Memahami Gerakan Zaman Baru Secara Proporsional

Penilaian Pengunjung: / 13
TerjelekTerbaik 
Istilah Gerakan Zaman Baru yang dalam bahasa Inggris disebut New Age Movement perlahan-lahan mulai dikenal masyarakat luas. Informasi tentang gerakan ini semakin menyebar dengan adanya seminar-seminar, buku-buku yang diterbitkan, majalah-majalah serta website-website yang mengekspos pokok ini. Majalah Perkantas DIA, edisi November—Desember 1999, pernah memuat wawancara dengan Ir. Herlianto, M.Th yang dikenal getol mengkritisi New Age Movement tersebut. Bahkan tahun berikutnya, 20-21 Juli 2001, Gereja Kristen Indonesia [GKI] Coyudan Solo mengundang Herlianto sebagai pembicara seminar bertajuk “Gerakan Zaman Baru dan Film Anak-anak Masa Kini”. Saya sempat hadir sebagai peserta dalam seminar tersebut. 

Dengan cara-cara seperti di atas, ternyata info Gerakan Zaman Baru menyebar demikian cepatnya. Tidak ketinggalan gereja-gereja, lembaga-lembaga Kristiani dan Persekutuan-persekutuan doa menggelar acara serupa. Intinya mengingatkan bahaya Gerakan Zaman Baru. Namun di tempat lain, ketua salah satu Sekolah Tinggi Teologi [STT] membuka lebar pintu kampusnya untuk pengajaran pengembangan diri yang ditengarai produk Gerakan Zaman Baru. Tidak tanggung-tanggung ketua STT tersebut memasukannya dalam kurikulum perguruan tinggi yang dipimpinnya. Wah gawat juga!
Sementara itu, sebuah gereja meminjamkan salah satu ruang kebaktiannya untuk pelatihan olah nafas yang juga salah satu bagian Gerakan Zaman Baru. Nah, mengapa demikian? Di satu sisi ditentang tapi di sisi lain justru dinantikan kehadirannya. Apakah hal itu disebabkan belum ada keseragaman pemahaman di kalangan orang Kristen, atau ada ajaran Gerakan Zaman Baru yang ‘mirip’ dengan ajaran Alkitab? Atau, adakah hal menarik yang dirasa ‘baru’ dalam Gerakan Zaman Baru itu? Hal-hal itu akan diurai lebih lanjut dalam pokok berikut.

SEKELUMIT SEJARAH GERAKAN ZAMAN BARU.

Agar dapat memberi penilaian terhadap Gerakan Zaman Baru, setidaknya kita harus mengerti sejarahnya terlebih dahulu. Siapakah tokoh-tokoh yang berperan dominan dan bagaimana alur pemikiran mereka? Hal ini penting untuk memberikan penilaian yang tepat.

Gerakan Zaman Baru—New Age Movement pada awalnya muncul di Amerika Serikat. Gerakan tersebut muncul di California sejak tahun 1960-an. Sehingga ada orang yang menyebutnya sebagai ‘American Movement’. Nah, dengan kemajuan Amerika dalam hal teknologi, akhirnya gerakan ini dengan cepat meluas ke seluruh dunia. Sejak tahun 1970-an dan 1980-an, gerakan ini marak luar biasa. Dalam perkembangannya, Gerakan Zaman Baru mengadopsi banyak gagasan dari filsafat dan agama Timur. Gerakan ini memandang dunia tidak semata-mata jelek, tapi akan menuju kepada keadaan yang lebih baik.

Pada masa-masa itu, menurut sejumlah pengamat, merupakan masa yang penuh gejolak. Gejolak itu
menimbulkan banyak perubahan di Amerika. Kaum muda tidak memedulikan budaya orang tua mereka. Mereka dengan segenap tenaga mencari nilai-nilai baru. Sarana psikedelik—obat bius dan sejenisnya menjadi media untuk menikmati ketenangan jiwa. Alasan menemukan ketenangan jiwa inilah yang akhirnya membuat mereka berpaling ke Timur. Mereka mulai mempelajari tulisan-tulisan yang berkaitan dengan hinduisme, astrologi atau berguru di tempat sepi dan terpencil [esoterisme]. Pada saat itu juga, kaum muda ini mulai memperkenalkan gaya hidup baru seperti yang dilakukan
kaum Hippies dari San Fransisco. Dalam perkembangan selanjutnya, kita mengenal para tokoh Gerakan Zaman Baru yang begitu dominan dalam memperjuangkannya. Mereka itu adalah RAM DAAS, MARILYN FERGUSON, DAVID SPANGLER, JUDITH SKUTCH dan SIRLEY MACLAINE. 

