• PDF

Ibadah Yang Logis…!

Penilaian Pengunjung: / 1
TerjelekTerbaik 
  • Rabu, 29 April 2009 13:49
  • Ditulis oleh Pancha W. Yahya
  • Sudah dibaca: 1336 kali
Sebetulnya Roma 12:1 dapat diterjemahkan demikian, Karena itu, saudara-saudara demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang logis. Kata “sejati” dalam terjemahan Alkitab versi Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) sebetulnya dari kata Yunani “logikos” yang berarti “masuk akal, logis, sudah seharusnya.”

Mengapa mempersembahkan tubuh kepada Tuhan adalah ibadah yang logis?
Dalam kehidupan jemaat di kota Roma yang notabene sebagian dari mereka adalah orang Yahudi dan sebagian lagi adalah orang Yunani, praktik mempersembahkan kurban bukanlah suatu yang asing. Bagi orang Yahudi, mereka telah biasa membakar kurban entah itu lembu, kambing atau burung kepada Tuhan. Sedangkan bagi orang Yunani yang menyembah dewa-dewa, mereka terbiasa untuk mempersembahkan kurban kepada dewa-dewa mereka. 

Tetapi Rasul Paulus memberikan perintah yang lain dari biasanya. Mereka tidak disuruh untuk mempersembahkan hewan tetapi tubuh mereka. Tentu saja ini tidak berarti mereka menyembelih diri mereka dan dibakar untuk persembahan kepada Tuhan! Tetapi mempersembahkan tubuh berarti mempersembahkan seantero hidup kita kepada Tuhan. Mengapa harus mempersembahkan tubuh atau hidup? 

Di awal ayat ini Paulus telah menjelaskan bahwa hanya karena kemurahan Allah kita bisa diselamatkan. Juga dalam Roma 11:36 Paulus berkata bahwa segala sesuatu termasuk diri kita adalah dari Tuhan dan bagi Tuhan saja karena Yesus telah memberikan segala-galanya bahkan hidup-Nya untuk kita. 

Oleh sebab itu bukan mempersembahkan hewan, melainkan hanya mempersembahkan seluruh hidup kita, untuk hidup menyenangkan hati Tuhan (Kolose 3 : 23), itulah ibadah yang paling logis, meskipun itu tidak sebanding dengan apa yang telah Tuhan berikan kepada kita. Selamat beribadah dengan hidupmu! 

Pancha Wiguna Yahya

Jakarta, 14 Mei 2003
Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."