• PDF

Bapamu Juga Bermimpi

Penilaian Pengunjung: / 32
TerjelekTerbaik 
  • Minggu, 09 Mei 2010 16:53
  • Ditulis oleh Henry Sujaya Lie
  • Sudah dibaca: 6761 kali

Hidup itu penuh dengan kemalangan”, demikian keluar dengan pahit dari mulut seorang janda bernama Naomi. Bayangkan seorang janda, yang baru saja diringgal oleh suami dan bahkan anak laki-lakinya. Sang janda yang malang ini hidup di tengah kelaparan yang melanda Israel dan harus mengungsi ke tanah asing, menjadi orang asing di tengah bangsa asing. Lalu, bukannya hidupnya bertambah baik di sana, bahkan suami dan kedua anak lelakinya pun meninggal di sana, meninggalkan dia dan kedua menantunya.

Bayangkan sesaat.

Seorang ibu tua, berjuang untuk hidup. Dengan mimpi dan keinginan sederhana. Lalu semuanya hilang begitu saja. Tak heran dengan pahit dia berkata, "Janganlah sebutkan aku Naomi; sebutkanlah aku Mara, sebab Yang Mahakuasa telah melakukan banyak yang pahit kepadaku. Dengan tangan yang penuh aku pergi, tetapi dengan tangan yang kosong TUHAN memulangkan aku. Mengapakah kamu menyebutkan aku Naomi, karena TUHAN telah naik saksi menentang aku dan Yang Mahakuasa telah mendatangkan malapetaka kepadaku."

Dia menolak dipanggil Naomi – yang artinya kesenangan – dan meminta dipanggil Mara, yang artinya pahit.

Bagi Naomi, mimpi yang dia rindukan kelihatan sederhana. Dia ingin dengan tenang memangku cucunya di hari tuanya. Kelihatannya sebuah permintaan yang layak dan sederhana. Tapi semua itu sekarang menjadi tidak mungkin, kedua anak lelakinya mati tanpa meninggalkan keturunan!

Bukankah kita juga sering demikian? Hidup kita dipenuhi dengan mimpi dan harapan. Banyak yang sudah dikandung dari sejak kecil. Dan ketika sesuatu terjadi dalam hidup dan mengkandaskan impian kita, maka kita merasa hidup dan semangat kita pun menguap bersama kandasnya harapan itu. Seperti halnya Naomi, yang bersusah payah memelihara mimpi itu sampai merantau ke tanah Moab, mungkin kita juga sudah menghabiskan begitu banyak daya upaya, waktu, peluh, air mata, semuanya....untuk berusaha meraih mimpi itu, hanya untuk dihadapkan pada gunung kekecewaan dan jurang kegagalan. Dan melihat serpihan mimpi-mimpi kita yang pecah di dasar jurang.

Sedikit kita ketahui bahwa Tuhan di atas sana juga merancangkan mimpiNya untuk kita dan menjadikan segala sesuatu baik pada waktunya. Tahukah engkau, bahwa Bapamu di atas sana juga telah dan sedang bermimpi bagi dan tentang engkau? Dia menenun mimpi itu dengan sabar, karena Dia melihat rancangan mimpinya seperti sebuah karya tenunan yang terbaik.

Kita tahu, cerita Naomi ini adalah kisah “happy-ending”, pada akhirnya Alkitab menulis, "Sebab itu perempuan-perempuan berkata kepada Naomi: "Terpujilah TUHAN, yang telah rela menolong engkau pada hari ini dengan seorang penebus. Termasyhurlah kiranya nama anak itu di Israel.Dan dialah yang akan menyegarkan jiwamu dan memelihara engkau pada waktu rambutmu telah putih; sebab menantumu yang mengasihi engkau telah melahirkannya, perempuan yang lebih berharga bagimu dari tujuh anak laki-laki." Dan Naomi mengambil anak itu serta meletakkannya pada pangkuannya dan dialah yang mengasuhnya.Dan tetangga-tetangga perempuan memberi nama kepada anak itu, katanya: "Pada Naomi telah lahir seorang anak laki-laki"; lalu mereka menyebutkan namanya Obed. Dialah ayah Isai, ayah Daud."

Pada awanya Naomi melihat Allah yang kejam mengacungkan tanganNya dan menghancurkan hidupNya, akhirnya di hari tuanya Naomi memangku cucunya dengan gembira. Dan bukan hanya itu, dia melihat mimpi Allah yang indah buat dia juga terwujud, bahwa Allah bermimpi supaya Naomi dapat mengenal dengan baik siapa Dia.