Untuk mengenal para tokoh ini, sekilas kita akan mempertimbangkan latar belakang kehidupan mereka. RAM DAAS. Tokoh ini adalah keturunan Yahudi, terlahir dengan nama RICHARD ALBERT. Dalam perjalanan hidupnya, sang tokoh pernah belajar ke India dan kembali dengan nama baru RAM DAAS. Tidak ada literatur yang menjelaskan alasan perubahan namanya itu. Ia mengklaim dirinya sebagai guru sehubungan dengan adanya zaman baru. Tokoh yang lain adalah MARILYN FERGUSON yang namanya mencuat melalui karya tulisnya “The Aquarian Compiracy” pada tahun 1980. Karya tulisnya tersebut membuatnya dikenal khayalak. Tokoh lain yang tidak boleh diabaikan adalah DAVID SPANGLER. Pada tahun 1976, David mulai menggagas masalah pembangunan sistem dan reorganisasi Gerakan Zaman Baru secara profesional. Dia mengusulkan reorganisasi dalam dunia politik dan bisnis berdasarkan prinsip-prinsip ketat Gerakan Zaman Baru. Menurutnya, organisasi dalam segala aktivitas Gerakan Zaman Baru perlu ditata ulang. Yang lain lagi adalah JUDITH SKUTCH yang mulai
dikenal pada tahun 1975 melalui karya tulisnya, “A Course in New Age”. Beberapa jilid bukunya telah
diterbitkan. Tokoh ini berprofesi sebagai pengacara Gerakan Zaman Baru di New York City. Tokoh lain muncul dari kalangan bintang film dan TV Hollywood. Namanya adalah SIRLEY MACLAINE. Sirley sering menggambarkan perjalanan spritualnya dengan sangat menarik sehingga difilmkan pada tahun 1983. Film pertamanya berjudul “OUT ON LIMB”. Film ini adalah propaganda yang sangat kental dan sarat dengan Gerakan Zaman Baru.

DEFINISI GERAKAN ZAMAN BARU.

Apakah Gerakan Zaman Baru itu? Dalam makalah seminar Gerakan Zaman Baru dan Film Anak-anak Masa Kini di GKI Coyudan Solo, Herlianto mendefinisikannya. Menurutnya, Gerakan Zaman Baru adalah kebangunan kembali agama-agama alam [Pantheisme] Timur yang juga merambah ke dunia Barat dan mempengaruhi seluruh aspek hidup manusia. Dan memang kenyataan sekarang demikian. Kita dapat menyaksikan kebangunan mistik, okultisme dan psikologi baru yang mengajak manusia memusatkan pada diri sendiri untuk menemukan jati diri sejati. 

Pada prinsipnya, Gerekan Zaman Baru mempengaruhi manusia mempraktikan kepercayaan agama Pantheisme seperti Hinduisme, Budhisme, Taoisme. Penampilannya pun termanifestasi dengan wajah baru. Misalnya, berupa latihan-latihan kesehatan, latihan pernafasan dan meditasi.

Dalam Gerakan Zaman Baru, prinsip dasar yang berlaku adalah, “pada dasarnya dibalik alam semesta ini, ada kekuatan semesta [Power, Energy, Force] yang menjadi sumber terjadinya segala sesuatu, dan manusia adalah bagian dari kekuatan semesta itu, atau dengan kata lain kalau kita menyebut kekuatan semesta itu sebagai KEKUATAN BESAR [makro kosmos] maka manusia adalah
KEKUATAN KECIL [mikro kosmos]. 

Dalam MATEMATIKA kita mengenal istilah HIMPUNAN BAGIAN. Jika alam semesta adalah makrokosmos dan manusia adalah mikrokosmos, maka dapat dikatakan bahwa manusia adalah HIMPUNAN BAGIAN dari alam semesta. Nah, dengan latihan pernapasan, meditasi dan olah batin, maka manusia dapat mencapai kesatuannya dengan kekuatan semesta itu. Sedangkan, Rederic dan Mery Ann Brussat mendefinisikan Gerakan Zaman Baru sebagai zaman pencerahan spritual. Hasrat spiritual, inilah yang menjadi semangat sekaligus ciri khas New Age Movement.

AJARAN INTI GERAKAN ZAMAN BARU.

Gerakan Zaman Baru mempercayai beberapa hal berikut. Dapat dikatakan inilah yang menjadi inti keyakinan Gerakan Zaman Baru tersebut.

KONKLUSI DAN SOLUSI.

Artikel ini berjudul memahami Gerakan Zaman Baru Secara Proporsional. Maksudnya adalah menilai Gerakan Zaman Baru dengan benar sesuai firman Tuhan. Dasar penilaian dan pemahamannya adalah ALKITAB. Proporsional juga berarti tidak melakukan tindakan generalisasi. Misalnya, mendengar istilah berpikir positif lalu dengan cepat menghakimi bahwa orang tersebut telah terimbas ajaran Gerakan Zaman Baru. Padahal, Alkitab sendiri menganjurkan untuk berpikir postif. Rasul Paulus menuliskan kepada jemaat di Filipi. “Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu”. [Filipi 4:8]. Bukankah ini juga berpikir positif? Dalam keterpurukannya, Ayub berpikir positif tentang Tuhan. “Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal [Ayub 42:2]. Siapa dapat menyangkal bahwa ayat itu bukan pikiran postif Ayub terhadap Tuhan? Seandainya Ayub hanya memikirkan Tuhan dari sisi negatif, sudah lama dia meninggalkan Tuhan.

