Hamba Uang? GUE???

Penilaian Pengunjung: / 4
TerjelekTerbaik 
Heemm itu yang ada di otak saya guys, ketika saya membaca ayat di Ibrani 13:5 “Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu.”

Dulu saya mikir, saya tidak bermasalah dengan uang. Saya tidak terlalu kuatir dengan masalah uang *paling banter saya kuatir kalo duit jatah bulan ini ngga cukup buat beli baju baru*. Tapi setelah saya kerja dan tau apa itu ‘uang’ huehehehe, pandangan saya akan uang berubah. Tuhan pasti tau, karena itu Tuhan menyiapkan serangkaian peristiwa untuk mengajar saya.

Beberapa waktu yang lalu saya membuat suatu rencana yang membutuhkan dana yang cukup besar. Saya itung-itung, en saya pikir dengan pemasukan ngelesin saya selama 2 bulan ini, dananya bisa tercukupi. Saya berdoa, minta persetujuan Babe, Babe juga oke. Dapet ayat yang meneguhkan saya untuk melakukan itu juga. Saya akhirnya beresin semua urusan tahap awal yang perlu saya lakukan en semuanya sudah ok.

Tapi tau kah guys, beberapa hari setelah saya buat keputusan itu, saya dihubungi oleh pihak kursus yang mengatakan bahwa karena ada perubahan kurikulum saya tidak perlu ngajar lagi bulan depan. :s

Pertamanya saya tenang-tenang saja, asik saya bisa ikut komsel yang jadwalnya tabrakan sama jadwal ngajar en bisa konsen nulis,  tapi trus wait a minute … kalo saya ngga ngajar lagi itu artinya anggaran pemasukan saya berkurang, en karena selama ini pemasukan paling besar datang dari kursus, bahasa kasarnya I’ve no income. Huaaa!! 

Saya bilang sama Tuhan, “Tuhan, kenapa setelah gue set semua, udeh ok, eh gue kasarnya di-PHK. Tuhan, Kau tau lah, kalo gue di-PHK ketika gue lagi bergumul, GUE NGGA AKAN PUTUSIN INI!! Kau tau kan abis ini gue di-PHK kenapa Kau ok dengan rencana ini? Tuhan ini gila … ”

Ketika itu saya inget doa saya ketika saya bergumul, “Tuhan, kalau Kau yang suruh lakukan ini, kalo ini kehendak-Mu, Tuhan yang cukupi dananya.”

Lah waktu itu kan saya pikir, perhitungan manusia saya, dana akan ada, lah mbok yah dana yang sudah ada ini Tuhan jagai gitu, kok malah diambil! :((

Pas saya ngomel itu, Tuhan bilang, “Kalo ini rencana-KU, Aku yang bayar.”

Akhirnya saya bikin beberapa agreement sama Tuhan. Tapi jujur guys, hati kecil saya kebat kebit … En jadilah tanpa sadar saya mulai berusaha dengan cara saya untuk mendapatkan uang. Otak saya suka menghitung-hitung :s Bahkan … ini yang parah saya melihat orang sebagai ‘sumber uang’. Huaaaa :(( Ih saya ngga pernah tau loh, kalo saya ternyata jahat en matre!! Hiks.

Pagi itu, saya dibangunin sama Tuhan pagi-pagi. Jam 5 pagi udeh bangun, trus saya saat teduh. Tuhan ternyata berurusan dengan masalah cinta akan uang yang mulai muncul dalam hati saya.

Saya saat teduh pake Alkitab bahasa mandarin en ketika sampe di ayat 5 bahasa mandarinnya seperti ini, “ni men cun xin bu ke tan ai qian cai”

Wah itu bahasa mandarinnya dashyat!! Bahasa Indo cuman janganlah menjadi hamba uang. Tapi di dalam bahasa mandarin, cun xin = bermaksud, sengaja, bu ke = sekali-kali jangan, tan ai = dengan serakah mencintai, qian cai = kekayaan materi.   

