• PDF

Bukan Ibu yang Baik

Penilaian Pengunjung: / 17
TerjelekTerbaik 
  • Rabu, 12 Agustus 2009 10:12
  • Ditulis oleh Krismariana
  • Sudah dibaca: 3481 kali

Pertanyaan baru yang sering dilontarkan kepadaku akhir-akhir ini adalah: Sudah punya momongan belum? Atau, sudah ada yunior? Atau, anakmu berapa?

Kami baru setahun menikah, pertanyaan seperti itu sering banget dilontarkan kepadaku. Kebanyakan sih yang tanya adalah teman-teman lama yang kujumpai di muka buku alias facebook. Kadang bosen juga ditanya seperti itu. Ini rasanya mirip dengan pertanyaan: "Kapan lulus?", "Skripsinya sudah selesai?" saat aku sedang diselimuti kebosanan dalam mengerjakan skripsi. Atau pertanyaan itu mirip dengan pertanyaan: "Kapan nikah?" "Kapan nyusul?" saat masih pacaran dan belum tahu mau menikah tahun kapan (maksudnya sih, memilih mau putus atau tetap pacaran tapi nggak kawin-kawin ... eh, nikah ding! hehehe.) Tapi yah, barangkali itu adalah pertanyaan basa-basi yang cukup aman dilontarkan. Kan tidak mungkin to tanya, kapan mau mantu? Hahaha.

Di antara kebosananku ditanyai hal yang itu-itu saja, seorang temanku memberi saran: "Kalau ditanya begitu, jawab aja, tiga. Bukumu kan sudah keluar tiga. Buku itu kan bisa disebut anak-anakmu to?"

Haiyaaa! Betul juga. Saat ini, buku-bukuku itulah yang jadi anakku. Begitu juga tulisan-tulisan yang sudah nangkring di blog pribadiku di situs ini. Tapi barangkali aku adalah ibu yang tidak baik. Loh kok? Soalnya aku suka lupa, aku sudah nulis apa saja. Hi hi hi. Jadi, ketika suatu sore aku mengobrol dengan temanku dan dia menyebutkan judul-judul tulisanku, aku cuma pringas-pringis dan dengan jujur membuat pengakuan: "Aku lupa dengan tulisan-tulisan itu." Welhadalah .... "Jadi ada penulis yang lupa tulisannya, tetapi pembaca ingat tulisan si penulis?" 

Jadi, memang begitulah kenyataannya. Aku bukan ibu yang baik atas tulisan-tulisanku. Terkadang kalau aku membongkar-bongkar file dan menemukan tulisanku, aku kadang heran, "Kok aku bisa nulis kaya begini ya?" sambil manggut-manggut penuh takjub. (Ya iyalah, tulisan sendiri ya mesti dipuji sendiri. Daripada tidak ada yang memuji sama sekali?)

Tiba-tiba aku teringat pada Bapa yang sudah menciptakan dan mengangkat aku menjadi anak-Nya. Dari sekian banyak manusia yang sudah Dia ciptakan, Dia toh masih mengingat kita satu per satu. Dan berbeda denganku yang tak ingat sudah pernah menulis apa, Dia ingat detail kita satu per satu. Kebayang nggak sih kalau Tuhan tiba-tiba lupa dengan kita? Bisa-bisa pas kita berdoa, Dia tanya, "Kamu itu siapa? Memangnya Aku pernah menciptakan kamu?" Waduh! Apa nggak gawat kaliwat-liwat itu namanya?

Jadi, marilah kita bersyukur karena Tuhan selalu mengingat dan menjadikan kita anak-anak-Nya.

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Riris     |61.247.32.xxx |12-08-2009 18:12:41
Hahaha...kamu lupa karena saking banyaknya buah karyamu.

Iya, untung Tuhan ga
akan pernah terserang AMNESIA ya..kalau iya wah waaah..bisa gaswat kita. Waktu
kita nagih janjiNYA, bisa-bisa DIA tanya,"Lha..kapan aku
janji?"

hehehe...keep writing !
anastasia  - Bukan Ibu yang Baik     |202.46.29.xxx |13-08-2009 15:42:49
Selamat pagi mbak Kris. Ini mungkin jawaban atas pikiranku 2 hari yang lalu ..

dalam hati aku bertanya kok mbak Kris gak nulis lagi ya ... eeehhh ternyata
muncul pagi ini .. kita pny feeling nyambung nih hehehe .. siip deehh ..
Tetep
sabar, cuek dengan omongan orang n terus berkarya.
SEMANGAT !!!
l3_han_l3o   |Registered |14-08-2009 23:10:32
@ good stoRy ;-)

aQ bR join nie, 'n Lam kenaL bwt smua2nya
yach..........

Tetap berkarya terus tuk membuat cerita2 yg menraik dLm
PEKABARAN INJIL!

God bLess Us ;-)
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."