Waktu: “Harta” yang Paling Mahal

Penilaian Pengunjung: / 0
TerjelekTerbaik 
Pepatah Tiongkok berbunyi, “sejengkal waktu dapat membeli segumpal emas, tetapi segumpal emas tidak dapat membeli sejengkal waktu.” Ada lagi pepatah orang Inggris tentang waktu yang kita semua kenal, “time is money, waktu adalah uang.” Kalau boleh saya akan menambah pepatah Inggris itu supaya lebih jelas maknanya menjadi, “time is money, but money is not time” (waktu adalah uang tetapi uang bukanlah waktu). 

Ternyata, kedua pepatah itu punya kemiripan bukan?
Dua pepatah itu meskipun berasal dari belahan bumi yang berbeda, tetapi menyampaikan satu pesan yang sangat penting bagi kita. Apa pesan penting itu? Pesannya adalah waktu adalah sesuatu yang sangat berarti bahkan lebih dari harta benda yang paling mahal sekalipun. Mengapa demikian? Karena uang atau harta yang paling berharga sekalipun jikalau mereka semua hilang kita masih dapat mendapatkannya kembali. Tetapi waktu yang terbuang tidak dapat kita beli dengan apa pun. Waktu yang sudah lewat tidak dapat kita raih lagi.

Sebetulnya Alkitab telah lama menyatakan pesan yang senada. Dalam madahnya Musa bernyanyi, “Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana” (Maz. 90:12). Paulus yang hidup jauh setelah Musa pun mengatakan hal yang sama, “Pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini jahat” (Ef. 5:16). 

Mengapa dua orang yang hidup pada jaman yang berbeda menyerukan sesuatu yang sama? Mengapa bagi mereka begitu penting menyerukan kepada pembaca tulisan mereka untuk menggunakan waktu sebaik-baiknya? Jawabannya sama seperti penjelasan pada aliena yang pertama. Karena waktu itu berharga, bahkan sangat berharga, kita harus bijaksana menggunakan waktu itu. Kita harus dapat mempertanggung-jawabkan waktu yang Tuhan berikan, seperti kita mempertanggung-jawabkan pemberian-pemberian Tuhan yang lain seperti: harta, dan karunia. Orang bijak berkata, “berencanalah seperti engkau akan hidup 100 tahun lagi, tetapi jalanilah hidup sebaik-baiknya seolah-olah engkau akan mati hari ini.” 

Sejauh mana Anda mengerti bahwa waktu adalah harta yang sangat bernilai?

Pancha Wiguna Yahya

Jakarta, 27 Juni 2003
Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."