• PDF

Doa dan Kesaksian Sederhana yang Menguatkan

Penilaian Pengunjung: / 26
TerjelekTerbaik 
  • Kamis, 05 Mei 2011 10:12
  • Ditulis oleh Krismariana
  • Sudah dibaca: 12348 kali

Aku tak pernah melupakan kejadian hari itu.

Pagi itu aku harus ke Slipi. Perjalanan ke sana dari rumahku memakan waktu 1,5 jam. Itu jika jalanan tak terlalu macet. Tetapi aku merasa agak kurang fit saat itu. Malam sebelumnya aku batuk dan sulit tidur. Batuk masih kurasakan sampai pagi. Aku memutuskan minum obat batuk sebelum berangkat. Masih ada cukup waktu untuk tidur sejenak sebelum berangkat. Obat batuk memang membuat mataku jadi berat.

Aku tidur kira-kira satu jam lalu terbangun dengan sedikit enggan karena rasanya badanku masih berat. Rasanya aku ingin di rumah saja. Tetapi aku sudah janji untuk menemui seseorang di Slipi. Ah, masak hanya karena sedikit batuk aku jadi manja begini sih? Aku teringat pernyataan bahwa jika kita keras terhadap diri kita, hidup akan menjadi lebih lunak. Entah benar atau tidak, yang jelas aku tak ingin menjadikan kantuk dan batuk menjadi alasan untuk tidak berangkat.

Untuk menuju Slipi total aku harus berganti kendaraan umum empat kali. Di dua kendaraan umum pertama, aku masih mendapat tempat duduk. Di kendaraan umum ketiga, bus sudah penuh. Biarlah, pikirku. Kalau aku tak segera naik bus itu, aku bisa terlambat. Benar, aku harus berdiri. Bus besar itu tak menyisakan tempat duduk buatku. Rasanya berdiri di bus dalam keadaan masih mengantuk terasa berat saat itu. Apalagi perjalanan masih jauh. Namun, aku memberanikan diri berdoa dalam hati, “Tuhan, aku ingin mendapat tempat duduk. Beri aku satu bangku untuk duduk.” Aku merasa, agak berlebihan jika doaku terkabul. Bus ini terus menaikkan penumpang, dan trayek tempuhnya masih jauh. Rasanya tak akan ada penumpang yang turun dalam waktu dekat.

Bus baru menempuh sepertiga dari trayeknya. “Proklamasi! Proklamasi!” Ibu yang duduk di bangku terdekatku turun! Aku mendadak terharu ketika tersadar bahwa doaku terkabul. Aku duduk menggantikan ibu tersebut. Aku bersyukur sekali Tuhan mendengar doa sederhanaku itu. Bahkan ketika aku merasa tak yakin, Tuhan masih memberi perhatian. Terima kasih Tuhan.

Belum lama aku duduk, tak lama naiklah sepasang pengamen.
“Jreng … jreng … jreng”
Sejauh timur dari barat
Kau membuang dosaku
Tiada Kauperhitungkan kesalahanku ….

Aku tertegun. Entah aku mesti merespons bagaimana. Baru saja Tuhan menghadiahiku tempat duduk di dalam bus yang mulai sesak dengan penumpang, sekarang para pengamen itu menyanyikan lagu rohani. Seolah lagu itu meyakinkanku bahwa Tuhan memang hadir dan menemani.

Lagu itu mengingatkan aku saat aku masih bekerja di sebuah penerbitan buku rohani. Setiap pagi kami berkumpul, melakukan renungan pagi bersama. Dan itu adalah salah satu lagu yang sering kami nyanyikan. Namun kali ini yang menyanyi bukan aku bersama teman-teman seruanganku, melainkan dua pengamen bersuara ala kadarnya.

Orang mungkin bisa mengatakan bahwa lagu itu tak cocok dinyanyikan di dalam bus kota. Tetapi toh, aku merasa lagu itu menghiburku. Mengingatkanku sekali lagi bahwa kasih karunia Allah begitu besar. Dia telah menebus aku–dan juga orang-orang di dalam bus kota ini jika mereka mengimani Kristus. Yesus telah menyelesaikan urusanku dengan Tuhan. Dosaku sudah dihapus. Hidup baru telah diberikan. Dan Dia juga masih menyediakan hal yang kubutuhkan, meski itu terbilang sepele di mata-Nya.

Nyanyian para pengamen itu juga mengingatkan aku untuk berani memberikan kesaksian. Mungkin kesaksian dalam bentuk lagu itu tampak ala kadarnya, tetapi toh lagu itu memberikan dampak tersendiri bagiku. Memberikan penguatan bahwa Allah tetap berkarya dan menemani meski di tempat serta suasana yang tampaknya sangat duniawi. Aku pikir, kita masing-masing bisa memberikan kesaksian mengenai penyertaan Tuhan. Jika itu bukan untuk menjangkau orang yang belum mengenal kasih karunia Allah, setidaknya bisa menguatkan sesama kaum beriman.

Aku berdoa kiranya lewat tulisan yang sederhana ini, nama Tuhan senantiasa dimuliakan. Dan kiranya kita juga ingat bahwa Allah senantiasa menyertai bahkan di saat maupun di tempat yang tampaknya Allah tak hadir di situ.

