• PDF

Kesaksian: Tidak ada yang kebetulan bagi-Nya

Penilaian Pengunjung: / 25
TerjelekTerbaik 
  • Senin, 26 Oktober 2009 13:53
  • Ditulis oleh admin
  • Sudah dibaca: 10086 kali

Submitted By: Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
Kota: Surabaya
Profesi: Dosen

Kesaksian: Pada kesempatan ini saya ingin berbagi tentang karya Tuhan Yesus dalam hidup saya yang terindah dan takkan pernah terkubur hingga kapan pun.

Tahun 2002 silam saya diperhadapkan dengan suatu pergumulan yang luar biasa. Ibu saya mengalami sakit keras selama kurang lebih 3 minggu. Ia terbaring lemah dan tidak berdaya. Makan dan minum semuanya harus disuapi oleh orang lain. Waktu itu saya berada di Jakarta dan melayani di sebuah gereja di Jl. Kebon Sirih Jakarta Pusat.

Suatu sore saya begitu gelisah dan memikirkan ibu saya. Saya tidak pernah tahu kalau ibu saya sudah diopname selama 3 minggu. Ketika saya menelpon keluarga, mereka menyampaikan bahwa ibu saya sedang mengalami sakit keras. Akhirnya saya memutuskan untuk pulang ke tempat asal saya. Ketika saya menemui ibu saya, saya berusaha menahan air mata saya. Di dalam hati, saya berkata: "saya harus kuat." Ketika ibu saya mendengar bahwa saya telah ada di dalam ruangan di mana ia dirawat, ia segera bangunĀ  dengan wajah yang sangat ceria dan penuh bahagia. Hal ini membuat semua keluarga kaget bercampur senang, hal ini disebabkan karena sudah 3 minggu ibu saya tidak bisa bangun dari tempat tidurnya. Kehadiran saya bagaikan air sejuk yang mengalir di dalam tubuhnya. Ia ternyata sudah lama merindukan kehadiran saya di sisinya.

Waktu itu saya duduk di sampingnya dan mengajak dia berdoa. Ketika saya sedang berdoa, saya tidak dapat menahan air mata. Saya sangat sedih dan hancur. Namun puji Tuhan, selama saya berdoa bisa menahan kesedihan saya. Namun ketika saya selesai berdoa, saya tidak sanggup menahan air mata. Waktu itu saya meluapkan kerinduan saya yang dalam dan rasa cinta yang terpendam karena berpisah sekian lama demi panggilan studi untuk melayani TUHAN, dengan menangis sambil memeluk ibu saya. Kami semua akhirnya terlarut dalam sukacita dan kebahagian karena Tuhan menghadirkan saya di tengah-tengah keluarga saya dan secara khusus berjumpa dengan orang yang sangat saya cintai, yaitu ibu saya.

Hari berganti hari, ibu saya semakin pulih kesehatannya. Namun ada suatu hal yang membuat saya hancur... ibu saya menyampaikan sesuatu kepada saya ketika hanya kami berdua berada di dalam ruang perawatannya. Ia menyampaikan sesuatu yang tidak pernah saya pikirkan seumur hidup saya. Ia memulai cerita sekaligus pengakuan dengan harapan saya dapat memberinya pengampunan... ia mulai menuturkan: "pada kesempatan ini mama ingin menyampaikan sesuatu yang bertahun-tahun mama pendam di dalam hati. Mama mohon maaf serta ampunan darimu karena ketika kamu sedang dalam kandungan mama, mama sudah menolakmu. Mama tidak menginginkan kelahiranmu. Mama berusaha untuk menggugurkanmu. Namun semuanya tidak menghasilkan apa-apa. Waktu kamu lahir, mama menyuruh orang lain untuk menyusuimu. Mama merasa berdosa dan mengalami tekanan batin selama bertahun-tahun. Tapi hari ini mama terbuka dan memohon pengampunan darimu. Mama telah memohon ampun dari Tuhan Yesus, namun hari ini mama berharap kamu mau mengampuni mama." Ketika ibu saya menyampaikan hal ini, saya hanya terdiam dan meneteskan air mata seraya berkata kepadanya, "mama sebagaimana Tuhan Yesus mengampuni mama, saya juga mengampuni mama." Saya hancur dan berkata di dalam hati Tuhan mengapa hal ini harus terjadi? Tuhan Yesus berkata dalam hati saya, justru apa yang saya alami merupakan suatu karya yang luar biasa yang Tuhan sedang buat di dalam hidup saya. Anak yang tidak diinginkan hidup justru dipilih Tuhan untuk diselamatkan dan dipakai-Nya secara khusus untuk melayani Dia. Saya mengalami perasaan hancur bercampur syukur atas apa yang sedang terjadi. Waktu berganti waktu ibu saya mengalami pemulihan yang luar biasa.

