• PDF

Tempat Peristirahatan Allah

Penilaian Pengunjung: / 2
TerjelekTerbaik 
  • Sabtu, 18 April 2009 12:02
  • Ditulis oleh Henry Sujaya Lie
  • Sudah dibaca: 2087 kali
Masih ingat tulisan saya yang lalu tentang “Dancing on the Water” ? Hmm…ya! Betul! Itu tuh, tulisan tentang kejadian sesaat sebelum hari pertama penciptaan. Keadaan yang bergolak, gelap gulita, kacau balau namun ada Roh Allah yang melayang-layang di atas air. Artinya, gimanapun buruk dan hancur keadaan kita, selalu ada harapan dan mukjizat di atas kemustahilan, di dalam kuasa Roh Allah. Dan emang…jreng!! Gelap gulita dan kekacauan pun jadi terang dan keteraturan…inget..inget? Itu hari pertama.

Nah, sekarang kita meloncat deh ke hari ke tujuh, ceritanya setelah penciptaan selesai. Apa yang terjadi? Alkitab bilang, “Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu” (Kej 2:2).

Kata berhenti yang dipakai dalam Akitab kita, kalau dalam bahasa Inggris adalah “rest” atau beristirahat. Dalam bahasa aselinya yaitu “Qal”, kurang lebih artinya istirahat atau berhenti dari pekerjaan (ceased from labor).

Wah, apa artinya ya? Apakah itu berarti Allah tuh kemudian pas hari ketujuh (atau tiap hari Sabat) lalu pergi cuti berlibur, lalu bersantai-santai…Hmm..mungkin Tuhan berlibur berjemur di salah satu pantai, menikmati matahari yang baru diciptakanNya. Ngga lupa Tuhan pasang papan gede-gede di dekatNya, tulisannya: “DON’T DISTURB – IN HOLIDAY”.

Gitu yah?

Hmm, kayaknya kagak deh. Tuhan Yesus pernah bilang, waktu Dia ditegur orang Farisi karena Dia nyembuhin orang sakit pas hari Sabat, bahwa BapaNya ga berhenti bekerja sampai sekarang, jadi Dia pun ga berhenti. Iyalah..gawat dong..kalau Tuhan ambil cuti tiap hari Sabat..terus permohonan doa bakalan numpuk..iya ngga? J

Jadi apa dong arti istirahat di sini? Hmm di sini rahasianya, istirahat di sini adalah masuk ke hadirat Allah. Alkitab bahkan mengajarkan bahwa kita perlu berjuang atau berusaha atau bekerja keras untuk masuk ke tempat peristirahatan ini (Ibr 4:11). Nah, lho! Apa ngga bingung? Bekerja keras untuk beristirahat? Jadi mau kerja atau istirahat nih?

Rahasianya ada di kisah tentang Yakub. Inget ngga cerita tentang anak muda yang waktu mudanya menipu hak kesulungan dari kakak kembarnya, Esau? Karena hal itu maka Esau marah besar dan berikhtiar untuk membunuh Yakub. Akibatnya Yakub harus melarikan diri dari kampung halamannya dan mengembara selama bertahun-tahun untuk menghindari kakaknya. Tahun demi tahun berlalu, kini tiba saatnya pulang. Yakub, dengan membawa anak isterinya, tahulah ia, bahwa ia tidak dapat menghindari kakaknya.

Luar biasa gelisahnya Yakub untuk menghadapi hari yang paling ditakuti seumur hidupnya. Sendirian di tepi sungai Yabok, dia kemudian bergulat dengan Seseorang. Yakub bergumul, bergumul terus, sampai kemudian pangkal pahanya disentuh dan dia menjadi pincang. Hmm..pangkal paha. Mengapa pangkal paha?

Friends, buat orang yang lagi bergulat, pokok kekuatannya ada di tiga tempat. Pertama leher, lalu biseps tangan dan kemudian pangkal paha. Namun yang terpenting adalah pangkal paha karena itu menentukan kekuatan kuda-kudamu. Nah, apa artinya?

Yakub bergumul dengan Allah namun masih mengandalkan kekuatannya sendiri. Sampai suatu ketika pangkal pahanya disentuh, dan dia menjadi lemah. Dan saat itu dia harus menyerah sepenuhnya. Mengandalkan Tuhan sepenuhnya.

Guys, seringkali kita masuk ke dalam hadirat Allah, namun penuh dengan agenda kita sendiri. Seringkali kita terbeban begitu berat dengan masalah kita, sehingga kekuatiran dan kegelisahan yang melingkupi kita. Namun, seperti Yakub, ada saatnya kita harus menyerah dan mengandalkan Tuhan sepenuhnya. Kita harus memilih dan mengerti bahwa, di tangan Allah segala masalah kita tak berarti. Selama kita mengandalkan kekuatan kita, kegelisahan dan kekuatiran dan ketakutan akan merajalela.

Yakub tidak berhenti terus. Bahkan kini dia memohon, “Aku tidak akan membiarkan engkau pergi jika engkau tidak memberkati aku.

Hmm.. kelihatannnya tuh ayat ini menggambarkan kok Yakub kurang ajar sekali sampai maksa-maksa begini. Tapi guys, no-no-no... Yakub bukannya kurang ajar, melainkan menunjukkan penyerahan total, seolah-olah dia menjerit:
“Aku tahu hanya Engkau tumpuan harapanku”
“Hanya Engkau yang dapat menyelamatkan aku..”
“Aku mau mengandalkan Engkau sepenuhnya”
“Aku mau mempertaruhkan imanku kepadaMu..”

Dan ini menunjukkan ketekunan Yakub, bahwa dia tidak mau menyerah. Hari mungkin sudah mau siang. Tapi dia memeluk kaki Allah dan tidak membiarkan Dia pergi.

Hmm guys..seringkali kita menyerah bukan?
“Adooohhh...sudah tahun ketujuh aku berdoa buat keselamatan orang tua-ku, sudah saatnya berhenti. Nyerah deh...”
“Huh! Kayaknya Tuhan emang ga mau nolong. Kalo mau nolong kenapa ga dari dulu?”
“Cukup...sudah! Ini adalah hari ke tujuh-ratus-tiga-puluh-dua aku berdoa....”
Dst...dst...dst....

Guys, mungkin banyak dari engkau sedang berjuang dan bergumul dalam doa. Bergumul dalam hadirat Tuhan. Percayalah di situ tempat peristirahatan kita. Kita perlu bertekun dan berjuang, untuk masuk ke tempat peristirahatan itu. Tapi di situlah sumber kekuatan dan berkat kita. Dan terlebih dari itu, disitulah engkau akan mengenal dan bertemu muka dengan muka, dengan kekasih kita, Kristus.

Alkitab melanjutkan, “Lalu diberkatilah Yakub di situ’. Dan dia berubah dari Yakub (penipu) menjadi Israel (pejuang Allah).

************
Singapore, 26 April 2005

Dedicated to Rev. Kong Hee of City Harvest. Some part is inspired by Wigglesworth’s sermon published on July 14, 1945. Dedicated to those who attended the MenaDo on 4 April 2005, to whom this was shared. And to all readers of FA-BCS Material for April Week 1. ~this time my hermeneutics is okay ahahahha
J ~

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Ev.Kawi Armiyasa  - Yakub bergumul dengan Allah   |125.167.144.xxx |30-10-2009 12:56:20
dahsyat men....!
tidak ada kedamaian dalam hidup ini selain kita berada dalam
hadirat Tuhan.
Thank's buat Firman Tuhan ini. JBU
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."