Jangan Memilih Tempat, Pilihan Tetap Berdoa

Penilaian Pengunjung: / 0
TerjelekTerbaik 
“Saya tidak bisa berdoa kalau di tempat ramai.” Anda tentu pernah berkata demikian, Saya pernah mengalaminya.

Dipahami, bahwa berdoa hanya dapat dilakukan di tempat yang jauh dari keramaian,kebisingan, ribut dan berisik. Untuk itu dipakailah kamar untuk berdoa agar lebih berkonsentrasi saat berdoa. Tidak salah. Tetapi apakah Anda akan tetap ada di rumah sepanjang hari ? Sementara Allah menghendaki komunikasi vertikal dengan-Nya tetap berlangsung.

Menurut pengalaman saya, ternyata Allah tidak menghendaki Anda lebih terfokus pada masalah tempat harus di kamar, di puncak bukit atau suasana yang sepi, jauh dari kebisingan. Jika hal tersebut yang menjadi fokus utama, maka (bisa jadi) Anda lebih Meng-Allah-kan tempat dan suasananya, bukan hubungan dengan Allah. Sehingga tujuan utama berkomunikasi dengan Allah menjadi dinomor duakan.

Berdoa atau berkomunikasi dengan Allah hendaknya dilakukan di mana Anda berada. Dimana tempat Anda, disitu berdoalah. Baik di tengah pasar, di kemacetan jalan raya atausedang antri beli tiket kereta api. Yakinlah Allah tetap bersedia diajak berkomunikasi dengan Anda.

Allah akan dengan setia mendengar suara dari anak-Nya yang dengan penuh setia dan selalu menyapaNya. Selama Anda berdoa disertai ketulusan, bahwa Adna dengan ikhlas hati hendak menyapa Allah meskipun dengan keluh kesah. Anda berdoa dengan kesungguhan, bahwa Anda dengan kesungguhan hati bertutur kata kepadaNya. Anda berdoa dengan ketaatan, bahwa Anda tetap selalu setia dimanapun Anda menarik nafas.

Bacaan Yunus 2 : 2 “… Dalam kesusahanku aku berseru kepada Tuhan (Yesus), dan Ia menjawab aku dari tengah-tengah dunia orang mati, aku beterima kasih dan Kau dengarkan suaraku.”

Malang, 010704

Koko

 

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."