Ternyata, berpikir positif itu sah-sah saja. Tapi, akan menjadi salah ketika berpikir positif itu dikaitkan dengan KEKUATAN PIKIRAN [the power of mind]. Pada tahap ini sudah memasuki area berpusat pada diri sendiri tanpa melibatkan Allah. Dan, inilah yang dilakukan oleh Gerakan Zaman Baru. Berpusat pada kekuatan diri tanpa menghiraukan intervensi Allah. Jelas ini keliru.

Gerakan Zaman Baru mengajarkan bahwa manusia adalah “Tuhan” bagi dirinya sendiri. Manusia dapat menyelamatkan dirinya karena kekuatan yang terdapat di dalamnya. Sangat jelas ini bukan ajaran Alkitab. Alkitab mengatakan sejak kejatuhan manusia ke dalam dosa, manusia telah kehilangan kemuliaan Allah [Roma 3:23]. Manusia perlu ditolong. Manusia membutuhkan Juru Selamat. Kepada nabi Yeremia, Tuhan mengingatkan terkutuklah orang yang mengandalkan manusia.
"Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! [Yeremia 17:5].

Apabila Yesus ditolak sebagai Juruselamat dan Penebus dosa, ini juga kesalahan fatal. Alkitab mengajarkan manusia telah berdosa. “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita [Roma 6:23]. Dan, karena telah berdosa, manusia perlu ditebus dari dosa melalui pengorbanan Kristus [Yesaya 1:18]. Allah memang kasih tapi tidak berarti Allah mengasihi dosa. Allah mengasihi orang berdosa yang mau bertobat. Tapi yang tidak mau bertobat, tetap dihukum. 

Ideologi inti dari Gerakan Zaman Baru adalah “pantheisme”: God is all and all is god. Paham ini sama sekali bertentangan dengan apa yang dikatakan Alkitab. Rasul Paulus menjawabnya dengan sangat tepat. “Satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua” [Efesus 4:6]. Kembali ke agama alam jelas tidak ada faedahnya. Bukankah alam semesta ini ciptaan Tuhan? Mengapa tidak datang langsung kepada Sang Pencipta?

Gerakan zaman baru menganut pandangan: tidak ada kebenaran yang absolut karena semua agama tidak lebih dari sekadar jalan menuju Tuhan (pluralisme). Pemahaman ini sangat bertentangan dengan kesaksian Alkitab dalam Injil Yohanes 14:6 dan Kisah Para Rasul 4:12. Baik Yohanes maupun Kisah Para Rasul tegas menyatakan KESELAMATAN HANYA DI DALAM DAN MELALUI TUHAN YESUS KRISTUS. Jalan ke Roma memang banyak, namun jalan ke Surga hanya satu—Yesus Kristus.

Berdoa adalah tindakan sadar untuk bersekutu dengan Bapa Surgawi dan bukan mengundang roh-roh lain. Apalagi, tindakan menyatu dengan alam semesta. Tatkala kita berdoa, Roh Kudus hadir dan membantu agar kita berdoa sesuai kehendak Bapa. “Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. [Roma 8:26]. Jika Gerakan Zaman Baru mengajarkan berdoa adalah meminta roh-roh lain, jelas ditentang oleh firman
Tuhan.

Mencermati latar belakang dan ajaran inti Gerakan Zaman Baru, seharusnya menyadarkan kita untuk tidak terjerumus dalam tipu muslihatnya yang menyesatkan. Walau nampaknya “rohani” namun sesungguhnya jerat telah terpasang untuk mengelabui kita agar masuk dalam jebakannya. WASPADA itulah kata yang tepat untuk selalu diingat. Bukankah Tuhan berkata, “Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku” [Keluaran 20:3]. 


Surakarta, 1 Februari 2008 



-Manati I Zega-

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Divino   |125.164.102.xxx |07-08-2010 00:27:03
thx bwt info soal zaman barunya....
sy akan lebih hati hati lagi
hehehe...
yudi   |203.128.250.xxx |07-12-2010 17:47:51
pak saya bisa dikirimi lewat email sya tentang GZB buat teses saya...thank..
gefa  - aku sangat senang     |125.164.246.xxx |28-03-2011 00:41:54
John Koeswoyo alias ki Dipowar  - Gerakan Zaman Baru untuk perkembangan spiritual ma     |180.247.60.xxx |20-04-2011 20:15:16
Salam. Bgaimanapun, manusia terus berkembang menuju taraf kedewasaan JIWA. Dan
hal itu tak bisa dihambat, tidak bisa dibendung dengan kendala AJARAN aqidah
yang mau melestarian adatnya sendiri, walau ada agagium Melayu "Bagi semua
orang ; " Hidup dikalang tanah." Orang bijak mengatakan :" Let them
evolve."
Hanya IBLIS yang ingin manusia tetap melakukan penumpahan darah dan
bikin kerusajan dimuka bumi."
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."