Musim Semi

Penilaian Pengunjung: / 0
TerjelekTerbaik 
Hari Minggu besok jam akan dirubah kembali, seperti biasa di Amerika setiap tahun petunjuk waktu akan dirubah dua kali. Pada waktu memasuki musim semi (spring) dan pada waktu musim gugur (fall). Tak terasa sudah kembali memasuki musim semi, pada beberapa hari terakhir ini cuaca silih berganti, panas, dingin, bergantian. Panas terik sinar matahari sudah mulai terasa dikulit, tetapi yang paling menyolok adalah gaya berpakaian yang berubah drastis, baju-baju tebal mulai ditanggalkan dan mode pakaian yang 'irit kain' bermunculan dimana-mana.

Perang US-Irak kelihatan sudah menunjukkan tanda-tanda memasuki masa-masa akhir, tetapi kelihatannya perang dalam bentuk lain baru akan dimulai. Berbagai negara sudah saling berebutan untuk berperan dalam 'recovery' Irak, tentu saja diperhalus dengan memajukan PBB di garda depan. Sedangkan Amerika yang merasa ditinggal oleh PBB dalam operasi pembebasan Irak hanya bersedia memberikan peran kemanusiaan, sedang recovery dan liberalisasi Irak akan ditangani oleh Amerika.

Di dalam negeri sendiri Amerika sedang dilanda budget defisit yang tidak tanggung-tanggung apalagi ditambah dana perang yang luar biasa. Harga bensin di Los Angeles berkisar antara $2.10 - $2.50 pergalon, harga yang sudah menyamai harga susu tiap galonnya, suatu dilemma klasik mana yang harus dipilih bensin atau susu. Sementara angka pengangguran bulan ini menunjukkan grafik yang kembali keatas, CNN Money (3 April) melaporkan unemployment rate naik menjadi 5.9 percent dari 5.8 percent dibulan Pebruary dan diperkirakan masih akan naik lagi menjadi 6 percent keatas. Labor Department dalam laporannya menyebutkan lompatan klaim unemployment benefit minggu lalu ketitik tertinggi dalam satu tahun.

Perang lain yang melanda dunia adalah serangan virus SARS, foto-foto orang memakai masker sudah sedemikian familiarnya. Presiden Megawati sendiri sudah menyatakan Indonesia dijangkiti virus SARS. Korban-korban terus bertambah, tidak lama lagi akan bersaing dengan korban perang Irak.

Didunia pendidikan juga dilanda perang yang tidak kalah serunya, RUU Sisdiknas dinilai mengandung bom waktu terutama karena adanya pasal-pasal krusial, 'pasal agama'. Dunia internet dibanjiri adu argumentasi antara pro dan kontra, boleh dibilang seakan ada dua kubu yang saling bertentangan. Kubu pro pasal agama yang seakan melekat pada kelompok 'Islam Fundamentalis', dan kubu kontra pasal agama yang digambarkan sebagai kelompok 'Kristen - Katolik' yang diback-up oleh kelompok 'Islam Liberal/Moderat'. Padahal ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan 'perang agama', mungkin lebih tepatnya adalah 'perang politik agama'. Agama yang diseret dalam politik, atau dalam hal ini adalah 'politik pendidikan agama'.

Musim semi yang biasanya ditandai dengan bunga-bunga yang mulai bertunas, matahari yang bersinar dengan cerahnya, kali ini dibayangi dengan bayang-bayang suram. Raksasa Hun Tu (chaos / kekacauan) yang muncul pada awal kehidupan dalam legenda Tiongkok kuno seakan sudah mulai mengayunkan kapak raksasa mautnya untuk membelah bumi.

Apa yang akan terjadi dimasa mendatang, tentu sukar sekali dikatakan. Tetapi aku tahu betapa dalam menyambut kehidupan baru, kelahiran seorang bayi, sang ibu akan mengalami chaos - antara hidup dan mati, kesakitan yang luar biasa. Tetapi kesemuanya itu akan sirna terlupakan begitu saja pada waktu mendengar tangis kehidupan sibayi mungil.

Jonathan Goeij
West Covina - California, USA - 05 April 2003
Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."