• PDF

Mau Jadi Wortel, Telur Atau Kopi?

Penilaian Pengunjung: / 0
TerjelekTerbaik 
  • Selasa, 28 April 2009 00:39
  • Ditulis oleh Manati I. Zega
  • Sudah dibaca: 1977 kali
Suatu hari, seorang wanita muda yang baru saja menikah beberapa bulan datang ke rumah ibunya dan mulai mengeluhkan berbagai hal dalam rumah tangga yang baru saja dibinanya. “Ibu, setiap saat selalu saja ada masalah dan hal itu membuat hidup saya menjadi kacau berantakan”, keluh si anak. Sementara itu, ibu yang mendengarkan ocehan anaknya itu hanya duduk terdiam tanpa berkomentar sedikitpun. Kesannya, dia acuh dengan apa yang sedang diceritakan anaknya.

Sebagai reaksi atas segala keluhan yang dilontarkan anaknya, ibu bijaksana ini pergi ke dapur dan
mengambil sebatang wortel, telur dan kopi. Ketiga benda “ajaib” tersebut ditaruhnya di dalam air
mendidih dan setelah beberapa saat, si ibu mengangkatnya serta meletakkan satu-persatu dalam
piring. Sementara itu kopi ditaruhnya di dalam cangkir. Benda-benda itu kemudian ditaruh di depan
anaknya yang sedang bingung menyaksikan aktivitas ibunya.

Lantas, dengan bijaksana si ibu menjelaskan apa maksudnya mengambil barang-barang itu. "Anakku yang kusayangi, kamu tahu artinya semua ini?" Si anakpun hanya menggelengkan kepala seolah tak acuh dengan pertanyaan ibunya. Namun, dengan tenang ibu ini menjelaskan apa maksud semuanya itu. Ketiga benda tersebut sama-sama memiliki kelemahan, mereka sama-sama hancur tatkala terkena atau berada dalam air mendidih. Wortel yang keras berubah menjadi lembek, telur yang isinya cair dan gampang pecah menjadi kaku dan mengeras pada saat kena air mendidih, dan kopi
menjadikan air mendidih berwarna hitam serta menyebarkan aroma yang memikat. 

Andapun dapat memilih akan menjadi apa saat ditimpa -mengalami masalah? menjadi wortel yang lemah, telur yang menjadi kaku, atau menjadi kopi yang pada saat tertimpa masalah yang sama, malah mengeluarkan aroma dan cita rasanya sehingga bisa dinikmati oleh orang lain. Istilah rohaninya menjadi berkat bagi org lain? 

Jikalau Anda memilih menjadi seperti kopi, pada saat masalah datang, jangan panik, menjadi lemah dan mengeraskan hati. Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, karena firman Tuhan berkata, tak ada masalah yang melebihi kekuatanmu. Biarlah pada saat masalah datang, terlebih masalah di sekitar kita, jadilah seperti lilin yang mengubah kegelapan menjadi terang. Sekalipun tidak seterang lampu philips, tapi setidaknya, ubahlah dunia menjadi tersenyum, karena ada seberkas cahaya tanda pengharapan. 

Anda akan memilih menjadi seperti apa? Pilihan ada di tangan Anda. Firman Tuhan berkata: “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi
kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. (I Korintus 10:13)” 


Surakarta, 8 Mei 2006


Manati I. Zega
Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."