• PDF

Air

Penilaian Pengunjung: / 0
TerjelekTerbaik 
  • Sabtu, 18 April 2009 12:26
  • Ditulis oleh Jonathan Goeij
  • Sudah dibaca: 1952 kali
"Baru di Arizona saja sudah sedemikian panasnya, bayangkan bagaimana panasnya di neraka." Gurau Jeffry. "Surga malah lebih panas" kataku. "Kok bisa?" "Mataharinya ada tujuh" Aku tertawa sambil teringat sebuah humor yang menggunakan perhitungan ilmiah membandingkan temperatur di surga dan neraka menggunakan ayat di Yesaya 30:26 untuk menggambarkan temperatur di surga, dan Wahyu 21:8 untuk menggambarkan temparatur di neraka, alhasil didapat temperatur surga 525C dan temperatur neraka 445C. Surga lebih panas dari neraka. ;-)

Siang itu kami sampai di Alamo Lake sebuah tempat yang seharusnya indah sekali tetapi karena datang pada musim yang salah, musim panas, Alamo Lake terasa gersang sekali pohon-pohon gundul tidak ada daunnya, kaktus dimana-mana. Disana ada tempat perkemahan dan memang kami merencanakan berkemah sambil melakukan retreat. Beberapa teman mencoba memasang tenda tetapi angin sedemikian derasnya sehingga beberapa kali tenda terbang diterpa angin terutama karena sedemikian kerasnya tanah berbatu sehingga tidak bisa dipasang pasak. Temperatur memang panas sekali, angin yang bertiup seakan keluar dari oven, mungkin telur ayam akan matang bila dijemur dilapangan. Rencana kami gagal selain karena cuaca yang tidak menunjang juga ada anak-anak dan terutama sekali orang tua bersama kami.

"Baru seperti ini saja sudah rebutan air apalagi di padang gurun" kudengar lagi Jeffry berkata pada beberapa teman yang saling berebut air yang tersisa. Panas memang membuat tenggorokan terasa kering, sinar terik matahari yang menyengat diatas kepala memang dengan mudah juga membakar darah yang mengalir ditubuh. Tidak mengherankan memang kalau bangsa Israel bersungut-sungut meminta air kepada Musa, mereka tentu sangat haus sekali. Baru di Arizona saja sudah terasa seperti dipanggang di oven padahal baru sehari saja, bagaimana dengan mereka yang telah berpuluh tahun berputar-putar dipadang gurun. Kesal, panas, dan berbagai macam perasaan yang berkecamuk membuat Musa memukulkan tongkatnya keatas batu.

Yesus juga dalam keadaan letih dan haus sewaktu tiba di tepi sumur Yakub. Si perempuan Samaria mengerti sekali bagaimana rasanya haus, haus sudah menjadi bagian dari kehidupannya, untuk minum saja perempuan Samaria itu harus berjalan jauh dibawah terik matahari gurun kesumur Yakub untuk menimba air. Kamipun juga kehausan tetapi kami tidak perlu berjalan kaki jauh jauh cukup naik kemobil menuju supermarket terdekat sudah cukup, air berlimpah ruah disana mau beli berapa saja tersedia. Si perempuan Samaria mengerti betul artinya haus, tetapi kami tidak, sehingga sewaktu Yesus berkata "…..tetapi barang siapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air didalam dirinya, yang terus menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal." 

Perempuan itu menyambut dengan antusias sekali. Secara teori kami mengerti sekali maksud 'air hidup' yang dimaksud Yesus, telah berkali-kali kami mendengar ayat ini dikupas dalam berbagai kotbah. Perempuan Samaria itu tidak mengerti tetapi dia mengerti apa itu haus sedang kami tidak, terik matahari Arizona telah membuat kami mengetahui sedikit apa itu haus. Dengan antusias si perempuan Samaria menyambut tawaran Yesus "Tuhan, berikanlah aku air itu supaya aku tidak haus….." Ya Tuhan berikanlah juga air itu kepada kami supaya kami tidak haus supaya dapat menjadi mata air dihati kami dan dapat memancar keluar terus menerus.

Mobil terus melaju ke Phoenix sementara aku terus tertidur dikursi.

Jonathan Goeij, 07 September 2002
West Covina - California, USA
Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."