Saya pada akhirnya memutuskan untuk kembali ke Jakarta untuk melayani Tuhan. Ia melepaskan saya dengan senyuman yang manis. Saya berkata, "Mama, kita akan bertemu Desember nanti untuk natal bersama. Bukankah kita sudah tidak natal bersama selama 8 tahun?" Namun ia berkata, "jangan janji nak, karena janji adalah hutang. Jika Tuhan berkenan hal itu pasti terlaksana." Akhirnya saya menyetujui apa yang ibu saya ucapkan. Saya berangkat ke Jakarta untuk kembali melayani di gereja yang Tuhan percayakan. Ketika saya tiba di Jakarta, ternyata Tuhan berbuat lain. Ibu saya telah dipanggil-Nya kempali ke pangkuan-Nya. saya mengalami perasaan yang hancur. Hancur dan sungguh-sungguh hancur... saya kecewa dengan Tuhan atas apa yang Ia buat di dalam hidup saya. Saya memutuskan untuk melupakan-Nya. Saya tidak mau berdoa lagi, saya tidak pernah ke gereja, saya keluar dari pelayanan. Selama 3 bulan saya tidak pernah mengingat Tuhan. Saya sangat sedih dan kecewa karena Tuhan tidak menjawab doa saya dan saya tidak bisa berjumpa dengan ibu saya yang terakhir kali dan melihat jenazahnya. Waktu terus bergulir. 3 bulan telah lewat dalam kehampaan dan kehancuran hati saya. Namun, di suatu pagi di hari minggu, Tuhan mulai menyapa saya. Di dalam hati saya terdengar suatu suara yang lembut dan manis berkata, "AKU mengasihimu, kembalilah anak-Ku!" Suara itu begitu kuat dan membuat saya tidak berdaya melawannya. Akhirnya saya memutuskan untuk mengikuti ibadah sore di sebuah gereja di Jakarta Pusat. Ketika saya memasuki ruang ibadah, saat itu sedang ada pujian dan penyembahan di awal ibadah. Saya mengambil tempat duduk paling belakang. Saat itu saya tidak dapat mengeluarkan satu kata pun. Saya hanya bisa menangis dan menangis. Mulai dari awal ibadah berlangsung hingga selesai saya hanya menangis dan memohon belas kasihan-Nya untuk memperbaharui hidup saya. Ia memulihkan hidup saya...!!! Puji TUHAN YESUS. Saya dibangkitkan-Nya dan memulai babak baru bersama Tuhan. Mulai saat itu Tuhan berkarya di dalam hidup dan pelayanan saya.

Saya akhirnya melanjutkan kuliah S-2 di sebuah Institut Theologia di Jakarta. Setelah wisuda pada tahun 2007, Tuhan memimpin saya bergabung dengan sebuah perguruan tinggi theologia di Surabaya. Saya tidak pernah menyangka Tuhan membuat semuanya indah. Saya mendapat posisi yang sangat baik di lembaga itu. Selain mengajar saya juga diberi kesempatan oleh Tuhan untuk mengambil S-2 di Surabaya dengan jurusan yang berbeda. Puji Tuhan, tahun 2009 ini saya akan mengakhiri kuliah S-2 saya yang kedua. Saya juga sedang mempersiapkan diri untuk mengambil program S-3 tahun depan. Semuanya itu hanyalah kemurahan Tuhan bagi saya. Saya sangat berbahagia karena Tuhan Yesus mau memakai saya untuk mengerjakan pekerjaan-Nya.

Akhirnya saya mau sampaikan bahwa segala sesuatu yang terjadi di dalam hidup kita tidak ada yang terjadi kebetulan. Semuanya telah direncanakan-Nya dari semula untuk menyatakan kemuliaan-Nya. Ia berdaulat atas segala sesuatu yang diciptakan-Nya. Ia memulai dan mengerjakan di dalam kita rencana kemuliaan-Nya tanpa sedikit pun andil dari kita. SOLA GRATIA, SOLA FIDE, SOLA SCRIPTURA. Soli Deo Gloria.