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tjiauw  - Kasih karunia TUHAN..   |203.78.121.xxx |06-05-2011 20:01:45
TUHAN dekat kepada orang yang berseru kepada-NYA, berseru kepada-NYA dalam
kesetiaan..
IA melakukan kehendak orang-orang yang takut akan DIA,mendengar
teriak mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka..
Amen..
GOD BLESS ALL..
Yeyentimalla Edison   |180.246.142.xxx |06-05-2011 21:17:05
Bagus sekali, Mbak. Pengalaman kecil tapi dimaknai dengan tepat... efeknya bisa
membelajarkan orang lain. Saya terkuatkan, sungguh, Allah baik.
Melly   |223.255.229.xxx |05-06-2011 12:58:11
Saat manusia yg paling lemah sekalipun berlutut & berdoa,surga bergerak &
iblispun gemetar.
Karena jadikan doa menjadi nafas kehidupan kt disaat
apapun,kapanpun & dimanapun. Gbu
shasta  - KHAWATIR   |125.167.2.xxx |26-07-2011 17:17:55
K.H.A.W.A.T.I.R

Satu kata yg terangkai oleh 8 huruf itu mempunyai arti yg
sangat luas, satu kata dngn 8 huruf mampu membuat hati tiap orang
yg dihinggapi rasa itu menjadi berantakan. Seperti yg kualami 2 hari
belakangan ini, namanya ibu rumah tangga, bohong kalau ada orang yg bilang
gak pernah dihinggapi rasa itu. Entah rasa khawatir pada anak-anak,
rasa khawatir pada pekerjaan rumah yg gak selesai-selesai, kadang masalah
sepelepun tak luput dari rasa khawatir itu, hahahhaha lebay banget
ya balik lagi ke topik semula, rasa khawatir yg kurasakan itu seolah
trs menghantuiku, semua berkaitan dngn kabar tentang kantor suami
yg belum tahu bagaimana kelanjutannya. Entah mau terus atau mau
tutup hati terus bilang “Percaya aja ke Tuhan, Tuhan gak akan
biarkan kita kelaparan” tapi tetap aja otak ini gak berhenti
berputar. Tentang bagaiman...
Imelda  - Tuhan ADA   |120.166.75.xxx |26-08-2011 03:24:27
Dlm setiap hal Tuhan ADA dan dia selalu ada...mgkn ini hal kecil, tp Dia
mendengar seruan kita ketika kita teriak minta tolong. Kesaksian ini
menguatkanku utk selalu meminta tdk hanya dlm pkara besar tp pkara kecil
sekalipun.....GBU
Prophet   |118.137.59.xxx |14-09-2011 10:22:20
” Mintalah, maka kamu akan diberi; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah,
maka pintu akan dibukakan bagimu”
kirana dewi avriani  - menguatkan     |203.128.82.xxx |21-10-2011 16:54:28
Hello, dari kesaksian ini saya bisa belajar bahwa walaupun terkadang kita tidak
yakin dengan Kuasa Tuhan tetapi Tuhan mengabulkan doa kita.
MAYUNGALLO   |39.209.210.xxx |07-12-2011 06:46:00
Memang sebagai manusia terkadang kita tidak menyadari akan penyertaan Tuhan bagi
perjalanan hidup ini, walaupun dalam hati tidak yakin jawabanNya tetapi Dia apa
yang kita Ucapkan Tuhan tahu. Karena itu kita harus yakin bahwa doa kita pasti
terjawab. Terima kasih.
muskadi sembiring  - doa   |114.79.8.xxx |17-01-2012 17:46:35
doa yang sederhana juga adalah tanda keakraban kita dengan Tuhan . Begitu
dekatnya kita sehingga apa pun itu selalu terucap bagi Dia yg maha kuasa Tuhan
kita Yesus Kristus. Pujian bagi Dia sekarang dan selamanya
boy  - anugerah Tuhan   |206.53.148.xxx |02-04-2012 14:22:47
Shallom anak2 Tuhan yg kekasih...
Saya dlu adlh org yg paling hina dlm keluarga
saya,saya banyak berbuat kesalahan2 dalam hidup saya,sampai org tua saya tidak
mampu lg mendidik saya.saya banyak musuh,saya pemberontak dll...
Setelah tamat
sma saya kesemarang dan disemarang saya diajak kegereja oleh rekan saya.saya
merasakan ada kebahagiaan yg luar biasa dihati yg selama ini blm pernah saya
rasakan..singkat cerita saya diubah Tuhan menjadi apa yg tidak masuk akal bagi
teman2ku yg dulu..saya yg preman,nakal,berontak berubah 180 derajat...HANYA
YESUSlah yg bisa mengubah segalanya..amin
julia.makabe  - Kau Lah TuhanKu     |110.76.151.xxx |25-07-2012 18:58:33
Amin..
Monna   |222.124.179.xxx |01-10-2012 13:38:41
Hubungan kita dengan Tuhan tak pernah dibatasi oleh ruang & waktu...
Dimanapun &
kapanpun qt memerlukan Dia,Ia selalu ada
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."