Resolusi Tahun Baru

Penilaian Pengunjung: / 0
TerjelekTerbaik 
Mungkin banyak dari kita yang mempunyai banyak harapan pada tahun 2003 yang lalu, dan banyak dari harapan itu belum tercapai. Atau banyak juga dari kita yang mempunyai harapan baru di tahun yang baru ini. Meski belum mengetahui apakah harapan itu tercapai atau tidak. Tetapi paling tidak, harapan itu membuat kita dapat membuat suatu daftar gol yang hendak kita capai pada tahun 2004.
 
Janji dan doa telah dipanjatkan untuk berusaha mewujudkan harapan kita. Kebiasaan sebagian orang membuat ‘Resolusi Tahun Baru’ yakni membuat daftar janji pada dirinya sendiri yang hendak diwujudkan pada tahun baru ini dalam bentuk secarik kertas, dan kertas itu disimpan sampai akhir tahun 2004, lalu akan dibuka untuk dievaluasi dan direnungkan, apakah harapan dan janjinya telah tercapai atau tidak.


Tetapi seringkali pengharapan kita hanya sebatas apa yg kita lihat. Pengharapan kita hanya jatuh pada pengharapan materialistis. Pengharapan kita hanya seperti pengharapan dunia. Pengharapan yang sebesar dan sejauh otak manusia.
 
Pengharapan yang sejati adalah milik Allah. Pengharapan yang sesungguhnya hanya ada dalam kuasa Allah. Diluar Allah adalah pengharapan semu. Pengharapan yang dapat berubah-ubah. Pengharapan didalam Allah kekal adanya. “Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.” Roma 15:13. 

Lalu apa dasar pengharapan kita? Jika dasar pengharapan kita hanya pada dunia, apa yang akan kita harapkan? Mendengar berita-berita pada tahun 2003 keadaan dunia tidaklah semakin baik. Secara ekonomi, secara politik, secara sosial, secara budaya semua tidak semakin membaik. Lihat lingkungan sekitar kita hidup, harga-harga barang kebutuhan semakin membumbung naik, sedangkan mencari pekerjaan yang tetap dan stabil tidak semakin mudah. Belum lagi angka kejahatan yang tiap hari bukan semakin menurun tetapi semakin meningkat. Anak-anak muda yang semakin hari dibebani oleh uang sekolah yang semakin mahal. Kebutuhan kasih dan perhatian diantara anggota keluarga bukan semakin baik. Pelarian manusia pada obat-obatan bius, mariyuana, ekstasi, kokain semakin hari semakin menggila. Berita-berita tentang perang dunia, tentang teroris yang akan bertindak lebih gila lagi. Penyakit yang bermunculan seperti SARS, sapi gila. Apa dasar pengharapan kita?
 
Dasar pengharapan kita hanya percaya pada pemeliharaan Allah atas hidup kita. Hidup kita ada dalam genggaman tanganNya yang tak tergoyahkan. Kepercayaan itulah iman kita pada Allah. “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.” Ibr 11:1. Menjadikan hidup orang Kristen mempunyai pengharapan yang suka cita. Roma 12:12. Karena ada pengharapan yang pasti di masa depan kita. Yakni dengan menyerahkan seluruh hidup kita, iman kita pada Allah. 

Karena sering kali pengharapan kita hanya bersandar pada usaha, pemikiran dan rencana kita saja. Bukan pengharapan Tuhan yang dijalankan. Ini yang menyedihkan. Tidak heran banyak pengharapan itu yang gagal, tidak tercapai. Bahkan yang terlebih lagi adalah sebaliknya, pengharapan itu mungkin tercapai tetapi melawan kehendak Tuhan. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
 
Resolusi Tahun Baru adalah baik. Tetapi apakah resolusi itu sudah sesuai dengan kehendak Tuhan? Apakah dengan resolusi itu nama Tuhan akan dimuliakan? Kebanyakan dari kita membuat daftar resolusi tahun baru hanya pada kebutuhan diri kita sendiri. Itu adalah self center. Lalu kita berharap Tuhan akan menyertai kehendak kita. Maka tidak heran banyak dari resolusi kita itu gagal tidak pernah akan tercapai.
 
Sudahkah kita mencari kehendak Tuhan dalam hidup kita ?
 
Vancouver, 20 Januari 2004

Peter
Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."