Dan Allah yang bermimpi, juga mewujudkan mimpi-Nya bahwa cucu yang dipangku Naomi menjadi nenek moyang dari raja Daud dan Kristus. Mimpi ini, terlintas di pikiran Naomi pun, tak pernah.

Saudara, kita semua punya mimpi-mimpi. Banyak yang dikandung dari sejak kecil. Entah itu untuk diri sendiri, dari diri sendiri, atau mungkin untuk orang lain. Tapi ketahuilah Bapamu di atas sana, juga sedang bermimpi tentang engkau.

****

Inspirasi dari buku 'Shattered Dreams' oleh Larry Crabb

 

 

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
aprijanto  - Bapamu juga mempunyai mimpi   |175.106.22.xxx |16-08-2010 13:58:51
Terima kasih, artikel nya sangat menguatkan, membuat saya semakin semangat dan
yakin untuk semakin maju berjalan bersama Tuhan Yesus, karena ternyata Dia juga
selalu mempunyai mimpi untuk memberikan hal2 yang terbaik buat kita semua yang
percaya dan terpanggil dalam namaNya. Terpujilah Tuhan Yesus.
tjiauw  - Mimpi BAPA..   |203.78.120.xxx |16-08-2010 22:13:17
Mimpi BAPA seringkali tidak seperti mimpi yang kita ingini..
Tapi, PERCAYALAH
MIMPI-NYA (BAPA) adalah yang terbaik buat setiap kita..
GOD BLESS WE ALL..
Nie  - Bapamu Juga Bermimpi   |202.51.253.xxx |18-08-2010 13:41:17
Aku percaya, apa yang kualami sekarang akan berakhir denagn kebahagian
bersamaMU, Allahku. amin

Terima kasih, ini sangat memberkati. GBU
Oyizt Ian  - Janji Tuhan   |Author |27-08-2010 18:44:27
Tuhan memang benar-benar telah menjanjikan semua itu indah pada waktunya...
Egi  - Bapamu juga bermimpi   |125.165.130.xxx |01-09-2010 14:11:30
Sangat mengharukan mengetahui Bapa kita juga bermimpi untuk masa depan
kita...hal yang tak pernah terbayangkan.
maria  - Mimpi Bapa     |Registered |13-09-2010 01:17:46
GOD apa mimpiMU untukku
dwi satya  - Bapamu juga bermimpi   |114.58.114.xxx |13-09-2010 05:35:32
Tinggal kita teguh dalam iman. Taat dan setia sampai akhir. Karena rancangan
Bapa kita indah pada waktuNya..GBU
steven  - need a little hand   |125.166.102.xxx |21-09-2010 08:19:05
saya sedang dalam masa berat.. tapi saya tahu bahwa tangan tuhan sedang bekerja
atas saya..
jadi mohon dibantu doanya y guys supaya saya bisa melalui masa"
berat saya tersebut.. amin..
keeps pray.. cause things may not always make sense
to us..
Ricky  - Amien,,.   |64.255.180.xxx |24-09-2010 07:00:00
BAPA,,kuharap sgla mmpi Mu bagiku sgra trjdí,,.AmIIn
Laskar     |114.123.204.xxx |30-09-2010 15:02:45
Let me dream Your impossible dreams, Father God, and let us fulfilled them,
Lord!!
stellla rumambi  - Bapa mu bermimpi     |210.24.110.xxx |31-10-2010 14:50:38
ketakutan akan suatu hal yang tidak saya ketahui terlebih dahulu itulah ketika
saya bermimpi namun membaca artikel ini menyadarkan saya bahwa Tuhan ada dalam
setiap mimpiku
adhi196   |111.95.59.xxx |12-11-2010 12:31:21
Thanks God... Atas semua rancangan yang Kau tetapkan bagi hidup keluarga
kami....
Meily Wirana  - Dream of Father in Heaven   |182.7.109.xxx |30-01-2011 21:24:17
Thank you Lord, You're my Father..
Firman-Mu berkata "mata-Mu melihat selagi
aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan
dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya." ( Mzm 139:16 )
Denz  - Mimpi Bapa?   |202.152.243.xxx |27-09-2011 21:04:43
lebay.
sampai Bapapun bermimpi.
imajinasi tingkat tinggi.
wes..wes..
Hendrik  - Mimpi bapa buat anak"nya     |114.79.56.xxx |27-09-2011 21:42:01
Terimakasih bapak disurga untuk mimpi yang engkau rancangkan di dalam
hidupku,Aku berterimakasih karna apa yang bapak rancangkan pasti baik dalam
hidup kami,terjadilah seperti yang engkau mau...
Amin.

YHBU,,,
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."