Jonathan Goeij

Jonathan Goeij lahir, tumbuh, dan besar di kota Surabaya. Ia dibesarkan dalam keluarga yang agnostik--antara percaya dan tidak pada Tuhan.

Pada usia 10 tahun, ibunya meninggal dunia dan seorang kerabat kemudian tinggal beberapa bulan bersama mereka untuk membantu merawat ia dan saudara-saudaranya. Oleh kerabatnya inilah ia setiap minggu diajak ke gereja untuk mengikuti Sekolah Minggu.

Singkat cerita, pada saat ia sedang menjalani masa kuliah, ayahnya menderita penyakit kanker paru-paru. Dengan berat hati, ia mengambil keputusan untuk meninggalkan kuliah dan bekerja untuk menopang biaya hidup keluarga. Sepeninggal ayahnya, ia tak kembali mengecap bangku kuliah.

Tahun 1998, ia mengambil keputusan untuk pergi ke Amerika untuk menikmati kehidupan yang tenang dan merasakan suasana yang demokratik. Di negara ini ia menerima gemblengan yang luar biasa dari Tuhan. Banyak perombakan yang dilakukan, terutama sekali keakuan dan sifat feodal yang umumnya ada pada diri orang Indonesia, dikikis habis-habisan. Semua pengalaman berharga itu nantinya akan ia tuangkan secara berkala dalam tulisan-tulisan kolom di Gloria Cyber Ministries.

Di Amerika, ia mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikan. Ia sekaligus mengambil dua jurusan, Business Real Estate untuk menunjang bisnis di sana, dan Political Science agar sedikit mengetahui tentang politik dan agar tidak selalu menjadi kambing hitam.

  • PDF
  • Cetak

Musim Semi

  • Sabtu, 18 April 2009 12:38
  • Ditulis oleh Jonathan Goeij
Hari Minggu besok jam akan dirubah kembali, seperti biasa di Amerika setiap tahun petunjuk waktu akan dirubah dua kali. Pada waktu memasuki musim semi (spring) dan pada waktu musim gugur (fall). Tak terasa sudah kembali memasuki musim semi, pada beberapa hari terakhir ini cuaca silih berganti, panas, dingin, bergantian. Panas terik sinar matahari sudah mulai terasa dikulit, tetapi yang paling menyolok adalah gaya berpakaian yang berubah drastis, baju-baju tebal mulai ditanggalkan dan mode pakaian yang 'irit kain' bermunculan dimana-mana.

Selanjutnya: Musim Semi

  • PDF
  • Cetak

Betapa Bingungnya Yesus

  • Sabtu, 18 April 2009 12:37
  • Ditulis oleh Jonathan Goeij

Sebuah acara 'talk show' di televisi dengan host Larry King mengundang 5 orang pimpinan terkemuka gereja-gereja Kristen di Amerika dari berbagai denominasi yang berbeda. Hadir di studio adalah Rev. Michael Manning dan Rev. John MacArthur, sedang Bishop Melvin Talbert, Rev. Max Lucado, dan Bob Jones III ketiganya mengikuti diskusi menggunakan transmisi satelit. Topik yang disodorkan Larry King adalah sebuah pertanyaan "What would Jesus say?" berkaitan dengan perang melawan Irak.

Dua pembicara berada pada sisi anti perang, sisi perdamaian.

Selanjutnya: Betapa Bingungnya Yesus

  • PDF
  • Cetak

Lapor atau Tidak?

  • Sabtu, 18 April 2009 12:37
  • Ditulis oleh Jonathan Goeij
"Pak, pak Jonathan" demikian kata Ari (bukan nama sebenarnya) kepadaku, "bagaimana berita mereka yang telah melaporkan diri?" tanyanya. "Sejauh ini tidak ada masalah" kataku, "mereka yang sudah over stay mendapat pilihan untuk deportasi secara sukarela atau bisa appeal ke court".

Demikianlah akhir-akhir ini di antara kami para imigran dari Indonesia fokus pembicaraan banyak sekali pada masalah wajib lapor. Mereka yang statusnya masih legal ataupun masih dalam perubahan status tentu saja tidak ada masalah sama sekali, paling-paling hanya repot sehari penuh dikantor INS antri berjam-jam dan sedikit sport jantung karena diwawancarai.

Selanjutnya: Lapor atau Tidak?

  • PDF
  • Cetak

Api nan tak kunjung padam Penjahat ataukah pahlawan?

  • Sabtu, 18 April 2009 12:36
  • Ditulis oleh Jonathan Goeij
"Mike" kata dokter dengan lirih, "prostate cancer" lanjut sang dokter dengan suara lembut tetapi seakan halilintar yang menggelegar. "Masih ada waktu sekitar 12 - 18 bulan untuk hidup" vonis sang dokter ditahun 1993.

Tetapi, Michael R. Milken, siahli keuangan itu tidaklah menyerah begitu saja. Dipelajarinya segala sesuatu tentang penyakitnya, latihan senam Yoga dan meditasi untuk mengurangi stress, beralih seratus delapan puluh derajat menjadi seorang vegetarian yang ketat. Mengganti burgers dan french fries dengan brokoli dan sari kedelai. Sejauh ini, Milken berhasil membuktikan dokternya salah. Kanker yang dideritanya dalam keadaan full remission.

Selanjutnya: Api nan tak kunjung padam Penjahat ataukah pahlawan?

  • PDF
  • Cetak

Gong Xi Fa Cai - Semoga Sejahtera

Penilaian Pengunjung: / 2
TerjelekTerbaik 
  • Sabtu, 18 April 2009 12:35
  • Ditulis oleh Jonathan Goeij
Gong Xi Fa Cai - Gong Xi Fa Cai, berkali-kali aku menerima email mengucapkan selamat tahun baru Imlek, dengan berbagai gambar yang menarik dan kadang ada artikel-artikel yang bercerita tentang Imlek. Tahun-tahun belakangan ini memang agak sedikit berubah, sebelumnya banyak kartu-kartu ucapan tetapi sekarang yang banyak email ucapan sedang kartu hanya tinggal satu dua saja. Tehnologi memang sanggup merubah dunia.

Selanjutnya: Gong Xi Fa Cai - Semoga Sejahtera

Selanjutnya...

Halaman 5 dari 10