“Kenakanlah Tanda” Kristus

Penilaian Pengunjung: / 0
TerjelekTerbaik 
“Kenakanlah” bukan hanya seperti mengenakan dasi yang hanya menempel saja, atau mengenakan jas tidak hanya demikian maknanya tetapi jauh lebih luas yaitu melekat dalam diri kita. Atau menyatu dalam diri kita, tidak ada jarak dengan diri kita, benar-benar melekat dan menyatu.

Demikian pula “tanda” tidak hanya simbul-simbul, seperti tanda salib, nama babptis saja sebagai identitas tetapi tanda juga berarti berbentuk, berwujud, sikap, perilaku tingkah laku sehari-hari itu sangat bisa sebagai tanda.

Jika kita mengenakan tanda Kristus tidak hanya ada nama baptis, mengenakan simbol-simbol Nasrani saja sikap dan perilaku kita dalam kehidupan sehari-hari benar-benar Kristiani maka perilaku kita beracuan pada ajaran Tuhan Yesus Kristus.

Sikap perilaku yang beracuan dari Kristus saat itulah kita ‘mengenakan Tanda Kristus” Mari kita “Kenakan Tanda Kristus” wujudnya, kita :

Mengasihi Musuh
Mengasihi bukan hanya kita mengenakan tulisan dan kemudian kita tempel di dada kita sebelah kiri dengan tulisan “saya mengasihi musuh saya”. Tetapi bagaimana kita mampu mengasihi musuh-mush kita. Musuh bisa berupa sikap orang lain yang tidak menyenangkan diri kita, perkataan, bahkan bukan yang berasal dari luar lingkungan kita tetapi sikap yang tidak mengenakkan yang bersumber dari lingkungan kita sendiri. Musuh bukan hanya dari luar lingkungan tetapi sangat mungkin musuh juga berasal dari dalam lingkungan kita seiman, rekan kerja, saudara. Dengan kita berani tetap mengasihi musuh kita berarti kita mengenakan tanda Kristus yang pertama. Seperti Yesus tetap mendoakan orang-orang yang menyalibkan Dia.

Baik kepada yang Membenci
Dibenci adalah keadaan yang sangat tidak menyenangkan dalam kehidupan bermasyarakat terlebih sepersekutuan. Seakan segala apa yang kita disampaikan, ungkapkan, perebuat sudah tidak ada nilainya dan sangat tidak patut dihargai. Itulah gambaran orang yang dibenci bahkan keberadaan kita tidak diakui. Masih lebih baik dibenci orang lain dari pada dibenci oleh ‘saudara seiman”. Tetapi itulah tanda yang harus kita kenakan. Kita mengenakan kita tetap pergi ke Gereja terlebih untuk mendoakan orang-orang yang membenci keberadaan kita. Bahkan kita mengupayakan untut tetap mampu bekerjasama dengan orang yang tidak baik kepada kita. Kita bekerja dan bekerjasama bukan hanya dengan manusianya saja lebih dari pada itu kita bekerjasama dengan Allah. Kita ke gereja bukan untuk kita, untuk orang lain tetapi untuk Allah sebagai ucapan syukur kita. Jangan sampai kita tidak perge ke Gereja karena ada orang yang tidak senang bahkan membenci kita. Bukankah Yesus juga mengalami hal yang sama dibenci oleh saudaranya sendiri. Kita mengenaklannya tida hanya saat di luar saudara kita tetapi kita lebih mengenakan saat di dalam saudara kita. Itulah mengenakan tanda Kristus yang kedua.

Memberkarti musuh
Bagaimana mungkin kita memberi berkat kepada musuh kita ? Berdoalah secara khusus kepada Allah Bapa melalui perantaraan Roh Kudus agar kita disemangat untuk tetap mendoakan. Dengan kita memberi berkat bukan hanya musuh kita saja yang menerima tetapi orang-orang yang ada disekitar kita bahkan diri kita juga menerima berkat dari Allah. Allah sangat berkenan dengan orang-orang yang memohonkan berkat bagi orang yang memusuhinya. Berkatilah orang lain maka diri kitapun maka akan terberkati pula.

Memberi
Mengapa musuh perlu kita beri ? Lupakah kita lebih baik mana meminta atau memberi dari ketidakpunyaan kita ? Dengan memberi kita menerima terlebih yang kita beri adalah musuh kita. Kalau yang kita beri adalah saudara bahkan orang yang baik pada kita ibarat kita menggarami air laut. Sia-sia. Pemberian kita semakin bermakna ketika pemberian kita tujukan kepada musuh kita. Dari situlah kita mengenakan tanda Kristus. Kita diberi kemampuan untuk memberi musuh kita. Bukankah allah juga tetap memberi kita meskipun kita lupa bahkan jauh dari pada Allah ? Ingatlah Allah tetap memberi. Untuk kita ingatlah Allah telah memberi kita, mari kita beri musuh kita.

Berbuat seperti yang kita kehendaki
Lebih sering kita ini meminta orang lain bertindak seperti yang kita harapkan kalau tidak seperti yang kita harapkan kita memusuhi dia. Mari kita balik, kita bertindak seperti yang kita harapkan kepada orang kita lakukan untuk musuh kita. Segala tindakan musuh kita pasti kita terima dengan sebelah mata. Coba bertindaklah seperti yang kita harapkan dari orang lain untuk diri kita, kita praktekkan kita lakukan kepada musuh kita. Seperti kalau kita minta orang lain harus permisi kepada kita kita balik kita juga permisi kepad musuh kita. Pasti akan jauh lebih baik. Itulah berbuat seperti yang kita kehendaki. Cobalah mulai dari sekarang. Karena kita telah mengenakan tanda Kristus.

Hal-hal diatas merupakan sebagian kecil dari tanda-tanda yang harus kita perbuat sebagai wujud bahwa kita mengenakan tanda Kristus.

Bagi manusia pasti mustahil karena tanda-tanda Kristus tidak adil, musuh harus kita beri, kita doakan, kita berkati dan masih banyak lagi yang lain Tetapi bagi kita yang telah dibaptis dalam Tuhan Yesus Putra Allah Yang Tunggal yang telah wafat dikayu salib merupakan sumber kita kita mengenakan tanda Kristus. Yesus disalib bukan untuk siapa-siapa tetapi menebus dosa para musuh-musuhNya.

Yesus mengajarkan kita untuk mohon diampuni seperti kita mengampuni musuh kita. Mohonlah kepada Allah agar kita diberi pengampunan dan pemahaman dalam terang Yesus.

Itulah tanda Kristus yang patut kita kenakan dalam bentuk perilaku sehari-hari. Halleluya. Amin. 

* * * *

Malang, 13 November 2003

Koko

 

 

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."