Discovering Your Life For Ministry - (Lukas 12:42,43)

Penilaian Pengunjung: / 1
TerjelekTerbaik 
Setiap individu yang diciptakan Tuhan diberikan akal budi dan pikiran dengan tujuan agar dapat mengasihi-Nya. Dengan mengasihi Dia maka secara otomatis kita dapat mengasihi sesama manusia. Satu hal yang perlu kita ingat adalah, sebalum kita dikasihi Tuhan, Ia terlebih dahulu mengashi kita. Omong kosong kalau orang-orang yang mengaku diri mengasihi Tuhan, namun ternyata ia membenci saudaranya. Coba baca 1 Yohanes 3:16 "Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa IA telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudra-saudara kita." Menyerahkan nyawa itu artinya memberi diri pada orang lain dan salah satu bentuk konkretnya adalah mengekspresikan kasih Tuhan dalam kehidupan kita adalah "memberi diri" melayani Dia dan sesama manusia.

Walaupun ayat di atas ini tidak secara langsung menekankan tentang melayani, namun konotasi menyerahkan nyawa ini, tetapi hal ini menunjukkan bahwa yang diserahkan kepada Tuhan (Kurios=Lord/gelar Tuhan) sebagai pemilik. Firman Tuhan dengan tegas dan jelas menyatakan bahwa Tuhan adalah pemilik mutlak atas segala sesuatu termasuk manusia ciptaan-Nya, sedangkan manusia hanya sebagai penatalayanan. Manusia hanya mendapat hak pakai di bumi ini, dan hak pakai tersebut pun bersifat sementara yang mengurus karunia Allah, sedangkan Allah pemiliknya. 

Coba kita ambil waktu sejenak membaca Lukas 12:42 "jawab Tuhan, jadi siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya" Lanjutkan lagi ayat 43 "Berbahagialah hamba yang didapati tuannya melakukan tugas ketika Ia datang" Bagian lain saya kutip Mazmur 24:1,2 "Tuhan yang empunya bumi serta isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya. Sebab Dialah yang mendasarinya di atas lautan dan menegakkannya di atas sungai-sungai" Nah, kedua ayat yang saya kutip di atas adalah ayat kunci penatalayanan (para service). Penatalayanan itu adalah panggilan umum untuk semua orang (general calling), namun difungsikan gereja secara khusus. Baca juga Efesus 4:16 Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, --yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota-- menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih. 

Gereja yang ada di dunia ini berfungsi melayani umat, sehingga jika kita memahami bahwa gereja itu adalah umat bukan gedung yang mentereng itu maka umat tersebut adalah orang percaya yang secara keseluruhan memiliki tugas melayani. Dengan demikian maka tidak ada alasan bagi orang percaya untuk mengelak pelayanan, karena ini merupakan tugas utama itu. Yang menjadi masalah adalah, apa yang kita harus kita lakukan di dalam pelayanan ini? Tentu tidak mungkin semua orang percaya menjadi pendeta? Tidak juga semua orang percaya menjadi guru Sekolah Minggu. Kita bersyukur, Tuhan itu memberikan kelebihan kepada setiap kita dan berbeda, oleh sebab itu marilah kita coba temukan apa saja yang sebenarnya Tuhan berikan kepada kita.

1. Memberitakan Kabar Sukacita (Good News)  (1 Tesalonika 2:4)  

Injil merupakan milik orang percaya dan ini merupakan komoditi vital bagi dunia. Injil berisi kabar sukacita bahwa Yesus telah lahir ke dunia ini dan tujuan kelahiran-Nya adalah untuk menebus (mengganti) umat manusia yang semestinya dihukum karena berdosa. Yesus yang lahir ini pula adalah Yesus yang kemudian disalibkan di atas kayu salib menggantikan kita. Sewaktu kita memperingati hari Natal beberapa waktu lalu, kita membaca Lukas 2:10-12 di situ malaikat berkata "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan." Nah kabar kesukaan itu disampaikan untuk seluruh suku bangsa. Pertanyaannya mengapa malaikat menyampaikan berita ini hanya kepada para gembala? Dulu belum ada Surat Kabar, Televisi, Telepon dan juga belum ada internet, jadi bagaimana caranya agar seluruh bangsa mengetahui berita ini? Satu-satunya cara supaya orang lain mengetahui berita ini adalah setiap gembala yang mendengar berita itu harus menceritakannya kepada orang lain. 

