Dulu dan Kini

Penilaian Pengunjung: / 0
TerjelekTerbaik 
pelayananku kini
beda dengan dulu

dulu tempat ibadahku sederhana
sebuah ruang tamu kecil berlantai tanah
dengan kursi buatan tukang kampung
dan tiada tembok

sekarang tempat ibadahku hebat
ruangan besar berkarpet mahal
dengan AC dan lukisan dinding
serta tembok porselen

dulu muridku anak-anak desa
berbaju sederhana dan berkasut jepit
bahkan setiap kali
mesti dijemput-antar pulang

sekarang muridku anak-anak kota
berbaju dan bersepatu mode paling gaul
dengan para pengasuh dan sopir
hingga parkiran penuh mobil mewah

dulu aku jarang dijamu
paling banter teh panas dan gorengan
pulang pun masih angkat meja-kursi
dan keluar ongkos untuk pulang

sekarang aku sering dipestakan
sedikit-sedikit ada kudapan dan makan bareng
pulang masih bisa bawa oleh-oleh
dengan perut yang kenyang

memang hampir semua bertolak belakang
hingga kadang hati ini takut
cemas bila cintaku tak lagi murni
 
Tuhan, meski banyak hal berubah
aku ingin Kau jaga diriku terus
agar tak berubah hatiku
untuk selalu memurnikan diri dan motivasi
agar selalu berkenan kepada-Mu
selalu berkenan kepada-Mu...

Jogja, 21 Juni 2004

Tina
Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."