• PDF

Surga: Suatu Realitas Kekekalan

Penilaian Pengunjung: / 1
TerjelekTerbaik 
  • Kamis, 30 April 2009 15:37
  • Ditulis oleh Saumiman Saud
  • Sudah dibaca: 3090 kali
“Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.” (Kolose 3:1)

Di dunia nyata ini jarang sekali kita temukan orang-orang berbicara tentang realitas kekekalan, terutama memperbincangkan apa saja yang terjadi setelah kita mengakhiri hidup di dunia ini. Padahal setiap orang hari demi hari semakin pasti menuju ke arah sana. Kehidupan di dunia jelas sekali penuh dengan ketidakpastian. Sepuluh tahun terakhir ini dunia diwarnai dengan bermacam-macam bencana dan malapetaka. Dimulai dari peristiwa Mei 1998 di Indonesia, bom di Bali, 911 di Amerika Serikat, Korban Cyclone Nargis di Myanmar, gempa-gempa yang beruntun di berbagai Negara, termasuk Indonesia dan terakhir ini di China yang menelan lebih dari 20.000 jiwa. Kehidupan kita seperti telur di ujung tanduk, sangat rapuh dan rentan, penuh bahaya. Jika kondisi ini melanda kehidupan kita terus menerus, maka pertanyaannya adalah bagaimana kita dapat menang menghadapinya? Kekayaan, pengetahuan, kedudukan, kecantikan dan sebagainya tidak dapat membantu kita untuk tetap bertahan hidup di dunia ini. Kematian itu munculnya mendadak tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu. Masalah yang muncul adalah, ke mana kita akan pergi setelah hidup ini berakhir? Surga? Apa itu Surga? Bagaimana kita mencapainya? Apa yang menjadi syarat utama seseorang menuju ke sana? 

Mazmur 123:1 mencatat “Nyanyian ziarah. Kepada-Mu aku melayangkan mataku, ya Engkau yang bersemayam di sorga.” Di dalam terjemahan sehari-hari dikatakan bahwa Tuhan Allah itu berkuasa di Sorga. Tuhan dilambangkan bagi seorang raja yang duduk di singgasana, sementara kita manusia sebagai hamba yang diibaratkan sedang menantikan belas kasihan dari majikan. Sorga juga bukan hanya menunjukkan suatu keadaan yang baik, tetapi lebih dari itu juga suatu tempat yang pasti dan realita. Oleh sebab itu pada hari kenaikan Kristus, Ia kembali ke Sorga, suatu tempat yang pasti tentunya. (Lihat Kisah 1:9)

Surga itu merupakan anugerah Tuhan, mengapa demikian? Karena sesungguhnya kita tidak layak untuk mendapatkannya. Dosa telah mencemari dan merusak kehidupan manusia, itu sebabnya bila seseorang tidak disucikan oleh darah Kristus tidak bakal mendapatkan Surga itu. Surga ditawarkan kepada semua orang di dunia ini, namun hanya mereka yang mau menyambut dan bertobat saja yang berhak menerimanya. Kita tidak bisa masuk kerajaan Surga hanya karena perbuatan baik kita, sebab satu-satunya jalan adalah percaya pada Kristus sebagai Juru Selamat. 

Tempat yang bagaimanakah Surga itu? Di dalam Matius 6:20 firman Tuhan berbunyi "Sebaliknya, kumpulkanlah harta di surga, di mana rayap dan karat tidak merusaknya, dan pencuri tidak datang mencurinya." Jika keadaannya demikian maka tentu bayangan kita surga suatu tempat yang damai, di sana kita tidak takut adanya pencuri, bencana alam seperti gempa dan terjangan badai. Suatu hari seorang anak Sekolah Minggu ditanya oleh teman-temannya dengan nada ejekan, “Dimanakah surga itu? Dan anak itu menjawab dengan penuh percaya diri , “Di mana Tuhan Yesus ada, di situlah surga”. Jadi surga itu tidak disekat dan dibatasi oleh ruang (tempat) dan waktu. Lihatlah ini merupakan rahasia yang paling luar biasa, dan disinilah letaknya betapa menguntungkan orang yang percaya pada Kristus Yesus sebagai Juru Selamatnya. Walaupun Tuhan Yesus tidak pernah janji bahwa orang-orang yang percaya kepada-Nya bakal bebas dari segala persoalan, namun ada satu kepastian
yang disampaikan bahwa yang percaya kepada-Nya akan bebas dari cengkeraman maut dosa. Perhatikan juga Efesus 1:10 di situ dijelaskan bagaimana persiapan Tuhan Yesus membawa orang-orang percaya bersatu dalam surga. Dunia merupakan tempat yang sementara bagi manusia. Ibrani 13:14 Sebab di sini kita tidak mempunyai tempat tinggal yang tetap; kita mencari kota yang akan datang. Oleh sebab itu maka anda benar jika saat ini memilih senantiasa beribadah kepada Tuhan Yesus dan taat kepada firman-Nya, sebab inilah jalan kita mempersiapkan diri menuju ke hadapan-Nya.

Pesta olahraga Olimpiade yang diselenggarakan di Beijing, China 8-24 Agustus 20087 telah dibuka secara resmi tanggal 8, bulan 8, tahun 2008, jam 8, menit ke 8 dan detiknya yang ke 8. Menurut kepercayaan tradisi waktu ini adalah waktu keberuntungan. Namun permisi tanya apakah benar demikian? Satu bukti nyata bagi mereka yang berlomba, jika memenangkan pertandingan mungkin mereka boleh disebut beruntung, namun bagaimana kalau kalah? Keberuntungan justru tidak terletak pada angka, walaupun mungkin kemungkinan bisa terjadi. Tetapi keberuntungan yang sejati justru terdapat bagi mereka yang sudah yakin dan pasti memiliki keselamatan dari Yesus Kristus; sebab surga sudah ada di tangan mereka. Surga suatu realitas kekekalan, jika engkau tidak mempercayainya maka surga pun tidak berubah wujudnya; ia tetap ada. Apakah anda memiliki kerinduan untuk memilikinya? Di dalam Kisah Para Rasul 4:12 tertulis, "Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."


--------------------------------------
Rom 8:28 "And we know that to them that love God all things work together for good, even to them that are called according to his purpose".

Kunjungi juga situs :
http://www.gii-usa.org atau
http://www.glorianet.org/ atau
http://www.saumimansaud.org 

Bagi anda yang hendak join dengan milis 5MENIT2AYAT silahkan kirim email kosong ke: Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya Please doakan untuk rencana menerbitkan buku-buku via Lentera Kehidupan literatur, ada satu judul Di Balik Topeng Orang Percaya sedang proses.

Oh ya, jika anda kebetulan berkunjung/sekolah/pindah di San Francisco or San Jose; jangan sungkan mampir ke Gereja Injili Indonesia San Jose. Atau supaya lebih jelas email ke: Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya . Kebaktian di dalam Bahasa Indonesia hari Minggu jam 10.00 am

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."