Peter Purwanegara

Lahir dan dibesarkan di Surabaya. Seusai sekolah menengah atas melanjutkan pendidikannya di Vancouver, Canada di fakultas administrasi. Pelayanan di gereja lokal sejak kecil. Bakat menulis dikenalnya semenjak sekolah menengah pertama disalurkan ke beberapa media rohani lokal. Saat ini tinggal di Vancouver, Canada, bekerja pada surat kabar lokal dan melanjutkan belajar paruh waktu dalam bidang periklanan. 

Selain hobinya menulis (dan membaca); aktifitas luar ruang, design grafis, fotografi, tennis dan olahraga serta warna biru menjadi kesukaan bapak muda berputri satu ini. Mottonya cukup sederhana, "Never say I Can't" dan "Be Creative" serta ayat Alkitab favoritnya, "Janganlah katakan: Aku ini masih muda, tetapi kepada siapa engkau Kuutus, haruslah engkau pergi." (Yeremia 1:7).

  • PDF
  • Cetak

Musim Gugur

Penilaian Pengunjung: / 3
TerjelekTerbaik 
  • Rabu, 29 April 2009 18:30
  • Ditulis oleh Peter Purwanegara
Musim gugur (bukan musim gogon), telah tiba di Amrik Utara. Setelah melewati cuaca dari musim panas yang membuat hutan terbakar, sampai badai angin tornado. Kini tantangan beralih ke ekonomi yang semrawut tak tau juntrungannya. Well, paling enggak manusia masih bisa menikmati indahnya alam ciptaan Tuhan ini. Lihat sekeliling, musim gugur telah tiba. Daun-daun yang menguning kemerahan membawa suasana berbeda. Warna yang semarak mengundang perhatian kita.

Selanjutnya: Musim Gugur

  • PDF
  • Cetak

Sox and the City

Penilaian Pengunjung: / 1
TerjelekTerbaik 
  • Rabu, 29 April 2009 18:29
  • Ditulis oleh Peter Purwanegara

Jum’at kemaren 30052008, filem yang salah satu disukai oleh urban yappie, Sox and the City nongol menjadi filem layar lebar, setelah enam tahun hanya menjadi filem teve. Dan hari Seninnya udah jadi box office, menenggelamkan Indiana Joni and de Kingdom of de Crystal Skull.

Selanjutnya: Sox and the City

  • PDF
  • Cetak

Barang Rusak

Penilaian Pengunjung: / 2
TerjelekTerbaik 
  • Rabu, 29 April 2009 18:29
  • Ditulis oleh Peter Purwanegara
Percaya dech kalau kebanyakan dari kita kalo diberi barang rusak pasti jawabnya no way, enak aza, emangnya kita tempat pembuangan sampah? Barang rusak, apa bagusnya? Dipakai juga kagak bisa. Dilihat juga susah, bagusnya dimana, barang rusak kan biasanya bentuknya juga udah babak belur.

Barang rusak cuman cukup berharga bagi kolektor benda-benda antik, atau bagian dari barang rusak itu masih bisa dipakai (misalnya motor atau mobil rusak, onderdilnya mungkin masih bisa dipakai buat motor atau mobil laen). Selaen itu barang rusak adalah calon penghuni tong sampah alias dibuang, kagak pernah ada lagi orang yang pengen mengambilnya.

Selanjutnya: Barang Rusak

  • PDF
  • Cetak

Prakteknya Man...na

Penilaian Pengunjung: / 1
TerjelekTerbaik 
  • Rabu, 29 April 2009 18:28
  • Ditulis oleh Peter Purwanegara
Duh Tuhan itu kayaknya mo beri pelajaran komplit yach. Waktu menulis “Kasih Itu Aktif” gw dapet kejadian seperti begini. Waktu 2 minggu lalu seorang teman kerja, sebut saja namanya Busu, menelponku memberitahu bahwa seorang temanku lain bernama Z mendadak sakit dan Busu bertanya bisa engga aku menggantikan kerja si Z untuk hari itu. Karena pas hari itu hari day-off ku, jadi gw jawab ok no problemo.

Selanjutnya: Prakteknya Man...na

  • PDF
  • Cetak

Mmmamamamaa, Ani beda ya

Penilaian Pengunjung: / 2
TerjelekTerbaik 
  • Rabu, 29 April 2009 18:28
  • Ditulis oleh Peter Purwanegara
Hari ini aku menghadiri undangan dari putriku yang melakukan presentasi untuk Natal 2007 di sekolahnya. Tau sendiri karena acara Natal jadi gedung pertemuannya penuh banget. Padahal udara di luar sudah mencapai titik nol derajat dan hujan gerimis, ternyata banyak orang tua yang masih pengen ngeliat anak-anaknya presentasi.

Selanjutnya: Mmmamamamaa, Ani beda ya

Selanjutnya...

Halaman 2 dari 15