa. Benar atau tidaknya penampakkan itu memang tidak dapat dibuktikan kok; apa ada yang bisa memastikan bahwa kejadiannya benar atau tidak?! Kalau bicara mungkin, ya mungkin saja itu penampakkan Tuhan Yesus. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Dia. Tetapi apa itu betul-betul penampakkan Tuhan Yesus, tidak bisa dipastikan juga. Karena itu, saya memilih untuk tidak ambil pusing. Kalau pun jadi "pusing", karena ada saja orang yang tanya; benar atau tidak, bagaimana menurut Anda?

Hanya yang jadi tanda tanya saya: katakanlah benar Tuhan Yesus menampakkan diri; untuk apa? Juga, apa ada dampaknya bagi orang-orang Kristen, selain pertikaian dan olok-olok itu tadi? Tuhan Yesus menampakkan diri atau tidak, toh itu tidak menambah atau mengurangi iman kita terhadap-Nya. Dan lagi Tuhan Yesus sendiri pernah berkata, "Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya." (Yohanes 20:29b). 

Jadi, apa masih perlu kita mencari-cari cara untuk melihat "wajah" Dia?! Tidakkah itu malah menunjukkan ketidakdewasaan iman kita; iman yang kekanak-kanakan memang selalu menuntut bukti lahiriah. Terlebih tidak dewasanya kalau kita memakai "cerita-cerita mujizat" yang belum tentu kebenarannya untuk membawa orang kepada Kristus; apa bedanya dengan iklan sabun atau iklan kecap? Berbondong-bondong datang ke tempat kejadian serupa itu, jangan-jangan malah tidak menjadi kesaksian yang baik buat orang lain. Pun bila itu cuma sekedar ingin tahu.

Pula, kalaulah benar Tuhan Yesus yang menampakkan diri; seperti apa rupanya? Katakanlah seperti gambar-gambar yang biasa kita; gambar yang mana? Di dunia ini ada banyak pelukis yang sudah mengambar wajah Tuhan Yesus. Tentu beda-beda, menurut versi masing-masing pelukis; mulai dari Leonardo da Vinci, Rembrandt, Salvador Dali, Raphael, Michel Angelo, Pablo Picasso, sampai Mas Suroyo, pelukis foto di pinggir Jalan Malioboro, Yogyakarta, kenalan saya waktu kuliah dulu. Sebenarnya kan tidak ada yang tahu bagaimana rupa asli Tuhan Yesus. Gambar-gambar yang banyak beredar sekarang lebih karena hasil kreasi, imajinasi dan refleksi para pelukisnya.
Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."