Ada banyak cara agar kita dapat memberitakan berita ini pada orang lain, melalui pemberian Alkitab, kaset atau CD atau buku-buku rohani sebagai hadiah ulang tahun buat orang-orang yang kita kasihi. Sekali lagi omong kosong bila kita katakan orang tersebut adalah orang yang kita kasihi sementara kita biarkan dia berjalan menuju kepada maut. Alasan kita memberitakan Injil atau sebagai the Ambassador Of God (Duta Besar Allah) karena Allah mengasihi kita dan Dia rela mati untuk kita. Oleh sebab itu sangat disayangkan bila ada orang yang masih hidup di dunia ini tidak mengetahui berita sukacita ini. 

Jika anda kebetulan membaca secara online coba klik alamat website di bawah ini, anda akan melihat bagaimana seseorang itu tidak dapat memberitakan berita sukacita itu. Kunci utamanya adalah kita sebagai penerima sukacita harus mempraktekkan firman Tuhan itu, bukan hanya di mulut saja. Banyak orang gagal menyampaikan berita sukacita, karena ia sendiri belum mengalami Kristus di dalam hidupnya. Manusia lama masih bercokol dalam hidupnya. Ada 8 alasan yang diperagakan mengapa seseorang gagal mengungkapkan iman kepercayaannya kepada orang lain. Selamat menyaksikan. 

http://www.godtube.com/view_video.php?viewkey=8af29eed72084f39143c   

Sekarang bagaimana dengan anda?  Apakah anda merasa sulit menyampaikan berita tentang Yesus kepada orang lain? Bersandar dan dekatlah kepada-Nya serta lebih mengasihi Dia, maka anda dengan sukacita pasti akan menceritakan kasih-Nya pada orang lain.

2. Uang dan harta kekayaan (1 Timotius 6:10) 

Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. (1 Tim 6:10)

Uang itu sangat dibutuhkan manusia, itu sebabnya semua orang senang kalau gajinya dinaikkan. Uang itu sendiri tidak berdosa, namun ketamakan akan uang membuat seseorang berdosa dihadapan-Nya. Tatkala seorang pemuda kaya datang pada Tuhan Yesus, salah satu hal yang masih mengganjal dalam hidupnya adalah ia belum bersedia meninggalkan harta bendanya untuk ikut Yesus. Hal ini yang membuat dia tetap mempertahankan hartanya yang bersifat sementara di dunia ini, tetapi ia kehilangan kehidupan bersama Kristus yang kekal itu. 

Uang memungkinkan  banyak sarana terjadi, namun menempatkan uang secara salah juga dapat berakibat fatal (lihat Pengkotbah 5:9) Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Inipun sia-sia. Harta benda dan kekayaan di dunia memang bersifat fana, namun anak Tuhan yang bijak dapat mengelolanya menjadi bersifat kekal. 

Saya tidak tahu seberapa besar kekayaan anda? Namun permisi tanya apa saja yang anda lakukan dengan kekayaan itu? Benar anda tidak dapat memberitakan Injil dengan mulut, karena kemungkinan anda seperti Musa yang tidak pandai berbicara. Namun anda memiliki uang, dan ini dapat anda pergunakan dengan supaya bernilai kekal. Anda tidak berdosa bila mengadakan pesta besar-besaran di restoran mahal dalam rangka ulang tahun atau pernikahan, namun pernahkan anda memikirkan sesuatu cara yang lebih bijak dan kreatif? Tatkala anda berulang tahun rayakanlah di restoran yang sederhana, sementara dananya anda pergunakan untuk mendukung pekerjaan Tuhan? Pernahkah anda memikirkan kebutuhan pendeta anda di gereja? Atau jika anda memiliki rumah yang cukup besar, pernahkah anda terpikir untuk membuka pintunya bagi gereja untuk mengadakan persekutuan? Ini masih satu-dua cara dari ribuan cara di mana anda dapat menciptakan uang yang bernilai sementara itu  menjadi bernilai kekal. 

3. Waktu (baca Efesus 5:16)

Waktu merupakan pemberian Allah, jalannya begitu cepat dan tidak pernah berhenti. Hari ini kita sudah memasuki tahun 2008, cepat sekali seperti mimpi. Tuhan itu adil, Dia memberikan waktu merata dan sama kepada setiap manusia. Kaya atau miskin, kulit putih atau cokelat tetap saja setiap hari diberikan waktu 24 jam. Waktu itu harus ditukar dengan sesuatu yang berharga. Kita dapat saja melewati waktu dengan berleha-leha, kita juga dapat melewati waktu dengan bekerja keras. Namun temukanlah perbedaaan dari hasilnya. Waktu bukan hanya sekadar kronos (semacam lingkaran) tetapi lebih dari itu ia harus seperti kairos yang merupakan kesempatan. 

