Sunanto

Lahir di Jakarta tanggal 28 Nop' 1973. Bertobat sejak usia 19 tahun. Memulai pelayanan sejak masih SMA di pelayanan sekolah dan juga sempat aktif di pelayanan kampus.

Dengan pimpinan Tuhan ,pada awal tahun 1999 pergi ke kota Sydney, Australia dan kembali ke Indonesia pada akhir tahun 2000. Selama di Sydney bersama beberapa teman sempat merintis persekutuan yang akhirnya menjadi gereja dengan nama Place Of Hope.

Setengah tahun terakhir di Sydney sempat berjemaat dan belajar di Hillsongs Church. Hidupnya banyak dijamah dan dipulihkan oleh Tuhan selama berjemaat di gereja ini, terutama dalam keintiman penyembahan.

Sejak tahun 2001 bekerja di salah satu perusahaan swasta di jakarta. Selain itu juga aktif di milis terang dunia dan sering mengirim artikel ke milis tersebut.

Drawing Closer ditujukan agar umat Tuhan bisa lebih dekat kepada Tuhan. Semakin dekat denganNya maka kita akan semakin serupa denganNya.

Dapat dihubungi langsung di Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya atau Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Blog dalam bahasa Inggris dapat dibaca di: Draw Near To God

  • PDF
  • Cetak

Berubah Dari Dalam Ke Luar

  • Senin, 01 Juni 2009 12:31
  • Ditulis oleh Sunanto
Sebuah hal yang sangat menggembirakan bahwa semakin hari semakin banyak orang Kristen yang mengalami kelahiran baru (ditandai dengan buah pertobatan). Namun dibalik hal yang menggembirakan itu, ada hal yang menyedihkan sebab sebagian besar orang Kristen yang mengalami kelahiran baru ini tidak mengalami perubahan dari dalam ke luar (transformasi karakter). Sebuah statistik mengatakan hanya sekitar lima persen dari orang Kristen lahir baru yang kemudian berhasil mengalami proses transformasi karakter menjadi manusia rohani dewasa yang tidak lagi diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran.

Selanjutnya: Berubah Dari Dalam Ke Luar

  • PDF
  • Cetak

Allah Sangat Mengasihi Dunia Ini

Penilaian Pengunjung: / 1
TerjelekTerbaik 
  • Senin, 01 Juni 2009 12:30
  • Ditulis oleh Sunanto
Yoh 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Seorang Teolog (bergelar Th.D) mengatakan dia tidak percaya doktrin predestinasi sebab doktrin ini menyiratkan seakan-akan Allah itu sangat jahat. Saya mempercayai doktrin predestinasi sebab hal ini memang ada di Alkitab. Bagi saya, doktrin ini justru menyatakan bahwa Allah itu sangat baik dan penuh kasih.

Selanjutnya: Allah Sangat Mengasihi Dunia Ini

  • PDF
  • Cetak

Rumah Doa Bagi Segala Bangsa

Penilaian Pengunjung: / 1
TerjelekTerbaik 
  • Senin, 01 Juni 2009 12:30
  • Ditulis oleh Sunanto
Yes 56:7 “mereka akan Kubawa ke gunung-Ku yang kudus dan akan Kuberi kesukaan di rumah doa-Ku. Aku akan berkenan kepada korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan mereka yang dipersembahkan di atas mezbah-Ku, sebab rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa.”

Ketika Yesus mengobrak-abrik dan mengusir semua orang yang berjualan di Bait Allah, Dia mengutip dari ayat yang ditulis oleh nabi Yesaya ini. Yesus berkata, "Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun." Mengapa Yesus sangat marah (tentunya marah rohani) sehingga meja-meja dan bangku-bangku dibalikkan-Nya?

Selanjutnya: Rumah Doa Bagi Segala Bangsa

  • PDF
  • Cetak

Jika Tuhan Berdaulat, Mengapa Kita Perlu Berdoa?

Penilaian Pengunjung: / 1
TerjelekTerbaik 
  • Senin, 01 Juni 2009 12:30
  • Ditulis oleh Sunanto
Beberapa tahun silam, saya bersama beberapa orang teman mendiskusikan doktrin tentang keselamatan dengan seorang nara sumber yang kebetulan seorang Calvinis. Sehabis diskusi itu seorang teman saya bertanya kepada saya, “Jika memang Tuhan berdaulat untuk menentukan siapa yang selamat dan yang tidak, lalu buat apa lagi kita perlu berdoa untuk jiwa-jiwa?” Waktu itu saya hanya terdiam dan tidak bisa memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut. Selama bertahun-tahun saya bergumul untuk mencari jawaban atas pertanyaaan ini.

Selanjutnya: Jika Tuhan Berdaulat, Mengapa Kita Perlu Berdoa?

  • PDF
  • Cetak

Lahir Baru Saja Tidak Cukup

  • Senin, 01 Juni 2009 12:29
  • Ditulis oleh Sunanto
Gal 4:19 “Hai anak-anakku, karena kamu aku menderita sakit bersalin lagi, sampai rupa Kristus menjadi nyata di dalam kamu.”

Tepat pada hari Sabtu tanggal 29 Agustus 1992, di aula SMAN I Budi Utomo Jakarta, saya menerima Kristus sebagai Tuhan dan juru selamat pribadi. Sebenarnya pada hari itu saya tidak berencana untuk datang ke KKR yang diadakan setiap tahun itu. Namun entah kenapa guru agama tiba-tiba meminta saya untuk datang ke KKR tersebut, padahal sang guru agama tersebut malah tidak datang sehingga saya sempat ingin pulang pada waktu kebaktian hendak dimulai.

Selanjutnya: Lahir Baru Saja Tidak Cukup

Selanjutnya...

Halaman 11 dari 50