Pencuri Natal

Penilaian Pengunjung: / 2
TerjelekTerbaik 
Adalah Grinch, makhluk hijau mengerikan dengan sekujur tubuh penuh bulu. Pada awalnya Grinch hidup di tengah-tengah para Who di desa Whoville. Namun karena penampilannya yang aneh ia sering diejek dan ditertawakan oleh teman-temannya. Puncaknya, tatkala seluruh penduduk Whoville merayakan natal, Grinch dipermalukan oleh seluruh teman kelasnya. Akhirnya Grinch menyingkir dari Whoville. Ia tinggal seorang diri di puncak gunung sebelah Utara desa Whoville. Selama berpuluh tahun, Grinch mengurung diri dan tak menampakkan diri kepada siapa pun. Satu hal yang amat dibenci oleh Grinch ialah “Natal.”

Natal kali ini adalah natal yang spesial bagi para Who. Seluruh penduduk Whoville sibuk menyambut perayaan natal ke-1000, yang mereka sebut Whobilation (dari kata Jubilation artinya “perayaan besar”). Mereka semua sibuk membeli kado-kado natal dan baju-baju baru. Mereka juga sibuk menghias desa dan rumah mereka dengan dekorasi natal yang indah. Tak ketinggalan, pesta super-meriah pun mereka persiapkan demi menyambut kedatangan natal. Namun, tanpa sepengetahuan para Who, Grinch telah berencana untuk mengacaukan natal mereka. Pada malam natal, Grinch mendatangi setiap rumah para Who dan mencuri semua hal yang berhubungan dengan natal. Hiasan natal, kado-kado, makanan juga baju-baju baru. Grinch amat berharap saat pagi natal tiba, seluruh penduduk Whoville menyambutnya dengan kekecewaan dan ratap tangis. Namun tanpa dinyana, bukan tangisan tapi justru nyanyian natal yang terdengar oleh Grinch. Seluruh penduduk Whoville bergandeng tangan, bernyanyi bersama dan bersukacita meski segala pernik natal mereka telah raib. Akhirnya seluruh penduduk Whoville, juga Grinch sadar bahwa natal bukan apa yang mereka punya tapi apa yang ada di dalam hati mereka. 

Cerita tadi adalah ringkasan dari novel yang berjudul How the Grinch Stole Christmas (1957) karangan Theodor Seuss Geisel (1904-1991). Dalam alam nyata Grinch, si pencuri natal itu adalah tokoh fiksi yang tak pernah ada. Namun perannya sebagai pencuri natal dapat saja terganti oleh yang lain. Barangkali itu kesibukan natal, stress natal, hadiah natal, baju baru, pentas natal, liburan natal, kue-kue natal, hiasan natal, tradisi natal, atau apa saja yang mungkin merenggut makna natal yang sesungguhnya dari kita. Semoga kita semua dapat merayakan Natal dengan cara yang seharusnya. Selamat natal! (Pancha Wiguna Yahya)

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."