• PDF

Guru Bodoh

Penilaian Pengunjung: / 16
TerjelekTerbaik 
  • Kamis, 20 Agustus 2009 15:08
  • Ditulis oleh Grace Suryani
  • Sudah dibaca: 5646 kali

Guys, pengalaman ampir 2 tahun jadi guru membuat saya sangaaaaatt bersyukur. Kenapa? Coz di tengah segala keletihan menenangan 40 anak remaja yang lebih tertarik main Travian daripada mendengarkan perbedaan 也 dengan 都, saya belajar banyak hal. Saya belajar tentang hati sang Guru. En itu membantu saya lebih mempercayai Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Prinsip yang pertama: Tidak ada guru yang mau muridnya gagal.
Guys, ngga ada guru yang bersorak sorai bergembira ketika tau bahwa murid-muridnya dapet nilai merah. Semua guru ingin murid-muridnya berhasil. Semua guru ingin murid-muridnya mendapat nilai bagus dan menguasai pelajaran yang dia ajarkan.
Prinsip ini sangat membantu saya ketika saya menghadapi kesulitan hidup. Seringkali ketika kesulitan datang, saya sudah patah arang sebelum berusaha. Udah ngomel panjang lebar, mengeluh dan menggerutu. Merasa bahwa Tuhan memberikan tugas yang mustahil.
Namun ketika saya sadar bahwa kalau saya yang guru muda, masih ijo, cuman ketemu itu murid-murid bawel 1 minggu 1 kali selama 90 menit (yang suka dipotong waktu ulangan, kebaktian, jam wali kelas, dll) ngga pengen mereka gagal, apalagi Tuhan Yesus!! Dia yang menciptakan kita, Dia yang memelihara kita. Dia bahkan sudah MATI buat kita. Bodoh sekali kalau saya merasa Tuhan ingin membuat saya gagal, merana, menderita, habis-habisan, tak punya harapan, gagal, terjerembab. Kalau Dia mau saya gagal, merana, menderita, mengalami neraka dunia, caranya gampang guys. Ngga perlu Tuhan Yesus mati di salib. Otomatis kita akan mengalami semua itu.
Tapi … Tuhan Yesus SUDAH mati disalib buat kita!! Dia tau bahwa ketika kita mengalami masalah-masalah, kita mungkin MERASA tak punya harapan, hopeless, mau mati aje, stress, pusink, tapi Dia tau itu bukan hasil akhir! Hasil akhir dari semua perjuangan dalam menghadapi masalah adalah kemuliaan bersama dengan Dia.
Ketika saya tau bahwa Tuhan TIDAK INGIN SAYA GAGAL, saya merasa dimampukan untuk menghadapi masalah-masalah. Coz saya tau, Guru Agung saya, ingin saya lulus!
Yang sebenernya membuat kita merasa sangat berat ketika menghadapi masalah biasanya BUKAN masalah itu sendiri, tapi perasaan kita. kita merasa kita akan gagal, menderita, etc. itu yang membuat kita merasa berat. Tapi bayangkan, ketika di tengah-tengah masalah, kita sadar bahwa Tuhan, guru yang bikin sulit, ingin bahkan siap membantu kita untuk lulus, maka kita akan bersemangat dan memfokuskan mata kita kepada-Nya. Fokus kepada Dialah yang menjadi kunci kemenangan kita.

Prinsip kedua: Tuhan bukan Guru yang BODOH.

“Ya iyalaahh Grace, masak Tuhan itu bodoooo …”
Secara reflex kita semua tau, Tuhan itu ngga bodoh. Tapi masalahnya benarkah kita mengimani dalam hidup kita sehari-hari bahwa Tuhan itu tidak bodoh?
Saya pengen tanya neh guys. Kalo ada murid TK yang baru belajar mengenal angka 1-3, trus tiba-tiba gurunya kasih soal alogritma SMA. Nah numpang tanya, kalau muridnya ngga bisa ngerjain, siapakah yang bodoh? Muridnya atau gurunya?  
Yah jelas gurunya lah yang bodo. Lah wong anak TK kok dikasih soal SMU!! Bukan salah muridnya kalau dia tidak bisa.
Dalam hidup kita, kita seringkali menganggap Tuhan memberikan soal-soal ‘SMU’  kepada kita yang masih ‘TK’. Itu terlihat dari kalimat-kalimat yang sering kita lontarkan,
“Idealnya gitu … tapi gue kan manusia bow!!”
“Gue bukan malaikat kaleee.”
“Yah kita kan jauh dari sempurna.”
Guys, tanpa sadar dengan kita melontarkan kalimat-kalimat seperti itu, kita mengatakan bahwa Tuhan membuat soal yang terlalu sulit untuk kita. soal yang mustahil bin mustajab untuk dijawab.
Padahal sebenernya tidak demikian. Kalau kita mau teliti, untuk setiap masalah yang Tuhan izinkan terjadi, Tuhan SUDAH memberi kunci jawaban (lewat buku yang pernah kit abaca, khotbah minggu, renungan harian, kata-kata teman, nasehat ortu etc), atau Tuhan SEDANG memberi kita clue-clue untuk persoalan kita.
Tuhan bukan guru BODOH yang sesukanya memberi soal. Tuhan bukan guru Bodoh yang hanya bisa memberi soal namun tidak memberi kita jalan keluar.
Tuhan itu Bapa yang baik … Ia bukan Tuhan yang hanya memberi perintah. Tapi Ia, Bapa yang memperlengkapi kita untuk melakukan semua perintah-perintah-Nya!

Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.
2 TIMOTIUS 3:16-17
So … Tuhan sudah memperlengkapi kita untuk melakukan semua perbuatan baik, semua hal-hal besar, yang kata orang ‘idealnya’. Itu kata orang, tapi kata Anak Tuhan, “Sekalipun sulit, bersama dengan Tuhan, aku sanggup melewati pagar tembok!”
Well, masih banyak sih hal-hal laen yang saya pelajari selama 2 tahun ini, but mungkin laen waktu baru bisa dilanjutkan. Hehehe.
Intinya, kita sangaatt beruntung dan berbahagia punya Allah seperti Dia. Yang begitu luar biasa pengertian-Nya dan begitu luar biasa rencana-Nya. Amen.

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Yuli  - GURU BODOH   |222.124.227.xxx |21-08-2009 17:20:03
Thanks buat tulisannya , sangat memberkati dan membuat saya semakin mengerti
bahwa JC luar biasa
Etta  - Guru Bodoh   |202.152.161.xxx |21-08-2009 19:06:31
Thanks ya Grace, semoga kamu semakin diberkati dan tulisan2 kamu semakin
memberkati anak2 Tuhan. Sukses terus ya, terus berkarya dengan tulisan2 yg
menguatkan anak2 Tuhan GBU...
Martalena  - Guru Bodoh   |222.124.128.xxx |22-08-2009 01:19:36
Grace, tks ya.. tulisanmu senantiasa menginspirasi saya untuk lebih dekat lagi
dengan Tuhan Yesus
alfian  - Guru Bodoh   |Registered |22-08-2009 01:31:07
Cerita ini bagus untuk menggambarkan apa yang kita pikirkan mengenai Tuhan kita
dalam mengajar manusia.
Sisca  - Guru Bodoh   |64.255.180.xxx |22-08-2009 12:52:41
Terima kasih buat artikelnya,bener2 menguatkan saya ditengah persoalan hidup yg
saya alami sekarang,Yesus luar biasa Dia sungguh Guru terbaik buat hdup
saya,Tuhan Yesus memberkati
heru  - inspire   |202.6.239.xxx |04-09-2009 18:43:32
wow
nidya ravenska  - guru bodoh?   |114.181.28.xxx |06-10-2009 23:41:34
yup..aku juga merasakan hal yang sama grace..nidya jd dosen..ngajar itu ya
seperti itu...ingin semua murid sukses..ngerasain apa yang murid rasakan, ingin
murid maju..walau agak kesal klo murid kok blum ngerti2..nidya atau muridnya
yang bodo ya ..he
sabar aja kaleee
MIRNA  - buah kesabaran     |175.106.17.xxx |16-10-2010 21:04:15
memang banyak sekali rintangan2 yang mesti dialami oleh seorang guru.salah
satunya kesabaran yang di uji..menjadi suri tauladan yang baek untuk murid
adalah suatu keharusan.tpn ttp semangat aja..
leslie  - Yesus guru agung   |110.137.8.xxx |28-04-2011 01:03:43
firtunya menyentuh sekali n buat tambah semangat n yakin Tuhan Allah yg dasyat
pristy utami  - guru bodoh   |118.96.193.xxx |28-06-2011 13:47:01
grace...ga nyangka kau makin bijak dan matang dalam tulisan2mu..bahasamu gaul ,
mudah dipahami..siapa bilang guru muda ga mampu mengubah dunia? Kau salah
satunya..saya ikut bangga mantan murid SMA saya skrg udah jadi rekan kerja yang
kompeten dan berkualitas. Good luck grace Tuhan memberkati.
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."