• PDF

Pelampung [2]

Penilaian Pengunjung: / 0
TerjelekTerbaik 
  • Kamis, 27 Agustus 2009 14:49
  • Ditulis oleh Kukuh Widyat
  • Sudah dibaca: 1898 kali

Untuk memulai pembicaraan tentang pelampung saya mengawalinya dengan bermain imajinasi berdasarkan fakta dan pengalaman. Punya pelampung tetapi disimpan, didiamkan saja. Apa yang terjadi? Pelampung tersebut menjadi berdebu, mulai dipakai sarang laba-laba tetapi tampak luar masih bagus.

Anda dan saya mempunyai Iman. Tetapi Iman tersebut diperlakukan dengan baik yaitu didiamkan saja sampai berdebu, karena tidak digunakan bahkan sampai menjadi sarang laba-laba. Iman berdebu karena   Anda dan saya seringkali mengatakan ber-Iman. Memiliki Iman tetapi masih tetap percaya pada tahayul. Makin percaya pada iklan televisi ketik reg spasi bintang, dll.

Sedangkan, Iman yang menjadi sarang laba-laba adalah ayat-ayat, firman, sabda Allah dipakai sebagai sarana-prasana memperkaya diri sendiri. Sabda Allah dipakai untuk mengumpulkan harta benda duniawi semata. Karya Allah menjadi sebatas seberapa besar harta benda yang didapat.

Pelampung Iman tidaklah cukup hanya dipunyai, dimiliki tetapi lebih berguna saat dikaryakan. Dikaryakan bagi keselamatan kehidupan diri dan orang lain. Keselamatan hanya dapat terjadi saat relasi Anda dan saya dengan Allah baik. Maka Iman tersebut memampukan untuk berbagi berkat, rahmat kepada sesama.

Tidak cukup Anda dan saya bangga memiliki Pelampung Iman lalu didiamkan begitu saja dalam almari. Tetapi karyakanlah maka Allah melipatgandakan karya Anda dan saya. Percayalah!

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."