Peter Purwanegara

Lahir dan dibesarkan di Surabaya. Seusai sekolah menengah atas melanjutkan pendidikannya di Vancouver, Canada di fakultas administrasi. Pelayanan di gereja lokal sejak kecil. Bakat menulis dikenalnya semenjak sekolah menengah pertama disalurkan ke beberapa media rohani lokal. Saat ini tinggal di Vancouver, Canada, bekerja pada surat kabar lokal dan melanjutkan belajar paruh waktu dalam bidang periklanan. 

Selain hobinya menulis (dan membaca); aktifitas luar ruang, design grafis, fotografi, tennis dan olahraga serta warna biru menjadi kesukaan bapak muda berputri satu ini. Mottonya cukup sederhana, "Never say I Can't" dan "Be Creative" serta ayat Alkitab favoritnya, "Janganlah katakan: Aku ini masih muda, tetapi kepada siapa engkau Kuutus, haruslah engkau pergi." (Yeremia 1:7).

  • PDF
  • Cetak

Resolusi Tahun Baru

  • Rabu, 29 April 2009 18:00
  • Ditulis oleh Peter Purwanegara
Mungkin banyak dari kita yang mempunyai banyak harapan pada tahun 2003 yang lalu, dan banyak dari harapan itu belum tercapai. Atau banyak juga dari kita yang mempunyai harapan baru di tahun yang baru ini. Meski belum mengetahui apakah harapan itu tercapai atau tidak. Tetapi paling tidak, harapan itu membuat kita dapat membuat suatu daftar gol yang hendak kita capai pada tahun 2004.
 
Janji dan doa telah dipanjatkan untuk berusaha mewujudkan harapan kita. Kebiasaan sebagian orang membuat ‘Resolusi Tahun Baru’ yakni membuat daftar janji pada dirinya sendiri yang hendak diwujudkan pada tahun baru ini dalam bentuk secarik kertas, dan kertas itu disimpan sampai akhir tahun 2004, lalu akan dibuka untuk dievaluasi dan direnungkan, apakah harapan dan janjinya telah tercapai atau tidak.

Selanjutnya: Resolusi Tahun Baru

  • PDF
  • Cetak

Ide Gila

Penilaian Pengunjung: / 2
TerjelekTerbaik 
  • Rabu, 29 April 2009 17:54
  • Ditulis oleh Peter Purwanegara
Di kota Vancouver, ada sebuah radio jalur FM yang pernah eksis dengan nama radio KISS FM 96.9 dan slogannya “soft adult contemporary” yang biasa memutar lagu-lagu ‘slow pop’ dari artis sekuler seperti Phil Collins, Whitney Houston, Celine Dion dan lain sebagainya.

Dan mulai 1 Desember (2002), KISS FM memutuskan untuk berubah sementara menjadi stasiun radio lagu Natal (Christmas). Bukan untuk beberapa jam saja memutar lagu-lagu Natal, tetapi 24 jam 7 hari seminggu. Pokoknya dalam bulan Desember mereka hanya memutar lagu-lagu Natal.

Selanjutnya: Ide Gila

  • PDF
  • Cetak

Di Atas Langit Masih Ada Langit

Penilaian Pengunjung: / 15
TerjelekTerbaik 
  • Rabu, 29 April 2009 17:49
  • Ditulis oleh Peter Purwanegara
Bagi sebagian orang, setelah sepuluh tahun tidak kuliah, rasanya akan merasa malas untuk belajar kembali, harus menghafal teori-teori dan mengerjakan pekerjaan rumah yang telah ditentukan oleh sang guru. Apalagi aku masih mempunyai pekerjaan penuh waktu, jadi harus pandai-pandai membagi waktu. Jika tidak, pasti akan mudah putus ditengah jalan.

Tetapi yang cukup menguntungkan, bidang pelajaran yang aku ambil merupakan bidang yang aku sukai, yakni bidang desain grafis. Lagipula aku mempunyai pengalaman di bidang ini selama lebih dari dekade. Jadi aku mempunyai kepercayaan diri yang cukup tinggi. Bahkan dalam hati kecilku berkata mungkin kemampuanku tidak kalah dengan dosen yang akan mengajar.

Selanjutnya: Di Atas Langit Masih Ada Langit

  • PDF
  • Cetak

Sabuk Pengaman

  • Rabu, 29 April 2009 17:48
  • Ditulis oleh Peter Purwanegara
Suatu hari, aku lupa memakai sabuk pengaman waktu mengendarai mobil karena terburu-buru berangkat ke sekolah. Di tengah jalan, mendadak aku teringat kalau tidak memakai sabuk pengaman. Dalam otakku sempat berpikir betapa mengerikannya kalau aku mengandarai mobil tanpa sabuk pengaman dan terbayang jika terjadi kecelakaan maka akan mudahnya tubuhku akan terlempar keluar. Maka buru-buru aku mengenakan sabuk pengaman.

Selanjutnya: Sabuk Pengaman

  • PDF
  • Cetak

Pengantar Bunga

  • Rabu, 29 April 2009 17:48
  • Ditulis oleh Peter Purwanegara
Siapa yang tidak kenal dengan Don? Seorang bapak muda dengan seorang istri dan seorang putri. Tinggal di sebuah perumahan mewah. Pekerjaannya sebagai analis teknik di sebuah perusahaan komputer membuat hidup Don berkecukupan. Aku mengenalnya dalam persekutuan keluarga di gereja. Meski Don tidak ikut dalam pelayanan tetapi dia tiap Minggu hadir dalam kebaktian. Kadang-kadang waktu makan siang, kami bertemu di kedai kopi untuk minum kopi bersama. Selama setengah jam kami sering bercerita berbagi pengalaman tentang pekerjaan, keluarga dan kekristenan.

Selanjutnya: Pengantar Bunga

Selanjutnya...

Halaman 10 dari 15