• PDF

Bukan Sembarang Yusuf

Penilaian Pengunjung: / 2
TerjelekTerbaik 
  • Rabu, 29 April 2009 17:06
  • Ditulis oleh Pancha W. Yahya
  • Sudah dibaca: 16550 kali
Tahukah Anda, nama depan yang paling populer di Amerika Serikat pada dekade 1990-an? Menurut situs www.behindthename.com yang datanya bersumber dari biro sensus Amerika, nama yang paling banyak dimiliki orang Amerika pada era itu adalah “James” untuk laki-laki dan “Mary” untuk wanita. Populernya beberapa nama dalam sebuah masyarakat pada era tertentu adalah suatu hal yang lazim, tak terkecuali pada jaman Alkitab. Salah satu nama yang populer (buat lelaki), di tengah-tengah orang Yahudi waktu itu ialah “Yusuf”. Darimana saya menarik kesimpulan itu? Jawabannya adalah dari Alkitab sendiri. Kalau kita menelusuri Alkitab, akan ditemukan delapan orang pria yang bernama Yusuf. “Banyak”nya orang yang bernama Yusuf dalam Alkitab menunjukkan bahwa nama itu cukup populer dipakai oleh Yahudi pada jaman itu. Siapakah kedelapan pria tersebut? Yang pertama adalah Yusuf anak Yakub, yang menjadi penguasa di Mesir. Kemungkinan penamaan Yusuf atas tujuh pria berikutnya mengikuti nama Yusuf anak Yakub ini. Pria kedua adalah ayah Yigal, salah satu dari dua belas pengintai Israel dari suku Ishakar (Bilangan 13:7). Pria ketiga ialah anak Matica, yang namanya dicatat dalam deretan silsilah Yesus Kristus (Lukas 3:24). Yang keempat adalah Yusuf, suami Maria, ayah dari Yesus Kristus. Pria kelima ialah saudara kandung Yesus (Matius 13:55, 27:56). Yang keenam adalah nama lain dari Barabas, seseorang yang menjadi alternatif calon pengganti Yudas Iskariot (Kisah Para Rasul 1:23). Dan yang ketujuh adalah nama lain dari Barnabas salah seorang rekan pelayanan Paulus (Kisah Para Rasul 4:36).

Siapakah Yusuf yang kedelapan? Dialah Yusuf dari Arimatea. Ia disebut Yusuf dari Arimatea, sesuai tempat asalnya untuk membedakannya dengan Yusuf yang lain. Menurut saya sosok Yusuf yang ini sungguh luar biasa. Dia dicatat di dalam Alkitab sebagai anggota Majelis Besar (majelis yang memerintah orang Yahudi) yang terkemuka (Markus 15:43). Meski seorang politikus, namun ia dinyatakan Alkitab sebagai seorang yang baik dan benar (Lukas 23:50). Kebenaran dan kebaikan Yusuf terlihat tatkala ia tidak menyetujui hukuman mati atas diri Yesus (Lukas 23:51). Tetapi karena dia minoritas, maka suaranya tidak didengar. Tapi paling tidak ia telah berani menunjukkan sikap sebagai seorang yang benar. Meski pada awalnya ia sembunyi-sembunyi dalam mengikut Yesus (Yohanes 19:38), tapi akhirnya ia menyatakan imannya itu kepada semua orang. Pada malam itu, ia menurunkan jasad Yesus dan menguburkannya di dalam bukit batu yang baru digalinya di area pekuburan miliknya (Matius 27:52-60). Amat langka memang orang seperti Yusuf ini. Seorang yang hidup benar, dan menyatakan kebenaran tatkala di tengah-tengah ketidakbenaran. Memang ia bukan sembarang Yusuf! (Pancha Wiguna Yahya)
Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."