• PDF

Harga Sebuah Kebesaran

Penilaian Pengunjung: / 1
TerjelekTerbaik 
  • Selasa, 01 September 2009 10:02
  • Ditulis oleh Sunanto
  • Sudah dibaca: 2161 kali

I Pet 5:10 “Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.”

Salah satu kesukaan saya adalah menghabiskan waktu senggang dengan membaca, merenung dan  bersekutu dengan Tuhan di taman yang sepi. Pada sore hari di awal bulan November 2000 saya sedang merenung di sebuah taman di kota Sydney yang waktu itu kebetulan sangat sepi. Saat itu musim semi telah berakhir dan segera akan memasuki musim panas sehingga angin bertiup cukup kencang. Hampir semua pohon yang ada di taman tersebut bergoyang ketika diterpa angin yang bertiup kencang. Akan tetapi saya melihat ada beberapa pohon raksasa di taman tersebut yang sama sekali tidak bergeming oleh hempasan angin kencang tersebut. Kemudian saya berkata di dalam hati, “Tuhan, aku ingin menjadi seperti pohon besar tersebut yang tidak goncang sedikitpun meski diterpa angin kencang”. Saya ingin memiliki kehidupan rohani yang kuat dan dapat mengayomi serta memberikan rasa aman kepada banyak orang seperti pohon besar tersebut.

Setiap pohon besar pasti berasal dari pohon kecil, tidak ada pohon besar yang tidak mengalami menjadi pohon kecil. Pohon-pohon raksasa yang saya lihat di taman tersebut rata-rata usianya sudah lebih dari seratus tahun. Untuk menjadi besar, sebuah pohon harus mengalami sebuah proses dan tekanan demi tekanan. Saat dihempas oleh angin maka pohon akan mengakar lebih dalam sehingga mereka bisa bertumbuh semakin besar. Pohon-pohon yang paling kuat di dunia ini ternyata pohon yang tumbuh di tepi jurang yang paling banyak mengalami tekanan.

Saya yakin setiap kita pasti ingin memiliki kehidupan rohani yang kuat dan stabil dalam segala keadaan. Akan tetapi untuk dapat memilikinya kita harus mengalami sebuah proses yang tidak mudah. Tuhan akan mengijinkan kita mengalami masa-masa sulit dan menegangkan untuk melatih kita menjadi manusia rohani yang kuat. Bahkan kadang, kita akan diijinkan mengalami sebuah krisis yang dapat menggoncangkan jiwa kita.

Sudah lebih dari lima belas tahun lamanya sejak saya bertobat dan menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi. Tiga tahun belakangan ini saya mengalami masa-masa yang paling sulit dan menegangkan. Tetapi justru dalam masa sulit tersebut saya bertumbuh jauh lebih banyak dibanding waktu dua belas tahun sebelumnya. Kalau saya menceritakan pergumulan yang saya alami, mungkin ada yang heran mengapa saya tidak menjadi gila atau bunuh diri seperti banyak orang lain yang mengalaminya. Ya, kalau bukan karena kasih karunia Tuhan pasti saya sudah menjadi gila atau setidaknya tenggelam dalam depresi. Sebaliknya hari-hari belakangan ini saya mengalami kasih, sukacita dan damai sejahtera yang belum pernah saya alami sebelumnya.

Ingatlah selalu saudaraku yang kekasih, Tuhan Yesus tidak pernah menjanjikan kepada siapapun yang ingin mengikuti-Nya sebuah kehidupan yang mudah dan nyaman. Selama kita masih tinggal di dunia dan tersusun dari darah dan daging maka pasti selalu ada pergumulan yang harus dihadapi. Akan tetapi, Dia berjanji jika kita memikul kuk-Nya dan belajar dari-Nya tentang kerendahan hati maka jiwa kita akan mendapat ketenangan. Di tengah-tengah situasi yang paling sulit dan genting, kita dapat tetap tenang sebab Dia menyertai dan tidak pernah meninggalkan kita. Semoga setiap kita bertumbuh menjadi manusia rohani yang dewasa dan kuat di dalam Kristus!

Ibrani 13:5 “Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Nelly  - hidup yang sebenarnya bersama Dia   |114.120.233.xxx |02-09-2009 04:24:37
Terima kasih atas berbagi pengalamannya . Mengingatkan saya untuk
selalu berserah kapada Bapa. Anda sudah mencapai tingkat 'mampu'/'bertahan',
sedang saya belum. Saya berharap suatu hari saya bisa menjadi seperti yang Dia
kehendaki 'bertahan' dalam segala pencobaan.
=..=
Etlyn  - Hidup Dalam Kasih Tuhan   |125.167.119.xxx |02-09-2009 18:05:28
Anda benar Pak..Hidup dalam Pergumulan kadang menyesakkan dada,jalan pintas
selalu pengen kita ambil..bunuh diri dll.Tapi Tuhan selalu menyertai kita,Dia
tidak akan membiarkan kita melakukan itu...kalau kita betul2 berserah kembali
padanya....Saya pernah mengalami semua itu,tapi Tuhan masih sayang Sama
Saya.Saya juga berharap semoga cobaan2 yg saya alami ini bisa lebih menguatkan
Iman Saya...amin
musa  - luar biasa.....   |110.76.151.xxx |02-09-2009 19:07:08
sungguh pengalaman yang menjadi berkat... teruslah bersaksi agar banyak
anak-anak Tuhan yang diberkati.. !
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."