• PDF

Menjadi Pria Sejati Yang Maksimal (8)

Penilaian Pengunjung: / 3
TerjelekTerbaik 
  • Senin, 01 Juni 2009 13:15
  • Ditulis oleh Sunanto
  • Sudah dibaca: 4620 kali
Filipi 1:29 “Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia “

Bagi sebagian orang Kristen khususnya yang karismatik, penderitaan bukanlah kata yang populer. Namun penderitaan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari hidup Kekristenan. Bahkan Alkitab menyebutkan, kepada kita bukan saja dikaruniakan keselamatan melainkan juga menderita bagi Kristus. Saya tidak dapat membayangkan akan betapa jauhnya saya hari ini dari Tuhan jika Ia tidak mengijinkan sejumlah penderitaan terjadi dalam hidup saya.

Kita bertumbuh paling banyak bukan pada masa yang mudah melainkan justru pada masa yang sukar itulah kita bertumbuh paling banyak. Pengalaman yang menyenangkan membuat hidup menjadi indah tetapi pengalaman yang menyakitkan membuat kita bertumbuh. Oh betapa besar pertumbuhan yang akan kita alami bila kita tahu cara memanfaatkan penderitaan dengan benar. T.D Jakes berkata, “Tunjukkanlah kepada saya seorang pria yang telah sangat mempengaruhi generasinya maka saya akan menunjukkan kepada anda seorang pria yang telah merasakan kepedihan, belenggu dan kesengsaraan.” Langkah ke tujuh yang diperlukan bila kita ingin menjadi pria sejati yang maksimal adalah tabah dalam menghadapi penderitaan.

Yesus tidak pernah menjanjikan kehidupan yang mudah bagi mereka yang ingin mengikuti-Nya. Bahkan sebalikNya Ia memberi syarat bagi setiap orang yang ingin menjadi murid-Nya
untuk bersedia memikul salib dan menyangkal diri. Banyak orang Kristen yang mengingini kemuliaan tetapi tanpa ada salib tidak akan ada kemuliaan. Salib melibatkan rasa sakit, tanpa ada rasa sakit berarti belum ada salib. Merasakan kesakitan karena penderitaan merupakan bagian prinsip daripada penderitaan itu sendiri.

Tidak ada manusia normal yang suka mengalami penderitaan dan rasa sakit. Secara alamiah, kita tidak mengingini penderitaan yang diperlukan untuk terjadinya proses transfomasi manusia batiniah itu. Sebenarnya tanpa tangan Tuhan sendiri yang membawa kita pada proses yang merubah kita menjadi manusia baru yang memiliki karakter Kristus maka kita tidak akan pernah sampai ke tujuan tersebut. Sayangnya seringkali kita tidak menyadari bahwa tangan Tuhanlah yang sedang menenun kita saat kita sedang mengalami penderitaan. Seringkali yang kita lihat hanyalah penderitaan dan rasa sakit akibat salib itu. Padahal tangan-Nya sedang merenda sebuah karya yang agung mulia.

Beban salib akan terasa ringan bila kita memiliki kerelaan untuk menerimanya. Terimalah dengan rela seperti dari Allah sendiri saat salib sedang ditimpakan dalam hidup kita. Segera serahkan diri kita kepada Allah; semakin cepat kita menyerah semakin cepat kita akan meraih kemenangan. Biarlah api pemurnian itu membakar setiap hawa nafsu, kesombongan, kekotoran dan ambisi dari diri kita. Tetaplah sabar dan tabah tatkala sepertinya anda sedang berjalan melewati panasnya api neraka. Melalui penderitaan itu, Tuhan sedang membentuk anda menjadi pria-pria sejati yang akan mengubah dunia ini!

Sunanto Choa

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."