• PDF

Kalender

Penilaian Pengunjung: / 1
TerjelekTerbaik 
  • Rabu, 29 April 2009 16:59
  • Ditulis oleh Pancha W. Yahya
  • Sudah dibaca: 2044 kali
Kalender adalah usaha manusia membagi waktu ke dalam hari, bulan dan tahun untuk mempermudah kelangsungan hidupnya. Pada awalnya kalender dibuat supaya manusia dapat menentukan masa bercocok-tanam dan memudahkan berdagang. Makanya kata kalender berasal dari kata Latin kalendarium yang berarti “catatan pembukuan utang” atau “buku catatan bunga pinjaman.” Sedang kata kalendarium berawal dari sebuah kata dalam bahasa Latin kalendae yang berarti “hari pertama dalam satu bulan Romawi”, yaitu hari saat diumumkannya hari-hari berjualan, panen, perayaan-perayaan dan kegiatan-kegiatan lain selama sebulan ke depan.

Berdasarkan kalender, kita baru saja memasuki tahun ke-2005. Kalender kita, juga kalender sebagian besar penduduk bumi, disebut Kalender Gregorian, sebab ditetapkan oleh Paus Gregory pada tanggal 24 Februari 1582. Kalender Gregorian merupakan revisi atas Kalender Julian yang ditentukan oleh Kaisar Julius pada pertengahan abad pertama SM. Namun, selain kalender Gregorian ada banyak cara penanggalan lain. Misalnya kita mengenal Kalender Tionghoa. Atau juga penanggalan Arab yang akan tiba di tahun 1426 Hijriyah sehari setelah orang tionghoa merayakan tahun baru yang ke 2556. Selain kalender Tionghoa dan Arab, ada juga kalender lain seperti: kalender Hindu, kalender Yahudi, Kalender suku Aztek di Mexico, atau juga Kalender suku Inca di Peru.

Jika demikian, maka perayaan tahun baru menjadi absurd. Seseorang amat mungkin merayakan lebih dari satu kali tahun baru pada bentangan tahun yang sama. Atau di rentang tahun yang sama bermacam perayaan tahun baru dirayakan orang pada waktu yang berbeda-beda. Lalu, apa arti semua ini? Alkitab mengajar kita untuk mengukur nilai kehidupan sehari lepas sehari bukan dalam rentang tahun (mis. Mat. 6:11, 34; Ef. 5:16). Pemazmur mengajar kepada kita, “Meski masa hidup manusia tujuh puluh sampai delapan puluh tahun, namun kita mesti menghitungnya hari demi hari” (Maz 90:10,12). Jadi, jangan tunggu tahun baru untuk memulai sesuatu yang baik. Jangan tunggu tahun baru untuk menjalankan semua rencana. Jangan tunggu tahun baru untuk mempunyai hidup yang baru. Lakukanlah itu semua sekarang, selagi ada kesempatan! Selamat memulai hari yang baru! (Pancha Wiguna Yahya)
Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."