Sebagai orang percaya kita perlu mempergunakan wakltu dengan sebaik-baiknya, tidak ada kata tunda. Orang percaya semestinya memanfaatkan waktu senggangnya bukan menghabiskannya. Istirahat itu perlu bagi orang percaya karena sepanjang minggu sudah bekerja, namun perlu diingat bukan untuk berfoya-foya. Mari ambil waktu istirahat untuk lebih mendekatkan diri pada Tuhan. Nikmati ciptaan Tuhan dengan rekreasi bersama keluarga, nikmati keindahan alam semesta; dengan demikian membuat hati kita memuji Tuhan. Orang percaya tidak seharusnya menikmati waktu senggang dengan dengan mabuk, ekstasi dan seks bebas, sebab hal ini berarti kita sedang merusak ciptaan Tuhan yang mulia itu. Seorang penulis Kristen terkenal Oswald Sanders berkata, "Sifat karier seseorang pemuda sebagian besar ditentukan oleh bagaimana dan dengan siapa Ia melewati waktu senggangnya" Jika anda melewati waktu senggang dengan berhura-hura maka hasilnya anda akan jauh dari Tuhan, dan tidak ada berkatnya; namun bila anda menghabiskan waktu anda bersama Tuhan, tentu anda akan menikmati hasil yang luar biasa bedanya.

Ingatlah bahwa waktu itu tidak pernah kembali, waktu juga tidak bisa disimpan (ditabung). Lihatlah waktu itu begitu terbatas sekali, sebuah survey mencatat bahwa orang yang berumur 70 tahun kehidupannya diisi dengan waktu tidur 23 tahun, kerja 16 tahun, nonton TV  8 tahun, makan 6 tahun, rekreasi dan santai 4,5 tahun, sakit 4 tahun, perjalanan 6 tahun, berdandan 2 tahun, sisanya ibadah ½ tahun; itupun kalau dia aktif datang ke gereja setiap minggu. Saya tidak tahu saat ini anda umurnya berapa? Jangan berpikir bahwa kita saat ini masih muda? Jika hari ini anda berumur 25 tahun, maka anda berpikir bahwa masih lama untuk mencapai umur 70 tahun. Tetapi saya ingin ingatkan anda bahwa belum tentu anda mencapai umur 70 bukan? Mungkin saja 50 tahun? Mungkin juga 30 tahun? Dan tidak menutup kemungkinan 26 tahun bukan? Yang sangat sedih sekali kemungkinan besar anda hanya memiliki umur hanya 25 tahun. Itu berarti saatnya sudah tiba bukan? Oleh karena itu tidak berlebihan bila saya coba menganjurkan anda memakai waktu yang Tuhan berikan ini dengan sebaik-baiknya.

4. Bakat dan Talenta (Matius 25:14-30, 2 Timotius 1:6)

Seorang ahli psikologi mengatakan bahwa rata-rata manusia mempergunakan 10% di dalam hidupnya untuk berkarya. Kemalasan di dalam hidup ini dan ditambah kegagalan berkali-kali membuat manusia enggan berkarya lebih lanjut. Istilah kita biasanya patah semangat atau burn out. Banyak orang Tionghoa terlihat sukses di dunia ini karena mereka mau bekerja keras, hal ini sangat baik dan patut kita teladani. Sayangnya ada satu hal yang kurang dari banayak orang Tionghoa ini yakni mereka tidak mengenal Yesus. Jadi suksesnya hanya di dunia, setelah itu mereka tidak tahu.

Semua manusia memiliki bakat, namun bakat itu saja tidak cukup, oleh sebab itu bakat itu perlu dilatih, dipoles dan dibentuk terus-menerus. Proses membentuk bakat ini tidak mudah karena diperlukan keuletan, kesabaran dan kegigihan yang tidak pandang putus asa. Seorang anak kecil bisa saja berbakat musik, namun kalau ia tidak pernah belajar musik dan melatih diri untuk itu maka bakatnya akan tinggal bakat saja. Seorang penulis mengatakan talenta itu adalah bakat yang dimanfaatkan di dalam kesempatan. Anda yang memiliki bakat musik bila dipergunakan untuk musik yang tidak senonoh tidak dapat kita sebut sebagai talenta. Namun bila anda mempergunakan bakat musik ini dalam kesempatan yang baik untuk kemuliaan nama Tuhan inilah yang kita sebut dengan talenta.  

