• PDF

Candle in the Wind dan Candle in the Dark

Penilaian Pengunjung: / 0
TerjelekTerbaik 
  • Rabu, 29 April 2009 13:51
  • Ditulis oleh Pancha W. Yahya
  • Sudah dibaca: 1647 kali
Yang satu dijuluki Candle in the wind (Sang lilin di tengah deru angin) yang lain Candle in the dark (Sang lilin di tengah kegelapan). Kedua orang ini meninggal dalam waktu yang hampir bersamaan. Yang pertama tanggal 31 Agustus 1997 dalam usia 36 tahun, dan yang lain meninggal lima hari setelah itu ketika berumur 87 tahun. Meskipun mereka meninggal dalam waktu yang hampir bersamaan dan punya julukan yang mirip, mereka punya banyak perbedaan. 

Yang pertama meninggal di dalam sebuah mobil Mercedes yang sangat luxurious, yang lain meninggal di sebuah rumah sederhana di tengah-tengah komunitas papa. Yang satu mati di sebuah kota mewah yang bernama Paris, di negara maju Perancis, yang satunya lagi mati di Calcuta, di negara India yang miskin. Yang pertama menghabiskan hidup dalam segala kemewahan dan kemudahan istana, yang lain memberikan dirinya untuk orang-orang terbuang dan menjadikan dirinya sama seperti mereka. Yang pertama meninggal dalam perpecahan rumah tangga, yang kedua dalam keharuman nama. Yang satu digandrungi oleh semua orang karena keanggunannya, yang lainnya dikagumi karena kebaikannya pada orang-orang miskin. Mereka adalah Putri Diana dan Ibu Teresa.

Putri Diana dan Ibu Teresa adalah sosok yang dikenal oleh dunia. Putri Diana mulanya adalah seorang guru Taman Kanak-kanak biasa lalu menjadi public figure karena ia masuk menjadi anggota keluarga istana Buckingham. Sedang Ibu Teresa mulanya adalah suster biasa di Biara Loreto, Kalkuta dan ia menjadi teladan karena kasihnya saat ia keluar dari biara itu untuk hidup di tengah-tengah kaum terbuang. 

Sekarang ini, setelah ajalnya Putri Diana hanyalah kenangan. Sedang kematian Ibu Teresa meninggalkan banyak hal yang berharga bagi anak-anak yang dibuang orangtuanya, orang-orang sekarat, orang-orang miskin, kusta, dan pelacur. Sekarang ini ada 4000-an suster dari 80 bangsa yang berbeda yang mengikuti jejak ibu Teresa bergabung dalam Misionaris Cinta Kasih (Missionaries of Charity) yang tersebar di 133 negara di dunia. 

Maukah Anda meneladani Ibu Teresa untuk menebar kasih di dunia yang miskin kasih? 

Pancha Wiguna Yahya

Jakarta, 13 Juni 2003
Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."