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Artha   |203.191.47.xxx |28-10-2009 14:15:52
Kesaksiannya sangat sangat menggugah dan menginspirasi saya bahwa Tuhan Yesus
selalu ada dalam segala aspek kehidupan kita, bagaimana kita mau dan setia
terhadap panggilan pelayanan kita apapun keberadaan kita, Amiin
Rilly  - Yah Yesus Pengasihan-Mu sempurna   |221.31.150.xxx |31-10-2009 17:20:50
membangun dan membantu saya dalam pergumulan yang saya hadapi saat
ini......[b]bahwa Semuanya telah direncanakan-Nya dari semula untuk menyatakan
kemuliaan-Nya..yah TUhan ajarkau lebih dalam lagi akan kasi-=mu...agar ku tak
menjauh dari-Mu
shandy  - Yesus Allah yang baik   |202.182.163.xxx |08-11-2009 06:04:33
kesaksian yang menggugah batin saya, saya ingin merasakan saat saya di peluk
oleh Bapa, ingin merasakan saya di panggil untuk melayani, jujur saya menangis
ketika membaca kesaksian ini, karena saya ingin mendapatkan apa yang telah
penulis dapatkan, kenal lebih dekat dengan Dia
Cute  - Tuhan Ajaib   |118.96.52.xxx |10-11-2009 19:17:55
Terima kasih u/ kesaksian yg indah ini, kadang kita harus menempuh jalan hidup
yg pahit, u/ dpt menggenapi rencana Nya....terima kasih Tuhan, Engkau sangat
baik bagi kami, ajar kami terus percaya kepada Tuhan baik dalam keadaan susah
maupun senang...Amin
Ivan  - Segala sesuatu Indah Pada Akhirnya   |118.96.74.xxx |11-11-2009 18:11:49
Sungguh dan sungguh ajaib Tuhan kita dan biarlah penulis kesaksian ini dapat
diberkati oleh Tuhan. Memang rencana Tuhan Indah pada Akhirnya asalkan kita mau
dipeluk oleh DIA dan berkata aku mengasihiMU Yesus GBU
Christian Siregar  - Tidak ada yang kebetulan bagiNya   |60.52.0.xxx |23-04-2010 19:28:24
Suatu rahasia yang sangat tragis,....si anak sendiri tidak akan pernah tahu
kalau dulunya dia sudah ditolak, akan tetapi Rancangan Tuhan jugalah yang jadi.
Puji Tuhan kalau akhirnya anak yang pernah ditolak ternyata di pakai Tuhan
dengan luar biasa, terpujilah Tuhan.
Audy Tampi  - Sangat luar biasa   |125.167.230.xxx |03-08-2010 21:03:22
Sangat-sangat terharu membacanya, ini membuat iman kita terus....semakin tumbuh,
sangat bagus kalau dapat dibuatkan film (durasi pendek).GBU
tian   |203.128.250.xxx |22-08-2010 15:22:17
kesaksian yg luar biasa bagi saya, kesaksian anda membuat saya menangis dan
terharu.. saya percaya Tuhan juga mengasihi anda termasuk saya. kemuliaan hanya
bagi Dia.
tian  - Tuhan Luar Biasa   |203.128.250.xxx |22-08-2010 15:25:46
kesaksian yg sangat menggugah hati saya. saya sangat terharu sampe menangis dng
kesaksian anda. Tuhan memang sangat baik dan teramat baik. kemuliaan bagi Dia.
lucy  - Tuhan Yesus dahsyat   |110.138.20.xxx |11-11-2010 23:24:20
rencana & rancangan Tuhan bukanlah rencana & rancangan manusia.
Que la grace du
Seigneur Jesus soit avec tous.
jeky  - komentar     |182.1.63.xxx |15-04-2011 13:08:08
aq sangat terharu dgn kesaksian mu,,,,,memang Tuhan itu baik bagi smua orang
walaupun kadang kita kita menyakita Dia.tetap smangat dalam pelanan GBU
esther  - komentar   |125.163.166.xxx |03-05-2011 16:25:59
semua yang terjadi dalam hidupku bukan sebuah kebetulan... Tuhan punya rencana..
rencana yang sangat indah....
terimakasih untuk kesaksian yang sangat indah
ini...GBU
yosep priyono  - komentar     |202.169.229.xxx |25-05-2011 21:09:17
Shalommmm........kesakasian yang sangat menyentuh karena kesaksiannya hampir
sama dengan kehidupan saya...dan cukup membuat saya menangis terharu....n
membuat saya rindu dengan ibunda saya yang telah bersama Tuhan Yesus di
Surga....GBU...
Jusuf   |125.167.140.xxx |24-06-2011 23:35:43
tidak ada yang kebetulan dalam hidup ini, Tuhan memegang kendali penuh, segala
sesuatu yang terjadi dalam hidup adalah kehendak TUHAN. oleh Dia dan untuk Dia
segala kemuliaan.
nona  - Yesus Kristus Tuhan   |86.80.88.xxx |29-07-2011 23:05:59
Dia tahu apa yg terjadi didalam hidup setiap anak yg dikasihinya...Pengampuan yg
luar biasa... terima kasih untuk kesaksiannya sudah menjadi berkat untuk hidup
saya. Terpujilah YKT kita.
varid   |182.6.98.xxx |13-10-2011 22:08:55
Seperti sedang berkaca sewaktu say membaca kesaksian ini... Terima kasih atas
kesaksiannya, sungguh sangat menguatkan saya, Tuhanlah yang menenun kita sejak
dalam kandungan ibu kita, dan dia juga yang memilih bahkN menetapkan kita
sebagai alatNya, dan segala rencanaNya tak akan pernah gagal, selalu berhasil,
dan sempurna dalam hidup kita. Aminn....
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."