• PDF

LIMBAD vs YESUS?

Penilaian Pengunjung: / 10
TerjelekTerbaik 
  • Jumat, 30 Oktober 2009 10:45
  • Ditulis oleh Agustina Wijayani
  • Sudah dibaca: 12053 kali

Begitu program “The Master” menjadi tayangan baru yang unik di salah satu stasiun televisi nasional kita, tak ayal anak-anak menjadi konsumen utama. Tak hanya menghipnotis para sukarelawan yang mau diminta maju dan memeragakan kebisaan mereka mempengaruhi alam bawah sadar orang lain, acara ini juga telah menghipnotis anak-anak dari berbagai rentang usia, yang barangkali tak terduga oleh kebanyakan orangtua. Suatu kali ketika berbincang dengan murid-murid saya di kelas Sekolah Minggu yang rata-rata berusia 5 tahun, mereka mengatakan bahwa saat ini, Limbad adalah tokoh terhebat bagi mereka. Bagaimana tidak? Limbad begitu kuat. Limbad tak mempan diserang benda tajam. Limbad tahan berbagai siksaan fisik, dan sebagainya. Betapa Limbad sangat digemari oleh anak-anak. Ini terbukti juga kemudian ketika akhirnya dibuat sebuah acara serupa, dengan ilusionis atau ”the master” yang adalah anak-anak!

Tak mudah meyakinkan pada anak-anak di kelas saya, bahwa semua yang ditayangkan di televisi itu, hanya hiburan semata. Butuh waktu agak lama untuk berdebat dengan mereka, bahwa hanya Yesus yang sungguh-sungguh hebat. Yang bisa membuat keajaiban tanpa rekayasa, tanpa tipuan kamera. Bagaimana tak sulit? Dulu ketika saya masih anak-anak, saya sudah sangat terpana waktu mendengar cerita tentang betapa ajaibnya Tuhan berjalan di atas air. Namun anak-anak sekarang bisa bercerita dengan fasih bahwa Aang, tokoh utama dalam serial Avatar, The Legend of Aang, bisa juga berjalan di atas air. Jadi Yesus tak sendiri. Ada saingannya! Duh, padahal Aang itu cuma tokoh kartun. Namun saking hidupnya kartun zaman sekarang, hingga anak-anak seakan sulit menyadarinya!

Televisi memang kotak ajaib yang perlu diwaspadai. Ada wajah positifnya, yakni di mana ia menjadi jendela yang membukakan wawasan pengetahuan. Namun yang lebih banyak tertayang saat ini, jujur saja, adalah program-program yang ”asal termakan” oleh penonton. Dan anak-anak, yang notabene masih memiliki banyak waktu di rumah, paling kerap menjadi sasaran empuk dari tayangan-tayangan tiada henti dari berbagai stasiun TV tersebut. Sementara, anak-anak acap kali belum cukup pintar memilih tayangan yang berguna. Beruntung jika ada orangtua di rumah. Bila tidak?

Dan ternyata tantangan rohani anak-anak zaman sekarang tak hanya tersaji di TV. Kemudahan hidup dan perkembangan teknologi yang begitu pesat, membuat dunia terbuka di hadapan seseorang dengan begitu mudah. Internet, adalah sebuah jendela yang luar biasa. Hanya dengan satu kata terketik, maka segala hal tentang kata itu akan terhidang di depan mata. Dan internet menjadi sebuah dunia terbuka bagi masing-masing individu. Sendirian di sebuah kamar tertutup, tak menghalangi orang untuk menjelajah dunia maya yang tak berbatas. Lalu siapa penyaringnya? Bagaimana bila si penjelajah itu seorang anak kita? Bagaimana kita ”mengendalikan” agar ia tidak mengetikkan hal-hal negatif yang bisa meracuni pikiran?

Dan masih banyak lagi tantangan lain. Bagaimana jika anak-anak kita bertanya bolehkah ia berjejaring di Facebook, bermain playstation, membaca Harry Potter atau Eragon, bermain game online, memiliki dan menikmati handphone dengan segala fasilitas terbarunya, mengidolakan Limbad atau Joe Sandy, dan berbagai hal baru lain yang terus akan bermunculan di hari-hari mendatang? Adakah kita akan membuat daftar peraturan dan larangan, atau menghalangi dengan segala cara agar mereka jangan sampai mencicipi hal-hal itu? Memasung mereka? Tepatkah sikap demikian? Bukankah sesungguhnya larangan-larangan itu muncul lantaran kita tak begitu tahu tentang hal-hal itu, dan hanya berpikir bahwa semua itu bisa berdampak buruk buat anak-anak? Sebenarnya kita tak perlu terlalu cemas, apabila kita mau turut menyelami dunia mereka, bersama-sama menguji setiap tantangan baru, dan menentukan sikap terhadapnya. Misalnya turut mencari tahu bagaimana cerita Harry Potter dan di bagian mana anak-anak tak boleh terintimidasi. Dengan demikian anak menjadi tahu apa yang mesti ia waspadai dengan benar. Atau mendampingi anak ketika browsing internet. Bagaimana internet bisa membukakan begitu banyak hal positif, sehingga kita tak ada waktu untuk membuka situs yang berisi hal negatif!