1 Korintus 12:7-11 mencatat bahwa karunia yang diberikan Tuhan kepada setiap orang masing-masing berbeda, namun hal ini tidak maslah, yang penting semua orang memilikinya. Oleh sebab itu tidak ada alasan dari seseorang yang berkata bahwa ia tidak dapat melayani Tuhan. Sekecil apapun talenta yang kita miliki itu dibutuhkan di dalam tubuh Kristus. Karena karunia kita masing-masing berbeda maka, kita jangan minder atau rendah diri (1 Korintus 12:15 -19), jangan pula sombong atau tinggi hati (1 Korintus 12:21-25). 

5. Hidup kita (Filipi 1:21)

Rasul Paulus berkata dalam Filipi 1:21 Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Bagi Paulus hal ini bukan perkataan yang main-main, sebab tidak gampang memakai hidup kita untuk tetap setia pada Tuhan. Lebih gampang kita mati bagi Tuhan, hanya melalui sebuah peluru saja mungkin sudah beres. Tetapi orang yang mau hidup bagi Tuhan harus memiliki komitmen penuh dan banyak tantangan. 

Kita yang masih hidup ini memiliki hidup ini bukan? Jadi hidup yang diberikan oleh Tuhan dapat kita pakai dengan sepenuhnya untuk kemuliaan Tuhan. Jangan tunggu hingga tubuh kita sudah sakit-sakitan baru komitmen untuk Tuhan. Sebagai hamba Tuhan saya sering membesuk orang-orang tua yang sudah sakit sekarat di rumah sakit. Saya tahu waktu muda dan sehat ia begitu sulit untuk diajak bicara tentang Tuhan apalagi ke gereja. Lalu pada waktu sudah sekarat, dia minta hamba Tuhan berdoa untuknya, jika mungkin ditambah umur di dunia ini. Lalu ia juga berkata akan memakai sisa waktu hidupnya untuk Tuhan melayani dengan sungguh. Apakah ini yang Tuhan harapkan dari kita? Oh tidak, ia mau kita memakai hidup kita bukan sisanya. Celakanya kadang ada orang yang minta supaya sisa hidupnya dipakai untuk Tuhan. Namun kenyataannya malah ia dipanggil Tuhan, kesempatannya habis. 

Memakai hidup kita untuk Tuhan bukan berarti anda menyerahakn hidupmu sepenuhnya menjadi pelayan Tuhan. Itu okey saja bila memang panggilan anda demikian. Tetapi lebih dari itu di dalam seluruh aspek hidup dan karya kita, jadikanlah hidup ini untuk kemuliaan nama-Nya. Sebagai seorang direktur, jadilah direktur yang cinta Tuhan dan sesama; sehingga kehidupan yang anda jalani itu terlihat sinar Kristus bercahaya. Sebagai seorang pegawai di kantor jadilah contoh teladan, jika yang lain malas-malasan bekerja, maka anda harus tampil beda. Demikian juga mereka yang masih mahasiswa, jadilah seorang mahasiswa yang benar-benar cinta Tuhan, dengan demikian anda akan benar-benar memakai kesempatan hidup ini untuk sekolah dengan sebaik-baiknya. Bukan hanya itu tentunya, karakter, tutur kata dan segala perbuatan anda turut melebur di dalam kehidupan anda. 

Bagaimana dengan anda? Apakah anda sudah menemukan apa yang dapat anda pakai untuk Tuhan? Jika hari ini anda hari membaca tulisan ini berarti anda masih hidup bukan? Pakailah hidup ini untuk Tuhan? Jangan tunggu sisanya, kadang sisa hidup yang kita minta pun belum tentu diberikan Tuhan?

 

Campbell, 2 Januari 2008
Happy New Year 2008

 

Saumiman Saud



--------------------------------------
Rom 8:28 "And we know that to them that love God all things work together for good, even to them that are called according to his purpose".

Kunjungi juga situs :
http://www.gii-usa.org atau
http://www.glorianet.org/  atau
http://www.saumimansaud.org 

Bagi anda yang hendak join dengan milis 5MENIT2AYAT silahkan kirim email kosong ke: Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya Please doakan untuk rencana menerbitkan buku-buku via Lentera Kehidupan literatur, ada satu judul Di Balik Topeng Orang Percaya sedang proses.

Oh ya, jika anda kebetulan berkunjung/sekolah/pindah di San Francisco or San Jose; jangan sungkan mampir ke Gereja Injili Indonesia San Jose. Atau supaya lebih jelas email ke: Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya . Kebaktian di dalam Bahasa Indonesia hari Minggu jam 10.00 am
Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."