NanTi 4th B'day - a journey of love

Penilaian Pengunjung: / 0
TerjelekTerbaik 

4 tahun yang lalu, saya cuman gadis cupu yang sekalipun asalnya dari Jakarta tapi justru terdampar di kota lain, ngambil jurusan aneh yang mahalnya ngga ketulungan, kesepian terpisah dari sahabat-sahabatnya, dan berpikir bahwa hal paling besar yang bisa Tuhan berikan kepada saya selain keselamatan adalah pacar yang baik.

4 tahun kemudian, hal paling besar versi saya ternyata beda banget dengan hal paling besar versi Tuhan. Dan saya baersyukur saya dapet yang versi Tuhan :p Dalam 4 tahun, banyak hal yang berubah. Setelah merantau 3 tahun di tanah leluhur, saya kembali pulang dengan membawa 2 huruf besar di belakang nama saya, menerbitkan 2 buah buku, sahabat-sahabat yang lebih baik dari yang saya pernah impikan, keluarga baru *koko, dd dan 2 org anak*, dan segudang pengalaman berjalan bersama dengan Tuhan.

 Saya tidak pernah menyangka NanTi yang saya mulai bersama dengan Tuhan *sekalipun waktu itu kita membawa agenda yang berbeda* bisa jadi kayak sekarang ini. Dulu saya nulis itu bener-bener cuman isenk, en salah satu motivasi saya menulis adalah karena saya kesepian terpisah dari sahabat-sahabat saya di Jakarta en saya males kalo tiap kali saya pulang mesti cerita semua yang terjadi dalam kehidupan saya dari awal!! Cape booww. Akhirnya saya putuskan untuk nulis pengalaman2 saya en kirim ke mereka supaya mereka tau apa yang terjadi dalam hidup saya. Itu agenda saya, Guys. :)

Beda dengan Agenda Tuhan. Tuhan ternyata punya rencana yang lebih besar daripada yang pernah saya pikirkan. Sampai hari ini NanTi sudah memuat sekitar 200 artikel, ada 170 komentar yang masuk, dan beberapa dari tulisan2 itu sudah dibuka lebih dari 1000 kali (Gimana Kalo PH Loe Pernah ML Sama Orang Laen, 1868 kali), sisanya berkisar antara 500-800 kali. Dari tulisan-tulisan saya di Nanti, sudah terbit 2 buku, “The Puzzle of Teenage Life” (Kairos, 2004) dan “The Puzzle of Jomblo Life” (Kairos, 2005). En dalam proses buku ketiga. Saya tau persis guys, itu bukan karena kuat dan gagah saya tapi semata-mata karena Tuhan!! Coz jujur guys, kadang kalo saya baca arsip2 saya yng lama, saya kaget sendiri! Huaaa gue kok bisa nulis gini ya? Huaaa dulu dah dikasih tau sama Tuhan! Kenapa masih bebal ampe sekarang! :S

Lewat NanTi juga, Tuhan mempertemukan saya dengan orang-orang yang wow. Beberapa dari antara mereka jadi teman-teman dekat saya, dan saya sangat bersyukur bisa punya mereka dalam hidup saya. :) Saya banyak diberkati dengan our friendship, en ssstt Tuhan juga memakai mereka untuk menyediakan tempat transit buat saya. Hehehe. Dulu pas awal2 saya sekolah di China, tiap kali transit di Singapore, tidur di bangku airport :p Sekarang ada sista2 yang berbaik hati menampung saya. Hihihi.

Juga dukungan komentar-komentar dari para pembaca membuat saya semangat en ngga jarang membuat saya terharu. “Tuhan, … Ini pasti kerjaan-Mu!” Saya sadar guys, bukan tulisan saya yang menyentuh hati kalian, memberi kalian kekuatan. Itu bukan saya. Itu Roh Kudus. :)

Tadinya guys, ketika saya berpikir untuk menulis sesuatu untuk Ulang Tahun NanTi tadinya saya sempet takut, Tuhan suka ngga ya kalo saya nulis ini? Apalagi ketika saya ngitung selama ini saya udeh nulis berapa banyak. Berapa komentar yang masuk dst dst. Saya sempet takut loh *inget ceritanya Daud yang gara2 menghitung pasukannya trus bikin Tuhan marah. Hiiii.*

Dasar Tuhan sukanya bercanda, ketika saya lagi aerobic justru Roh Kudus bicara dengan lembut. “Tujuan kamu nulis ini untuk mengucap syukur. Mengucap syukur untuk semua yang Tuhan buat dalam hidupmu, dan juga untuk menyadarkan saudara-saudaramu yang lain, bahwa ikut Tuhan itu menyenangkan.” Dan damai sejahtera itu turun ke hati saya :)

Ya Guys, saya bersyukur kepada Tuhan untuk tahun-tahun yang lewat. Di mana Tuhan menunjukkan kasih setia dan kemurahan-Nya setiap pagi!

Kalo mau jujur guys, saya rasa tidak hanya para pembaca yang dikuatkan, saya juga dikuatkan lewat kolom saya sendiri. Hehehehe. Ketika Tuhan terasa jauh, ketika iman saya goyah, lalu say abaca arsip2 tulisan saya en iman saya diperbaharui. :)

Sebelum saya pulang, Bapak rohani saya selama saya di China mendoakan saya. En ada 1 kalimat yang sangat saya ingat, “Kalau Tuhan sudah berkemurahan sampai saat ini, masakan Tuhan tidak akan terus berkemurahan di sepanjang hidupmu.”

Kalimat itu jadi pegangan saya menghadapi lika liku kehidupan yang baru. :)

Hidup ikut Tuhan, tidak selamanya mudah, tapi saya bahagia ikut Tuhan. Bagaimana dengan kalian guys? Apakah kalian bahagia ikut Tuhan atau kekristenan hanya merupakan beban buat kalian?

Mari guys, kalau selama ini kalian masih merasa kekristenan itu beban, saya rindu mengajak kalian masuk ke dalam suatu dimensi kekristenan yang baru. Mengalami Tuhan Yesus sebagai Tuhan yang hidup dan nyata.

 

Eben Haezer, sampai di sini Tuhan menolong kita. Dan saya percaya Tuhan yang sama, yang telah menolong kita selama ini, akan terus menolong kita sampai Maranatha, Tuhan Yesus datang yang kedua kalinya.

Amin.

 

Jakarta, 20 April 2007

Happy belated b’day NanTi (pssstt benernya ultah NanTi itu tanggal 10 April, berhubung saya busy yaa … gitu deh, telat 10 hari huehehe) 

Special Thx for Allah Bapa, Tuhan Yesus dan Allah Roh Kudus. thx for everything,

en special thx juga buat Ko Hen Bun dan K' Widy yang selama ini sering aku cerewetin :p hehehe. Thx buat dukungan en kerja kerasnya. :)

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."