• PDF

Tuhanlah Tempat Perlindunganku

Penilaian Pengunjung: / 0
TerjelekTerbaik 
  • Senin, 01 Juni 2009 12:52
  • Ditulis oleh Sunanto
  • Sudah dibaca: 2265 kali
Selama sekitar lima hari, kota Jakarta lumpuh total akibat terjadinya bencana banjir yang belum pernah sedahsyat ini. Banjir yang melanda ibukota di tahun 2007 ini lebih parah dibandingkan yang terjadi di tahun 2002. Saya sendiri sejak kecil sudah akrab dengan banjir di Jakarta sebab kebetulan tinggal di daerah yang dekat dengan laut tetapi belum pernah mengalami bencana banjir yang seperti ini. Saya percaya bencana banjir yang melanda kota Jakarta yang merupakan ibukota negara ini bukan hanya sekedar sebuah bencana alam yang secara kebetulan terjadi. Secara pribadi saya merasakan sebuah atmosfir rohani yang berbeda di kota Jakarta setelah terjadinya bencana banjir dahsyat ini.

Saya turut berduka dan bersimpati untuk setiap korban yang mengalami bencana banjir ini. Mungkin ada di antara saudara yang membaca tulisan ini yang menjadi korban dari bencana banjir ini. Satu hal yang ingin saya katakan kepada anda supaya jangan bersungut-sungut menyalahkan Tuhan. Percayalah, Tuhan mengijinkan kita mengalami penderitaan ini pasti untuk mendatangkan kebaikan.
Salah satunya untuk mengajarkan kita agar tidak menaruh pengharapan pada dunia yang tidak pasti ini. Rumah, mobil, uang, sahabat dan semua yang kita miliki dapat hilang dalam sekejab mata. Marilah kita menaruh pengharapan kita sepenuhnya hanya pada Tuhan sebab hanya Dialah satu-satunya hal yang tidak akan pernah berubah.

Krisis tidak akan mengubah seseorang tetapi hanya akan menunjukkan siapa sebenarnya orang itu. Saat semuanya nyaman dan mudah maka sulit untuk membedakan antara orang Kristen yang memiliki iman sejati dan yang memiliki iman palsu. Orang Kristen yang memiliki iman sejati pasti akan semakin kuat dan melekat pada Tuhan saat krisis melanda hidupnya, tetapi orang Kristen yang memiliki iman palsu dimana mereka mengikut Yesus hanya untuk supaya bisa hidup enak, kaya dan sehat akan goncang imannya. Waktu pengujian telah tiba, sebelum Tuhan melawat negeri ini Dia akan terlebih dahulu memurnikan umat-Nya.

Banyak orang Kristen yang ingin melihat kemuliaan Tuhan dinyatakan dalam hidupnya tetapi hanya sedikit yang bersedia untuk membayar harganya untuk memiliki kemuliaan tersebut. Jika kita mengingini kemuliaan Tuhan dimanisfestasikan dalam hidup kita maka kita harus bersedia untuk menderita bersama-Nya. Tuhan tidak pernah menjanjikan kita bebas dari penderitaan tetapi Dia berjanji akan menyertai kita dalam penderitaan itu dan memberikan kita kemenangan. Saudaraku, bencana banjir yang baru saja kita alami ini bisa jadi baru awal dari banyak kesulitan yang akan datang melanda bangsa ini. Namun kita tidak perlu takut sebab kita memiliki Allah yang setia yang tidak akan pernah meninggalkan kita sendirian.

Kemarin saat bersaat teduh saya merenungkan beberapa ayat dari Mazmur 46.

Mazmur 46:2-6 “Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut; sekalipun ribut dan berbuih airnya, sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya. Kota Allah, kediaman Yang Mahatinggi, disukakan oleh aliran-aliran sebuah sungai. Allah ada di dalamnya, kota itu tidak akan goncang; Allah akan menolongnya menjelang pagi.”

Saya sangat diberkati dan dikuatkan oleh perenungan Firman ini sehingga saya mengajak setiap saudara yang sedang lemah boleh merenungkannya juga. Semoga tulisan ini memberkati saudara semua, terutama bagi yang sedang lemah akibat mengalami bencana banjir kemarin bisa dikuatkan dan bangkit kembali untuk meraih kemenangan!

Jakarta, 07 Februari 2007

Sunanto Choa

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."