Peter Purwanegara

Lahir dan dibesarkan di Surabaya. Seusai sekolah menengah atas melanjutkan pendidikannya di Vancouver, Canada di fakultas administrasi. Pelayanan di gereja lokal sejak kecil. Bakat menulis dikenalnya semenjak sekolah menengah pertama disalurkan ke beberapa media rohani lokal. Saat ini tinggal di Vancouver, Canada, bekerja pada surat kabar lokal dan melanjutkan belajar paruh waktu dalam bidang periklanan. 

Selain hobinya menulis (dan membaca); aktifitas luar ruang, design grafis, fotografi, tennis dan olahraga serta warna biru menjadi kesukaan bapak muda berputri satu ini. Mottonya cukup sederhana, "Never say I Can't" dan "Be Creative" serta ayat Alkitab favoritnya, "Janganlah katakan: Aku ini masih muda, tetapi kepada siapa engkau Kuutus, haruslah engkau pergi." (Yeremia 1:7).

  • PDF
  • Cetak

GodTube

Penilaian Pengunjung: / 5
TerjelekTerbaik 
  • Rabu, 29 April 2009 18:27
  • Ditulis oleh Peter Purwanegara
Anda mungkin sudah tidak asing dengan YouTube, tempat dimana jaringan video dari Indonesia Idol sampai Rusia Idol anda dapat menyaksikan di YouTube. Jaringan ini lahir pada tahun 2005 dibidani oleh Chad Hurley, Steve Chen and Jawed Karim - ketiga cowok tersebut bertemu waktu mereka melamar pekerjaan di PayPal. Dan akhirnya situs tersebut dibeli sama Google dengan bandrol 1.65 billion. Hanya dalam dua tahun pendiri YouTube telah menjadi bilioner.

Selanjutnya: GodTube

  • PDF
  • Cetak

Kasih Itu Aktif

Penilaian Pengunjung: / 2
TerjelekTerbaik 
  • Rabu, 29 April 2009 18:27
  • Ditulis oleh Peter Purwanegara
Wow! Kalimat ini sih gedeeeeeee ……… banget deh artinya (tulisannya aja kecil-kecil). Arti kasih aja udah gede, ditambah kata aktif wah azubilah (kayak kita berdiri di depan lampu 100.000 watt silaunya ngga ketulungan).

Kalimat ini aku baca waktu membaca buku War of Words (Perang Kata) terbitan Momentum. Tetapi artinya bener ban get. Tuhan adalah kasih. Kalau saja Tuhan yang kasih itu tidak aktif, tidak bertindak dulu mengasihi manusia dengan menebus manusia melalui Anak-Nya yang tunggal Tuhan Yesus, mana mungkin manusia bisa diselamatkan.

Selanjutnya: Kasih Itu Aktif

  • PDF
  • Cetak

Pertemuan di Tengah J (2)

  • Rabu, 29 April 2009 18:26
  • Ditulis oleh Peter Purwanegara

“Ah alangkah indahnya jika ada seseorang membuat begitu sempurnanya bulan itu untuk dihadiahkan kepada seseorang yang dikasihinya. Cinta itu indah. Cinta itu anugerah. Patut disyukuri bahwa manusia dapat mencintai sesamanya. Tetapi kadang cinta pula yang membuat manusia menjadi nekat.” Aku pun heran mengapa aku bisa berucap sedemikian rupa.

Kurasakan angin yang berhembus perlahan melalui jembatan mengusap permukaan kulitku. Musim dingin masih belum berlalu meski tidak turun salju lagi. Lampu-lampu kota terlihat begitu indah seperti lampu pohon terang terlihat dari atas jembatan ini.

Selanjutnya: Pertemuan di Tengah J (2)

  • PDF
  • Cetak

Pertemuan di Tengah J

  • Rabu, 29 April 2009 18:26
  • Ditulis oleh Peter Purwanegara
Sinar bulan makin menampakkan sinarnya dengan demikian terangnya, seakan hendak menerangi malam yang makin gelap. Untung tidaklah hujan. Aku melihat ke arah tanda bahan bakar dalam mobilku yang telah menunjukkan di bawah tanda E yang berarti bahan bakar mobilku semakin menipis. Dan tanda peringatan untuk mengisi bensin terus menyala. Mengiringi degup jantungku yang bertalu-talu, karena tegang. Aku kuatir akan kehabisan bensin di tengah jalan.

Dan kekuatiranku pun menjadi kenyataan. Aku merasakan lari mobilku mulai agak tersendat-sendat. Tak sampai lima menit, mobilku menggelinding tanpa mesin yang menyala. Aku hanya sempat berdoa dalam hati. Tuhan tolonglah hambaMu ini dalam situasi yang seperti ini, kiranya tidak terjadi masalah yang lebih besar.

Selanjutnya: Pertemuan di Tengah J

  • PDF
  • Cetak

Ready or Not

  • Rabu, 29 April 2009 18:25
  • Ditulis oleh Peter Purwanegara
Setelah kejadian Virginia Tech beberapa teman juga mulai membicarakan, apa sebenarnya yang terjadi, mengapa (harus) terjadi dan gosip-gosip lainnya. Aku sebagai pendengar setia hanya memasang telinga sambil ikut berdiskusi secara telehati. Tak lama kemudian telinga sebelah kanan mendengar seseorang menyesalkan kejadian Virginia Tech (VT) dan mengatakan, “Kasihan para korban. Mereka mati dengan sia-sia. (died for nothing).” Telinga kiri konfirmasi berita. Benar koq dia ngomong begitu.

Selanjutnya: Ready or Not

Selanjutnya...

Halaman 3 dari 15