Kedua, orangtua perlu menanamkan filter yang kuat dalam diri anak-anak sejak dini, sehingga mereka selalu mengutamakan hikmat untuk membedakan mana yang baik dan buruk. Tentu berdasarkan standar kebenaran firman Tuhan. Firman yang tak berubah itu tetap relevan hingga masa kini, untuk segala hal apa pun di hidup kita. Dan ketika anak sudah tahu pedoman ini, kita takkan lelah mengatur mana yang boleh dan tidak boleh, sebab Roh Allah sudah akan memberinya sinyal ketika ia salah memilih.

Untuk menuju ke sana, kita dapat mengembangkan beberapa kebiasaan sederhana berikut dalam berelasi dengan anak-anak:

  • Miliki waktu untuk membaca firman Tuhan bersama anak di dalam keluarga. Dari situ anak-anak akan belajar mencocokkan sikap hidupnya dengan pedoman firman Tuhan.
  • Biasakan berkomunikasi dari hati ke hati. Bersikap seperti ”polisi” dengan banyak larangan, hanya akan membuat anak-anak melakukan hal-hal yang dilarang secara tersembunyi.
  • Beri pengertian, kemudian buat kesepakatan dengan anak-anak; kapan mereka boleh menonton TV, browsing internet, bermain playstation, atau yang lain. Pendampingan orangtua sangat diperlukan saat mereka melakukan hal-hal ini, khususnya untuk anak-anak yang lebih muda. Tunjukkan mana yang baik, dan mana yang tak perlu bagi mereka.
  • Jadilah teman, bukan hakim yang ”menyalahkan” anak-anak ketika ternyata mereka salah memilih tontonan, permainan, atau bacaan. Sekali mereka kita kecam, maka mereka takkan terbuka lagi untuk berdiskusi.
  • Buatlah jadwal aktivitas anak-anak. Perhatikan waktu-waktu ”kosong” mereka. Kita sebagai orangtua menjadi pengarahnya, dengan mencarikan dan memilihkan aktivitas positif untuknya.
  • Percayai anak-anak bahwa mereka semakin hari semakin dapat memilih sendiri pergaulan mereka, permainan mereka, tontonan mereka, secara bertanggung jawab.
  • Bawa selalu mereka dalam doa-doa kita. Anak-anak harus menjalani hidup mereka sendiri, kita tak dapat selalu mengikutinya. Namun Allah yang Imanuel itu berjanji akan mendampingi dan menyertai anak-anak kita, dan Dia takkan pernah melepaskan milik-Nya!

Selamat menikmati pertumbuhan anak-anak! Tuhan Yesus memberkati!

 

Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
marjan  - Hebat     |125.160.61.xxx |01-11-2009 02:56:57
Tidak ada yang hebat di dunia ini kecuali hanya Allah semata.
Tomy   |202.152.55.xxx |02-11-2009 13:19:47
Menurut pendapat saya, semua yang ada skrng, sebagai orang percaya tidak usah
kita heran, krn iblis sedang bekerja menghancurkan umat percaya, dgn cara-cara
untuk mengalihkan pandangan kita (iman) kpd hal-hal yg instant.
Apa yg kita
(saya) hrs perbuat?
1. Kita harus sungguh2 berdoa agar Roh Kudus mematahkan
segala siasat iblis yang berusaha untuk menghancurkan anak-anak Tuhan lewat
media TV.
2. Sebagai orang tua, hendaknya kita lebih memberikann perhatian kpd
anak2 kita, dalam hal mendampingi mereka saat mereka menonton TV dan memberikan
arahan serta bimbingan kpd mereka atas program2 TV yang tidak membangun iman
mereka.
aprijanto  - Limbad vs Yesus     |202.147.241.xxx |02-11-2009 15:00:21
bagus banget tips nya, memang perlu pengorbanan khususnya waktu dan
perhatian (ditengah kesibukan kita)dalam mendidik anak. Thank's a lot
Rimma Matruty  - Yesus tetap lebih HEBAT   |125.163.235.xxx |02-11-2009 17:49:42
Menarik memang melihat anak-anak kita terkagum-kagum pada Limbad dan Avatar,
namun menurut saya, tugas kita orangtua membuat anak-anak kita terkagum dan
menyukai Yesus.

Pengalaman saya saat memperkenalkan Yesus pada anak-anak saya,
yang masa itu mereka sangat kagum pada tokoh-tokoh Power Ranger,Gaban dll. Saat
itu cerita Alkitab yang saya pilih adalah cerita-cerita Yesus mencelikkan mata
orang buta, membuat orang lumpuh berjalan, dan menghidupkan orang mati,
ceritakan kelebihan-kelebihan Yesus yang jelas-jelas, tokoh Power Ranger,
Gaban,dan Limbad jelas tidak dapat lakukan..Semua akan mati pada akhirnya, tapi
hanya Yesus yang dapat bangkit dari kematian dan tidak akan pernah mati
lagi.

