Pancha W. Yahya

Dilahirkan di Semarang, pada tanggal 8 Febuari 1976 dari pasangan Alm. Hanoto Jahja dan Tanti Widjaja. Dan pada tahun 2001, menikah dengan Sumanti Jonatan, S.Th.

Pendidikan:
1. SD Kristen 1 Semarang lulus tahun 1988
2. SMP PL Domenico Savio Semarang lulus tahun 1991
3. SMA Negeri 3 Semarang lulus tahun 1994
4. Sarjana Theologia dari Seminari Alkitab Asia Tenggara, Malang lulus tahun 2000

Pekerjaan:
Pernah menjadi pengerja di GKI Sinode Wilayah Jawa Barat
Jl. Jatinegara Barat III/2A dari th. 2000 - 2005, sekarang sedang menjalani
studi lanjut di SAAT Malang

Dapat dihubungi langsung di Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

  • PDF
  • Cetak

Lembam

  • Rabu, 29 April 2009 16:53
  • Ditulis oleh Pancha W. Yahya
Pada saat duduk di bangku sekolah lanjutan, saya mengenal sebuah istilah Fisika, yaitu kelembaman. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kelembaman berarti, “sifat materi yang menentang atau menghambat perubahan keadaan gerak benda materi itu.” Contoh yang paling sederhana untuk menjelaskan kelembaman bisa didapat dari peristiwa saat kita menumpang sebuah kendaraan yang sedang melaju kencang dan tiba-tiba sang sopir mengerem mendadak. Saat itu, kendaraan yang kita tumpangi telah berhenti tetapi kita tetap terus bergerak maju. Pernahkah Anda mengalami peristiwa seperti itu? Saya yakin pernah! Itulah kelembaman yang dimiliki setiap benda.

Selanjutnya: Lembam

  • PDF
  • Cetak

Channel

Penilaian Pengunjung: / 1
TerjelekTerbaik 
  • Rabu, 29 April 2009 16:53
  • Ditulis oleh Pancha W. Yahya
Di era kini, segala informasi yang ingin kita miliki dapat dengan gampang kita peroleh. Bahkan, dari dalam rumah kita dapat meraup segala informasi tersebut. Salah satu agen informasi ke dalam rumah kita ialah televisi. Harus kita akui bahwa belakangan ini industri pertelevisian di tanah air berkembang begitu pesat. Sekian belas tahun yang lampau kita hanya punya satu stasiun televisi, yaitu Televisi Republik Indonesia (TVRI). Tapi kini tak kurang sepuluh channel televisi siap membanjiri kita dengan berjuta informasi.

Selanjutnya: Channel

  • PDF
  • Cetak

Alkitab

Penilaian Pengunjung: / 2
TerjelekTerbaik 
  • Rabu, 29 April 2009 16:52
  • Ditulis oleh Pancha W. Yahya
Tahukah Anda bahwa Alkitab adalah sebuah perpustakaan? Banyak orang kristen berpikir bahwa Alkitab hanyalah sebuah buku. Ternyata, Alkitab adalah sebuah perpustakaan yang berisi puluhan buku di dalamnya. Dalam Alkitab terdapat enam puluh enam (66) buku, yang terbagi ke dalam dua kelompok. Tiga puluh sembilan (39) buku yang pertama disebut Perjanjian Lama dan buku-buku itu ditulis sebelum Yesus Kristus lahir. Sedang kelompok kedua disebut Perjanjian Baru, yaitu buku-buku yang ditulis setelah kelahiran Yesus. Kelompok kedua berisi dua puluh tujuh (27) buku.

Selanjutnya: Alkitab

  • PDF
  • Cetak

Surat Cinta

  • Rabu, 29 April 2009 16:52
  • Ditulis oleh Pancha W. Yahya
Sudah hampir dua jam gadis itu mondar-mandir di ruang depan rumahnya. Sekarang, ia tampak duduk merenung. Pikirannya mengawang jauh. Entah apa yang bersliweran di dalam benaknya. Tak lama kemudian sang gadis beranjak menuju jendela. Di sana ia mengintip ke luar. Setelah yang dinantinya belum tiba, ia menghela napas panjang. Direbahkannya tubuh itu di atas sofa merah yang empuk. Ia pun terduduk lemas. Tatapan matanya nanar. Di dasar hatinya terpendam kegelisahan yang bergejolak.

Selanjutnya: Surat Cinta

  • PDF
  • Cetak

Mati

  • Rabu, 29 April 2009 16:51
  • Ditulis oleh Pancha W. Yahya
Suatu hari seorang teman bertanya kepada saya, “Mengapa ya, kita sering mengucapkan ‘Yesus mati’? Bukankah kalimat itu agak kasar kedengarannya? Untuk manusia saja kita tidak biasa menggunakan kata ‘mati’, tapi kita memakai kata lain seperti: ‘meninggal, wafat, mangkat, berpulang’, mengapa untuk Tuhan kita memakai kata ‘mati’?” Dengan penuh kehati-hatian saya mencoba untuk menjawab pertanyaan yang kritis tersebut. Saya menjelaskan bahwa alasan kita sering memakai kalimat “Yesus mati” ialah karena memang formulasi demikian yang dipakai oleh Lembaga Alkitab Indonesia (mis. Mark. 15:44; Yoh. 19:33). LAI tidak pernah menggunakan kalimat “Yesus meninggal, Yesus wafat atau Yesus mangkat”, sehingga menjadi biasa bagi kita jikalau kita mengatakan “Yesus mati.”

Selanjutnya: Mati

Selanjutnya...

Halaman 11 dari 27