Jadi terjemahannya kira-kira, janganlah sekali-kali kamu bermaksud untuk mencintai kekayaan dengan serakah.

Pas baca bahasa mandarinnya saya sadar saya itu sudah ‘tan ai cai qian’. :(

Lanjutan ayat itu mengagetkan saya. Kenapa? Coz ayat itu ngga berbunyi, janganlah kamu menjadi hamba uang, nanti kamu masuk neraka … lanjutannya ngga begitu. Kalimat berikutnya,

“Karena Allah telah berfirman: ‘Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau, dan aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.’”

Guys, saya katakan dengan sejujurnya, kenapa saya jadi ‘cinta akan uang’. Saya jadi ‘cinta akan uang’ karena saya pikir, kalo ada uang, nanti saya ‘aman’. Kehidupan saya pasti terpelihara. Saya ngga akan jadi orang terlantar … mau makan ada, mau pake baju apa ada. Kalo sakit ngga kuatir, bisa ke dokter. Itu pikiran saya guys.

Tapi Tuhan bilang, “Nik, kamu jangan jadi hamba uang. Aku tau kamu kuatir soal masa depan, tapi kamu ngga perlu dan jangan sampe jadi hamba uang karena Aku yang akan memelihara kamu!! Aku ngga akan ninggalin kamu!”

Saya diem. Firman Tuhan bicara dengan jelas dan tegas. Tuhan tau apa letak ketakutan saya yang sebenarnya dan itu yang dijawab Tuhan.

Eh saya dapet dari bagian Alkitab yang laen lagi soal cinta akan uang.

Guys, inget, Alkitab tidak bilang UANG AKAR dari segala kejahatan!! Alkitab bilang CINTA AKAN UANG itu akarnya. Banyak orang kaya, punya uang tapi tidak akan cinta akan uang. Sebaliknya banyak orang miskin, tapi cinta akan uang.

Saya pernah baca sebuah buku motivasi utk jadi kaya. Ada 1 bagian dari buku itu yang membuat kening saya berkerut. Intinya dia bilang, “Banyak orang berpendapat ‘Uang adalah akar dari kejahatan’, tapi sebenarnya, ‘Tidak punya uang adalah akar dari kejahatan’.”

Pas baca itu sekalipun dia ngga mencantumkan ayat tapi saya tau dia kutip Alkitab. :p Secara logika, apa yang dia bilang itu sepertinya benar, tapi saya merasa ada sesuatu yang aneh. Coz saya percaya Firman Tuhan pasti benar. Saya liat ayat itu lagi dan saya baru ngeh, penulisnya itu menghilangkan kata ‘cinta akan uang’. En saya sadar, ini yang namanya tipu muslihat iblis!! Iblis pake taktik yang sama dengan cara dia menyerang Hawa. Dia pake firman Tuhan, cuman ditambahi dan dikurangi sedikit. :s  Tau donk akhir dari cerita Hawa? Hawa kemakan bujuk rayu iblis, dan BOOOMM … kita semua ada di dunia yang berdosa. :p

Guys, kalo Tuhan bilang “Jangan kamu jadi hamba uang”. “Orang yang ingin kaya terjatuh dalam pencobaan, ke dalam berbagai jerat dan ke dalam nafsu yang hampa dan yang MENCELAKAKAN, yang MENENGGELAMKAN manusia ke dalam KERUNTUHAN dan KEBINASAAN.” 1 Timotius 6:9-10. Itu Tuhan SERIUS!! Tuhan ngga lagi bercanda.

Cinta akan uang, itu masalah yang serius.

Kalo ketika kalian baca ayat-ayat di atas, Roh Kudus menyadarkan kalian, cepat-cepat bertobat guys!! Pegang janji Tuhan di Ibrani 6:13.

“Karena Allah telah berfirman: ‘Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau, dan aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.’”

 

Bukan uang yang memelihara kita, tapi Allah.

 

Jakarta, 8 Mei 2007

I’m speechless *again*

Ah Tuhan, kalo lawan Kamu mah gue speechless mulu. :p

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."