Pancha W. Yahya

Dilahirkan di Semarang, pada tanggal 8 Febuari 1976 dari pasangan Alm. Hanoto Jahja dan Tanti Widjaja. Dan pada tahun 2001, menikah dengan Sumanti Jonatan, S.Th.

Pendidikan:
1. SD Kristen 1 Semarang lulus tahun 1988
2. SMP PL Domenico Savio Semarang lulus tahun 1991
3. SMA Negeri 3 Semarang lulus tahun 1994
4. Sarjana Theologia dari Seminari Alkitab Asia Tenggara, Malang lulus tahun 2000

Pekerjaan:
Pernah menjadi pengerja di GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
Jl. Jatinegara Barat III/2A dari th. 2000 - 2005, sekarang sedang menjalani
studi lanjut di SAAT Malang

Dapat dihubungi langsung di Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

  • PDF
  • Cetak

Agama Kristen = Agama Menyanyi?

Penilaian Pengunjung: / 57
TerjelekTerbaik 
  • Rabu, 29 April 2009 13:48
  • Ditulis oleh Pancha W. Yahya
Agama Kristen adalah agama yang unik. Tidak hanya iman dan pengajarannya yang unik, tetapi ada hal yang lainnya yang unik. Agama Kristen adalah agama yang penuh dengan nyanyian. Lihat saja kalau orang Kristen beribadah kepada Tuhan, hampir 60% dari seluruh waktu ibadahnya diisi dengan nyanyian. Belum lagi kalau umat percaya mengadakan kebaktian syukur di rumah-rumah jemaat atau juga kebaktian di luar alias kebaktian padang, pastilah ada nyanyian di sana! 

Selanjutnya: Agama Kristen = Agama Menyanyi?

  • PDF
  • Cetak

Seandainya Tuhan Menggunakan Mesin Penjawab ...

  • Rabu, 29 April 2009 13:48
  • Ditulis oleh Pancha W. Yahya
Seandainya Tuhan memakai mesin penjawab, bila kita menghubungi Dia akan terdengar suara dari seberang, “Terima kasih Anda telah menghubungi saluran surga ... bila Anda merasa ketakutan dan membutuhkan kekuatan silakan tekan angka satu ... bila Anda merasa sedih dan ingin dihibur silakan tekan angka dua ... bila Anda sakit dan ingin disembuhkan silakan Anda tekan angka tiga ... bila hidup Anda merasa tidak berarti silakan tekan angka empat ... bila Anda dikecewakan orang lain silakan tekan angka lima ... bila Anda melakukan dosa dan ingin mengakuinya silakan tekan angka enam ... bila Anda ingin mengucap syukur silakan tekan angka tujuh ... bila Anda ingin mengajukan permohonan silakan tekan angka delapan ... bila Anda ingin berbicara dengan malaikat operator silakan tekan angka nol ...”

Selanjutnya: Seandainya Tuhan Menggunakan Mesin Penjawab ...

  • PDF
  • Cetak

Budaya Jam Karet

  • Rabu, 29 April 2009 13:45
  • Ditulis oleh Pancha W. Yahya
Di negara ini jam karet telah membudaya. Bukan berarti jam dari orang-orang Indonesia semua terbuat dari karet. Jangankan terbuat dari karet, malahan pada tangan sebagian rakyat Indonesia ada yang terlilit oleh jam-jam ber”merek” yang dilapis dengan emas dan bertatahkan berlian, yang tentu saja nilainya sangat mahal. Kalau demikian, lalu apanya yang terbuat dari karet? Bukan jarumnya atau mesinnya atau juga tombolnya, tetapi yang mengaret adalah kedisiplinan dan komitmennya. Jam sepuluh pagi janji untuk bertemu, belum tentu jam sepuluh tepat orang tersebut hadir. Bisa jam sepuluh lebih! Berapa lebihnya? Bisa lima menit , sepuluh, tiga puluh menit bahkan bisa satu jam.

Selanjutnya: Budaya Jam Karet

  • PDF
  • Cetak

Mari Merayakan Paskah!

Penilaian Pengunjung: / 1
TerjelekTerbaik 
  • Rabu, 29 April 2009 13:41
  • Ditulis oleh Pancha W. Yahya
Peristiwa yang paling berkesan saat merayakan Paskah di masa kanak-kanak adalah berburu telur Paskah. Ketika kebaktian Minggu Paskah sedang berjalan, pikiran saya tertambat di halaman gereja, “di sebelah mana ya telur itu disembunyikan?”. Kami tahu ketika kami sedang mengadakan kebaktian, saat itulah sebagian guru sedang sibuk menyembunyikan telur-telur Paskah di sela-sela rerumputan. Begitu kebaktian selesai, kami berhamburan memburu telur-telur itu. Ah… betapa menyenangkannya saat-saat itu.

Selanjutnya: Mari Merayakan Paskah!

  • PDF
  • Cetak

Saliva

  • Rabu, 29 April 2009 13:40
  • Ditulis oleh Pancha W. Yahya
Setiap bagian tubuh kita ada fungsinya. Tak terkecuali ludah. Ludah alias air liur yang punya nama “keren” saliva, memiliki banyak fungsi. Secara umum fungsi lidah dibagi menjadi tiga. Pertama adalah untuk mencerna makanan secara kimia dengan enzim-enzim yang terkandung di dalamnya. Kedua, untuk membantu menelan makanan. Dan ketiga untuk melindungi mulut dari bakteri dan virus. Betapa bergunanya ludah bagi diri kita, meskipun kita tidak menyadarinya.

Tapi ludah kita hanya berguna bagi diri kita tidak bagi orang lain.

Selanjutnya: Saliva

Selanjutnya...

Halaman 25 dari 27