• PDF

Lewi

Penilaian Pengunjung: / 2
TerjelekTerbaik 
  • Rabu, 29 April 2009 17:18
  • Ditulis oleh Pancha W. Yahya
  • Sudah dibaca: 4445 kali
Dahulu pada masa Perjanjian Lama, tak semua umat Tuhan boleh melayani di bait Allah. Dari dua belas suku Israel, Tuhan hanya memilih satu suku, yakni suku Lewi yang boleh melayani di bait-Nya (Bilangan 3:12-13). Suku Lewi bertanggung jawab dalam mengerjakan semua urusan di dalam bait Allah. Sebagian dari mereka harus mengawasi pintu gerbang bait Allah. Sebagian lagi harus mengurus administrasi bait Allah. Sebagian yang lain bertugas memelihara peralatan bait Allah dan membersihkan ruangan-ruangan bait Allah. Ada juga yang bertugas mempersiapkan barang-barang keperluan ibadah. Dan sisanya menjadi pemain alat musik dan memuji Tuhan (1 Tawarikh 23:4-5, 28-32). Dari sekian banyak orang Lewi, hanya keturunan Harunlah yang ditunjuk Allah untuk menjadi imam yang memimpin ibadah dan membakar korban kepada Allah. Jadi kalau dihitung persentase dari seluruh umat Israel, kira-kira hanya 1/12 atau 8,3% orang yang boleh melayani Tuhan di bait Allah.

     Lalu bagaimana halnya dengan orang percaya pada masa kini? Siapa saja yang boleh melayani di gereja? Berapa persen dari orang kristen yang diperkenan untuk terlibat dalam pelayanan? Menjawab pertanyaan itu Alkitab menegaskan bahwa semua orang percaya adalah “imamat yang rajani” (1 Petrus 2:9). Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari menerjemahkan bagian itu dengan, “imam-imam yang melayani raja.”  Ya, setiap orang percaya – tanpa terkecuali – ialah imam-imam yang boleh (dan harus) melayani Sang Raja segala raja. Jadi tugas-tugas pelayanan kini tak lagi empunya sebagian orang, melainkan milik seluruh orang percaya.

     Sayangnya tak banyak orang kristen yang menyadari hal ini. Kebanyakan orang percaya merasa bahwa pelayanan adalah bagian dan tanggung jawab dari segelintir orang – pendeta, penginjil, penatua, diaken – yang menduduki jabatan gerejawi. Sedang mereka hanya duduk sebagai penonton dan penikmat belaka. Padahal melayani Tuhan adalah hak istimewa yang disediakan Tuhan bagi setiap orang yang telah ditebus-Nya. (Pancha W. Yahya)

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
yuniati lomi   |203.190.113.xxx |23-09-2012 20:14:02
Pak, saya mau bertanya,kenapa suku Lewi yang terpilih sebagai pelayan di Bait
Allah?? kenapa tidak suku yang lain??



trimaksih..
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."