Bebaskah?

Penilaian Pengunjung: / 0
TerjelekTerbaik 
Drupa, mengaku berasal dari SriLangka, dan dia sekarang telah hidup menetap di Canada dengan status pelarian (refugee). Waktu Drupa melarikan diri dari SriLangka, dia harus membayar $35.000 CAD (uang dollar Canada) kepada suatu biro agen yang mengurus pelariannya.

Sing Sien, mengaku dari Cina, dia harus menyelundup untuk masuk ke Canada dan dia sekarang dapat hidup dan menetap di Canada. Tetapi untuk pelariannya ke Canada, Sien harus membayar $60.000 CAD (Canada dollar) jika di konversikan ke Rupiah, kurang lebih sekitar Rp.400.000.000,- (Empat ratus juta rupiah).


Suatu jumlah uang yang tidak sedikit. Bagi penduduk Canada sendiri, uang sebesar $60.000 juga tidak sedikit; mungkin bagi seseorang yang menerima upah minimum harus bekerja selama 3 tahun untuk mendapatkan $60.000.

Yang dibicarakan di sini bukanlah tentang uang, tetapi maksud di balik dari kedua contoh diatas, yakni adalah mencari suatu kehidupan yang bebas, yang damai dan yang bahagia.

Pengakuan Sien, mengatakan bahwa setelah dia dapat hidup di Canada dia harus bekerja siang malam untuk dapat mengembalikan uang $60.000 yang dia pinjam dari suatu "biro jasa" yang telah menyelundupkan dirinya keluar dari Cina. Bukan hanya itu Sien juga harus membayar "bunga" dari uang $60.000 itu. Maka terlontarlah suatu pernyataan dari mulut Sien yang mengatakan, "Ini bukan kebebasan."

Mengingat akan perayaan Paskah tahun ini, membuat kita juga mengingat akan Kasih Kristus yang telah rela menjelma menjadi manusia dan bahkan mati untuk menebus dosa kita. Penebusan Kristus untuk membebaskan manusia dari belenggu dosa. Seperti di Alkitab juga mengatakan meski dosa kita merah seperti Kirmizi akan menjadi putih seperti salju.

Seperti gambaran Drupa dan Sien diatas memberikan suatu pelajaran bagi kita, bahwa dimana saja di dunia ini kebebasan "semu" itu sama saja. Karena manusia masih hidup dalam belenggu dosa.

Kebebasan yang di pikirkan oleh manusia masih dalam konsep dosa. Yakni kebebasan menikmati dunia. Alangkah malangnya manusia yang menginginkan kebebasan tetapi masih belum bebas.

Hanya melalui Tuhan Yesus Kristus maka manusia dapat memperoleh kebebasan yang total. Sehingga manusia dapat berjalan menuju kepada Allah.

Seperti Yesus telah mengajak manusia untuk datang kepadaNya. Marilah kepadaku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. ....dan jiwamu akan mendapat ketenangan.

Kebebasan sejati hanya diperoleh dalam Kristus. Kematian dan penebusan Kristus bukan murahan. Karena dengan penebusan yang mahal hingga Kristus menyerahkan nyawaNya bagi manusia. Maka demikian dengan harga yang mahal akan diperoleh kualitas yang mahal pula.

Dan kebebasan yang mahal itu telah disediakan oleh Kristus untuk kita dengan datang kepadaNya. Maukah anda datang kepadaNya sekarang juga?

Vancouver, 09 April 2004

Peter

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."