Kelemahan orangtua sekarang adalah tidak memmliki waktu untuk
menceritakan Yesus, kemudian yang paling mengecewakan adalah banyak orangtua
tidak mengenal SIAPAKAH YESUS SESUNGGUHNYA?!
Hendra Ruslan Kambey  - hanya YESUS yang TERHEBAT   |125.167.123.xxx |03-11-2009 03:43:45
Biar gmn pun YESUS itu YG TERHEBAT.Namun iblis tdk akan tinggal diam,tetapi
iblis menggunakan banyak cara untuk membuat nama YESUS itu tdk dikenal oleh
orng2.
tetpi kita orang percaya harus tetap mengibarkan nama YESUS,jgn biarkan
nama YESUS itu tdk di kenal oleh semua org.tetepi dari kita yg menjadi kunci
apakah orang menggangap YESUS itu yg TERHEBAT dr smua yg ada.........!

ayo kt
smua umat TUHAN bersatu menyatakan kepada dunia bahwa YESUS adalah TOKOH yg
TERBESAR dan TERHEBAT yg pernah ada......!dan tidak ada yang dapat menandinginya
siapa pun itu......!

YESUSku yang aku kenal adalah yang paling TERHEBAT dan
TERKUAT.
Roberth Alexznder Jaffray  - Itulah Kerja Iblis   |125.162.237.xxx |05-11-2009 05:36:57
Taukah anda bahwa Iblis/Satan/Diabolos telah dikalahkan oleh Yesus
Kristus...Roma 6:23 Semua manusia telah berbuat dosa dan telah kehilangan
kemuliaan Allah"...dan manusia Tidak layak untuk masuk kedalam surga tetapi
kita diselamatkan oleh karena anugerah....Hal ini haruslah menjadi alasan yang
exktrim dalam pengajaran kita kepada anak-anak...Andaikata saja ulasan tersebut
di atas benar maka haruslah kita benahi para pengajar-pengajar kristen (Guru
Sekolah Minggu)Karena Gereja sering mengabaikan lembaga tersebut sebagai lembaga
yang tida diberikan perhatian penting...tetapi taukah anda bahwa paradikma dan
kosep berpikir anak pada zaman sekarang ini akan berpengaruh juga pada generasi
yang akan datang baik itu dalam hal posetif dan juga hal negative..Pesan saya
jadilah orang tuA YAng Bijak dalam mendidik anak...
Yeni  - Limbad vs Yesus     |222.124.201.xxx |07-11-2009 15:12:13
Aku setuju dg penulis, seringkali orang tua melarang tanpa memahami apa yg
dilarang. Kita harus ikut masuk ke dunia anak2 untuk mengerti mereka. Jangan jd
orang tua yg arogan tahu yg terbaik bagi anak mereka, hanya Tuhan yg tahu yg
terbaik.........
maria   |125.166.195.xxx |24-11-2009 04:17:53
YESUS Terhebat
jery  - limbad vs Yesus   |114.120.119.xxx |18-12-2009 20:44:41
bagi adik-adik, cowo-cewe, bapa-ibu, oma-opa, Tuhan Yesus tidak ada tandingan
karena dia adalah Tuhan diatas segala tuhan dan Raja diatas segala raja ....!!!
jangan sampai kita biarkan jiwa kita dipengaruhi oleh penampilan para peserta
the master atau tayangan-tayangan yang menampilkan kekuatan magic/spiritual
karena kalau kita mau nonton yang begitu-begitu berarti kita membuat si raja
maut jadi kapala basar, pe sanang jo dia ...
rinaldi   |118.96.138.xxx |27-12-2009 18:22:36
di Dunia tiada yang lebih hebat selain Kristus karena Limbad juga manusia
sedangkan Yesus adalah pencipta manusia. walaupun Limbad terkenal di selubung
tanah air tetapi kehidupan Limbad bisa di tentukan oleh Yesus, janganlah kita
meninggalkan Yesus oleh hanya karena Limbad!!!
tetap dukung YESUS!
yesus kristus terhebat ! ! !   |202.70.58.xxx |30-03-2010 00:04:25
yesus kristus terhebat ! ! !
Petrus Pantura  - Yesus tidak untuk dibandingkan     |202.70.58.xxx |29-09-2010 08:59:59
Sebagai orang tua memang harus selalu mendampingi anak , dan itu sdh tanggung
jawab yang wajib.
elisabet   |220.247.169.xxx |03-11-2010 17:56:51
sebaiknya kalau memberi judul hati2. karena judul yang anda ambil yaitu LIMBAD
VS YESUS sangat tidak pantas. karena itu dapat merusak hubungan antara sesama
umat beriman.
yusva  - Yesus tetep segalanya   |223.255.225.xxx |29-11-2010 17:34:56
masih banyak yg lebih dimiliki Yesus..
limbad hanya seberapa kecil
saja..
keajaiban limbad,,itu adalah keajaiban yesus juga..
jadi jangan pernah
kalian menyamakan limbad itu dengan Yesus..
karena Yesus adalah segalanya,bagi
umat yang percaya padanya..
Amin
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."